Perjuangan Janice Tjen Jadi Petenis Pro Pengguncang US Open 2025
Sabtu, 30 Agustus 2025 - 23:21 WIB
loading...
A
A
A
Di waktu luangnya, Tjen adalah penggemar Mario Kart. Tenis bukan satu-satunya kegiatan kompetitif Tjen. Di waktu senggangnya, ia dan pelatihnya terus berjuang keras -- bermain Mario Kart. "Kami sudah berlatih keras untuk itu," katanya kepada pers.
Namun, hanya satu karakter dalam gim video yang cocok untuk Tjen -- dinosaurus hijau Yoshi. "Saya sudah menyukai Mario Kart sejak kecil, dan itu selalu menjadi karakter andalan saya," katanya. "Saya akan sedikit kesal jika ada yang mengambil itu. Saya akan berkata, 'Tidak, itu karakter saya.'"
Baca Juga: Janice Tjen, Gadis Jakarta Sarjana Sosiologi yang Guncang US Open 2025
Tumbuh besar di Jakarta, Tjen memulai karier tenisnya secara tidak sengaja. Temannya, Priska Nugroho--yang saat itu merupakan salah satu pemain junior terbaik di Indonesia, dan juara ganda putri Australia Terbuka 2020 bersama Alexandra Eala--membujuknya untuk mencoba olahraga ini. Orang tua Tjen pun segera menyetujuinya. "Orang tua saya hanya bilang, 'Ya, main saja, olahraga saja,' jadi saya tidak akan berdiam diri di kamar tanpa melakukan apa-apa," kenang Tjen sambil tersenyum.
"Saya bangga bisa melakukan ini untuk negara saya," ujar Tjen kepada pers setelah pertandingan. "Semoga dengan penampilan saya di sini, akan menginspirasi lebih banyak petenis -- terutama anak-anak muda untuk bermain tenis dan juga percaya bahwa mereka juga bisa berada di sini."
Namun, hanya satu karakter dalam gim video yang cocok untuk Tjen -- dinosaurus hijau Yoshi. "Saya sudah menyukai Mario Kart sejak kecil, dan itu selalu menjadi karakter andalan saya," katanya. "Saya akan sedikit kesal jika ada yang mengambil itu. Saya akan berkata, 'Tidak, itu karakter saya.'"
Baca Juga: Janice Tjen, Gadis Jakarta Sarjana Sosiologi yang Guncang US Open 2025
Tumbuh besar di Jakarta, Tjen memulai karier tenisnya secara tidak sengaja. Temannya, Priska Nugroho--yang saat itu merupakan salah satu pemain junior terbaik di Indonesia, dan juara ganda putri Australia Terbuka 2020 bersama Alexandra Eala--membujuknya untuk mencoba olahraga ini. Orang tua Tjen pun segera menyetujuinya. "Orang tua saya hanya bilang, 'Ya, main saja, olahraga saja,' jadi saya tidak akan berdiam diri di kamar tanpa melakukan apa-apa," kenang Tjen sambil tersenyum.
"Saya bangga bisa melakukan ini untuk negara saya," ujar Tjen kepada pers setelah pertandingan. "Semoga dengan penampilan saya di sini, akan menginspirasi lebih banyak petenis -- terutama anak-anak muda untuk bermain tenis dan juga percaya bahwa mereka juga bisa berada di sini."
(aww)
Lihat Juga :