Timnas Futsal Indonesia Pasang Target Ini di CFA International Tournament 2025
Jum'at, 29 Agustus 2025 - 07:50 WIB
loading...
Timnas Futsal Indonesia Pasang Target Ini di CFA International Tournament 2025
A
A
A
JAKARTA - - Timnas Futsal Indonesia akan beraksi dalam CFA International Tournament 2025 di Shijiazhuang, China, pada 5-11 September 2025. Amril Daulay yang ditunjuk sebagai pelatih pada ajang tersebut mengungkapkan targetnya.
Menatap ajang tersebut, Timnas Futsal Indonesia mulai memanaskan mesinnya dengan menjalani hari pertama pemusatan latihan di ANFA Arena, Kamis (28/8/2025). Sebanyak 19 pemain dipanggil dalam pemusatan latihan, yang didominasi oleh nama-nama baru. Bisa dibilang, Timnas Futsal Indonesia menurunkan tim lapis kedua pada CFA International Tournament 2025.
Delapan negara ambil bagian dalam ajang tersebut. Timnas Futsal Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Selandia Baru, Myanmar, dan Kamboja. Lalu di Grup A ada tuan rumah China, Korea Selatan, Denmark, dan Uni Emirat Arab.
Menyoal target, Amril hanya ingin para pemain mendapatkan pengalaman bertanding di turnamen internasional, mengingat skuadnya dihuni mayoritas pemain muda yang memiliki rata-rata usia U-23. Namun juga tidak mengesampingkan ambisi untuk merebut gelar juara.
“Target di China ini untuk saya pribadi, pertama mereka bisa improve dulu disini dan merasakan pengalaman internasional dan bermain di standar internasional. Dan kemudian ya jadi juara,” ujar Amril kepada wartawan, Kamis (28/8/025).
Amril mengungkapkan akan menerapkan sistem promosi degradasi sebelum berangkat ke China pada 3 September 2025. Nantinya, dia akan mengerucutkan skuadnya menjadi 14 pemain.
“Total ada 19 pemain, cuma nanti untuk di turnamen di China itu ada 14 aja yang bisa dibawa. Jadi kami bakal coret lima pemain dalam satu minggu ini. Di tanggal 3 September kita udah punya 14 pemain,” terang dia.
Lebih lanjut, Amril menjelaskan bahwa para pemain yang akan dibawa ke China ini memiliki kesempatan yang sama untuk nantinya masuk dalam skuad proyeksi SEA Games 2025. Pemain yang potensial pasti akan dipertimbangkan oleh tim kepelatihan Timnas Futsal Indonesia.
“Kalau emang disini ada potensial dan bisa meyakinkan kita untuk di SEA Games kenapa nggak. Jadi kita nggak ada liat ini levelnya berbeda nggak, tapi semuanya open bisa semuanya,” ujar Amril.
Timnas Futsal Indonesia mengirim pemain-pemain muda ke ajang tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, di waktu yang berdekatan mereka juga akan berlaga di turnamen mini bertajuk 4Nations World Series yang terselenggara pada 18-21 September 2025.
Karena itu, Federasi Futsal Indonesia membagi menjadi dua tim. Untuk pemain-pemain anyar seperti Evan Soumilena, Muhammad Albagir, hingga Rio Pangestu masuk dalam skuad proyeksi 4Nations World Series. Skuad Timnas Futsal Indonesia juga akan dipimpin langsung Hector Souto pada ajang tersebut.
Adapun, dua ajang tersebut menjadi pemanasan Timnas Futsal Indonesia dalam menatap agenda penting. Agenda yang dimaksud adalah SEA Games 2025 di Thailand pada Desember 2025, dan Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia pada Januari 2026 mendatang.
Menatap ajang tersebut, Timnas Futsal Indonesia mulai memanaskan mesinnya dengan menjalani hari pertama pemusatan latihan di ANFA Arena, Kamis (28/8/2025). Sebanyak 19 pemain dipanggil dalam pemusatan latihan, yang didominasi oleh nama-nama baru. Bisa dibilang, Timnas Futsal Indonesia menurunkan tim lapis kedua pada CFA International Tournament 2025.
Delapan negara ambil bagian dalam ajang tersebut. Timnas Futsal Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Selandia Baru, Myanmar, dan Kamboja. Lalu di Grup A ada tuan rumah China, Korea Selatan, Denmark, dan Uni Emirat Arab.
Menyoal target, Amril hanya ingin para pemain mendapatkan pengalaman bertanding di turnamen internasional, mengingat skuadnya dihuni mayoritas pemain muda yang memiliki rata-rata usia U-23. Namun juga tidak mengesampingkan ambisi untuk merebut gelar juara.
“Target di China ini untuk saya pribadi, pertama mereka bisa improve dulu disini dan merasakan pengalaman internasional dan bermain di standar internasional. Dan kemudian ya jadi juara,” ujar Amril kepada wartawan, Kamis (28/8/025).
Amril mengungkapkan akan menerapkan sistem promosi degradasi sebelum berangkat ke China pada 3 September 2025. Nantinya, dia akan mengerucutkan skuadnya menjadi 14 pemain.
“Total ada 19 pemain, cuma nanti untuk di turnamen di China itu ada 14 aja yang bisa dibawa. Jadi kami bakal coret lima pemain dalam satu minggu ini. Di tanggal 3 September kita udah punya 14 pemain,” terang dia.
Lebih lanjut, Amril menjelaskan bahwa para pemain yang akan dibawa ke China ini memiliki kesempatan yang sama untuk nantinya masuk dalam skuad proyeksi SEA Games 2025. Pemain yang potensial pasti akan dipertimbangkan oleh tim kepelatihan Timnas Futsal Indonesia.
“Kalau emang disini ada potensial dan bisa meyakinkan kita untuk di SEA Games kenapa nggak. Jadi kita nggak ada liat ini levelnya berbeda nggak, tapi semuanya open bisa semuanya,” ujar Amril.
Timnas Futsal Indonesia mengirim pemain-pemain muda ke ajang tersebut bukan tanpa sebab. Pasalnya, di waktu yang berdekatan mereka juga akan berlaga di turnamen mini bertajuk 4Nations World Series yang terselenggara pada 18-21 September 2025.
Karena itu, Federasi Futsal Indonesia membagi menjadi dua tim. Untuk pemain-pemain anyar seperti Evan Soumilena, Muhammad Albagir, hingga Rio Pangestu masuk dalam skuad proyeksi 4Nations World Series. Skuad Timnas Futsal Indonesia juga akan dipimpin langsung Hector Souto pada ajang tersebut.
Adapun, dua ajang tersebut menjadi pemanasan Timnas Futsal Indonesia dalam menatap agenda penting. Agenda yang dimaksud adalah SEA Games 2025 di Thailand pada Desember 2025, dan Piala Asia Futsal 2026 di Indonesia pada Januari 2026 mendatang.
(sto)
Lihat Juga :