Profil dan Sejarah Grimsby Town, Klub Divisi 4 Liga Inggris Singkirkan Manchester United di Carabao Cup
Kamis, 28 Agustus 2025 - 08:17 WIB
loading...
Grimsby Town, klub kecil dari League Two (divisi 4) Inggris, baru saja menciptakan salah satu kejutan terbesar di sepak bola modern / Foto: ESPN
A
A
A
CLEETHORPES - Grimsby Town, klub kecil dari League Two (divisi 4) Inggris, baru saja menciptakan salah satu kejutan terbesar di sepak bola modern. Mereka sukses menyingkirkan Manchester United dari ajang Carabao Cup 2025-2026.
Kemenangan yang diraih Grimsby Town tidaklah mudah. Bertanding di Blundell Park, Kamis (28/8/2025) WIB, klub berjuluk The Mariners, saling berbalas gol selama 90 menit laga berlangsung.
Grimsby Town, yang bermain di bawah tekanan justru berhasil membuat penggemar tuan rumah bersorak setelah gol yang dicetak Charles Vernam (22') dan Tyrell Warren (30'). Namun setelah jeda, Man United tampil lebih trengginas.
Baca Juga: Nilai Pasar Persib Bandung di Super League 2025-2026 Masih Kalah dari Mees Hilgers
Man United baru bisa menyamakan kedudukan 15 menit sebelum laga usai. Adalah Bryan Mbeumo (75') dan Harry Maguire (89'), yang memaksa lanjut ke babak tambahan.
Hasil imbang 2-2 memaksa wasit melanjutkan laga ke babak adu penalti. Dalam drama tos-tosan ini, Grimsby Town keluar sebagai pemenang dengan skor 12-11.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiket ke babak berikutnya, tetapi juga sebuah pengingat bahwa di sepak bola, mimpi bisa menjadi nyata, dan tim kecil bisa mengalahkan raksasa. Kemenangan ini akan selalu dikenang sebagai salah satu momen paling membanggakan dalam sejarah klub, sekaligus menjadi noda yang sulit dihapus dalam buku sejarah Manchester United.
Baca Juga: Persib Resmi Umumkan Thom Haye dan Federico Barba sebagai Rekrutan Anyar
Ya, ini pertama kalinya dalam sejarah Man United tersingkir dari Piala Carabao melawan tim divisi empat. Penggemar tentunya penasaran seperti apa profil klub yang berhasil membuat pemain Setan Merah tertunduk lemas di Blundell Park.
Pada era 1930-an, Grimsby bahkan sempat merasakan indahnya berkompetisi di kasta tertinggi Liga Inggris. Seiring waktu, mereka lebih banyak berjuang di divisi bawah.
Keberhasilan mereka di Piala FA pada masa lalu, dengan mencapai dua semifinal, membuktikan bahwa Grimsby memiliki DNA pejuang. Mereka selalu dikenal sebagai tim yang gigih dan penuh semangat, sering kali memberikan perlawanan sengit kepada klub-klub yang lebih besar.
Kemenangan yang diraih Grimsby Town tidaklah mudah. Bertanding di Blundell Park, Kamis (28/8/2025) WIB, klub berjuluk The Mariners, saling berbalas gol selama 90 menit laga berlangsung.
Grimsby Town, yang bermain di bawah tekanan justru berhasil membuat penggemar tuan rumah bersorak setelah gol yang dicetak Charles Vernam (22') dan Tyrell Warren (30'). Namun setelah jeda, Man United tampil lebih trengginas.
Baca Juga: Nilai Pasar Persib Bandung di Super League 2025-2026 Masih Kalah dari Mees Hilgers
Man United baru bisa menyamakan kedudukan 15 menit sebelum laga usai. Adalah Bryan Mbeumo (75') dan Harry Maguire (89'), yang memaksa lanjut ke babak tambahan.
Hasil imbang 2-2 memaksa wasit melanjutkan laga ke babak adu penalti. Dalam drama tos-tosan ini, Grimsby Town keluar sebagai pemenang dengan skor 12-11.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiket ke babak berikutnya, tetapi juga sebuah pengingat bahwa di sepak bola, mimpi bisa menjadi nyata, dan tim kecil bisa mengalahkan raksasa. Kemenangan ini akan selalu dikenang sebagai salah satu momen paling membanggakan dalam sejarah klub, sekaligus menjadi noda yang sulit dihapus dalam buku sejarah Manchester United.
Baca Juga: Persib Resmi Umumkan Thom Haye dan Federico Barba sebagai Rekrutan Anyar
Ya, ini pertama kalinya dalam sejarah Man United tersingkir dari Piala Carabao melawan tim divisi empat. Penggemar tentunya penasaran seperti apa profil klub yang berhasil membuat pemain Setan Merah tertunduk lemas di Blundell Park.
Profil dan Sejarah Grimsby Town
Grimsby Town berdiri sejak tahun 1878. Grimsby Town adalah salah satu klub sepak bola tertua di dunia. Dijuluki The Mariners, mereka memiliki sejarah panjang yang penuh pasang surut.Pada era 1930-an, Grimsby bahkan sempat merasakan indahnya berkompetisi di kasta tertinggi Liga Inggris. Seiring waktu, mereka lebih banyak berjuang di divisi bawah.
Keberhasilan mereka di Piala FA pada masa lalu, dengan mencapai dua semifinal, membuktikan bahwa Grimsby memiliki DNA pejuang. Mereka selalu dikenal sebagai tim yang gigih dan penuh semangat, sering kali memberikan perlawanan sengit kepada klub-klub yang lebih besar.
(yov)
Lihat Juga :