Steve Lewton Target Amankan Gelar, 2 Pegolf Indonesia Siap Beri Perlawanan
Rabu, 27 Agustus 2025 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Namun, ambisi Lewton untuk mempertahankan gelar juara tentunya tidak akan mudah. Para partisipan Mandiri Indonesia Open 2025 pun memiliki ambisi yang sama dalam perhelatan National Open kebanggaan Indonesia ini. Ryan Peake merupakan salah satu pegolf yang memiliki misi menjuarai Mandiri Indonesia Open 2025. Pegolf asal Australia ini menjadi
pendatang baru yang mulai bersinar di panggung Asian Tour.
Peake yang baru menjalani kompetisi Asian Tour musim ini berhasil menjuarai New Zealand Open 2025, yang merupakan joint sanction Asian Tour dan PGA Tour of Australasia. Ini menjadi gelar pertama pegolf berusia 32 tahun tersebut di Asian Tour. Kini, Peake menyiapkan diri dalam debutnya di Indonesia, melalui Mandiri Indonesia Open 2025.
“Saya senang bisa tampil di Mandiri Indonesia Open 2025. Meski ini debut saya dalam National Open di Indonesia ini, saya akan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan berharga. Saya siap untuk bersaing dengan para pegolf elite Asian Tour. Sebagai seorang profesional, kami dituntut untuk siap bertanding dalam kompetisi apa pun dan di mana pun,” kata
Peake, yang merupakan pegolf kidal ini.
Tidak hanya para tamu dari Asian Tour, para pegolf tuan rumah Indonesia pun telah menyiapkan diri untuk bertanding di Mandiri Indonesia Open 2025. Dua pemain kebanggaan tuan rumah, Gabriel Hansel Hari dan Randy Arbenata Mohamad Bintang, mewakili kesiapan para pegolf nasional dalam turnamen yang pertama kali bergulir pada 1974 di Jakarta Golf
Club, Rawamangun.
Hansel menjadi salah satu pegolf yang memiliki momen Indah dalam pergelaran Mandiri Indonesia Open. Pada 2023 lalu, pegolf yang baru saja menyandang status profesional ini menorehkan prestasi sebagai juara amatir terbaik mandiri Indonesia Open (Low Amateur). Tidak hanya itu, dengan membanggakan, Hansel masih bisa menembus Top 10—tepatnya
T9– dalam pergelaran Mandiri Indonesia Open 2023 di tengah dominasi para pegolf elite Asian Tour. Ia membukukan skor total 275 (13-under), skor terendah yang pernah dibukukan amatir dalam sejarah pergelaran Indonesia Open. Kini, dengan status barunya, Hansel berharap bisa mencetak prestasi yang lebih baik lagi.
pendatang baru yang mulai bersinar di panggung Asian Tour.
Peake yang baru menjalani kompetisi Asian Tour musim ini berhasil menjuarai New Zealand Open 2025, yang merupakan joint sanction Asian Tour dan PGA Tour of Australasia. Ini menjadi gelar pertama pegolf berusia 32 tahun tersebut di Asian Tour. Kini, Peake menyiapkan diri dalam debutnya di Indonesia, melalui Mandiri Indonesia Open 2025.
“Saya senang bisa tampil di Mandiri Indonesia Open 2025. Meski ini debut saya dalam National Open di Indonesia ini, saya akan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan berharga. Saya siap untuk bersaing dengan para pegolf elite Asian Tour. Sebagai seorang profesional, kami dituntut untuk siap bertanding dalam kompetisi apa pun dan di mana pun,” kata
Peake, yang merupakan pegolf kidal ini.
Tidak hanya para tamu dari Asian Tour, para pegolf tuan rumah Indonesia pun telah menyiapkan diri untuk bertanding di Mandiri Indonesia Open 2025. Dua pemain kebanggaan tuan rumah, Gabriel Hansel Hari dan Randy Arbenata Mohamad Bintang, mewakili kesiapan para pegolf nasional dalam turnamen yang pertama kali bergulir pada 1974 di Jakarta Golf
Club, Rawamangun.
Hansel menjadi salah satu pegolf yang memiliki momen Indah dalam pergelaran Mandiri Indonesia Open. Pada 2023 lalu, pegolf yang baru saja menyandang status profesional ini menorehkan prestasi sebagai juara amatir terbaik mandiri Indonesia Open (Low Amateur). Tidak hanya itu, dengan membanggakan, Hansel masih bisa menembus Top 10—tepatnya
T9– dalam pergelaran Mandiri Indonesia Open 2023 di tengah dominasi para pegolf elite Asian Tour. Ia membukukan skor total 275 (13-under), skor terendah yang pernah dibukukan amatir dalam sejarah pergelaran Indonesia Open. Kini, dengan status barunya, Hansel berharap bisa mencetak prestasi yang lebih baik lagi.
Lihat Juga :