Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, dan Inspirasi Eks Ratu Tenis Ashleigh Barty

Minggu, 31 Agustus 2025 - 08:18 WIB
loading...
Janice Tjen, Aldila...
Janice Tjen, Aldila Sutjiadi, dan Inspirasi Eks Ratu Tenis Ashleigh Barty/X @Kemenpora_RI
A A A
Janice Tjen , Aldila Sutjiadi , dan inspirasi eks ratu tenis dunia Ashleigh Barty menjadi bagian sejarah karier dari petenis putri Indonesia. Janice Tjen, sarjana sosiologi kelahiran Jakarta, baru saja mencetak sejarah dengan mengguncang Grand Slam US Open 2025.

Dalam debutnya di level tur Grand Slam AS Terbuka 2025, petenis Indonesia tersebut mengejutkan Veronika Kudermetova dan menjadi pemain tunggal putri Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan Grand Slam sejak 2003. Perkembangan pemain berusia 23 tahun ini sejak lulus dari Pepperdine University dengan gelar sosiologi tahun lalu sungguh luar biasa.

Baca Juga: Janice Tjen dan 7 Petenis Putri Indonesia Pengguncang Grand Slam Tenis Dunia

Tanpa peringkat pada Mei lalu, Tjen memenangkan 100 dari 113 pertandingan selama 16 bulan berikutnya dan naik ke peringkat 149 pekan lalu, sekaligus meraih 13 gelar ITF. Namun, pertandingan pembukanya melawan unggulan ke-25 Veronika Kudermetovamerupakan peningkatan level lainnya.

Ini bukan hanya debut Tjen di level tur, tetapi juga pertama kalinya ia menghadapi lawan dari 50 besar. Tjen merespons dengan gemilang, mengalahkan Kudermetova 6-4, 4-6, 6-4 di babak pertama.

Sayang, di babak kedua, Janice Tjen harus mengakui keunggulan mantan juara US Open Emma Raducanu dengan skor 1-6, 2-6. Namun, kekalahan itu tetap menjadi sejarah tersendiri bagi Janice. Dia menjadi petenis putri Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan Grand Slam sejak Angelique Widjaja.

Janice juga mencatat sejarah sebagai petenis putri Indonesia pertama yang mengalahkan pemain 30 besar sejak Angelique Widjaja mengalahkan Patty Schnyder di Indian Wells 2003. Janice menjadi petenis putri Indonesia pertama yang memenangkan pertandingan babak utama AS Terbuka sejak Angelique Widjaja mengalahkan Anna Kournikova di putaran pertama 2002.

"Saya bangga bisa melakukan ini untuk negara saya," ujar Tjen kepada pers setelah pertandingan. "Semoga dengan penampilan saya di sini, akan menginspirasi lebih banyak petenis -- terutama anak-anak muda untuk bermain tenis dan juga percaya bahwa mereka juga bisa berada di sini."

Janice Tjen memulai karier tenisnya secara tidak sengaja. Temannya, Priska Nugroho--yang saat itu merupakan salah satu pemain junior terbaik di Indonesia, dan juara ganda putri Australia Terbuka 2020 bersama Alexandra Eala--membujuknya untuk mencoba olahraga ini. Orang tua Tjen pun segera menyetujuinya. "Orang tua saya hanya bilang, 'Ya, main saja, olahraga saja,' jadi saya tidak akan berdiam diri di kamar tanpa melakukan apa-apa," kenang Tjen sambil tersenyum.

Permainan Janice Tjen tidak lepas dari inspirasi pemain idolanya, Ashleigh Barty, mantan petenis nomor 1 dunia. Tidak mengherankan jika Tjen secara sadar meniru gaya bermainnya Barty, juara tiga kali turnamen besar tersebut.
"Saya sering mendengarnya," kata Tjen. "Dia, bisa dibilang, panutan saya. Saya akan menonton sedikit pertandingannya dan mencoba meniru apa yang cocok untuk saya, apa yang tidak, dan mencoba memahami permainannya sedikit lebih dalam."

Baca Juga: Mimpi Putri KW: Tampil di Olimpiade 2028 dan Naik Podium

Tjen didorong oleh pelatih kampusnya dan sesama pemain Indonesia. Menjadi pemain profesional bukanlah keputusan otomatis bagi Tjen. Setelah menyelesaikan juniornya, biaya perjalanan yang diperlukan membuat ia dan orang tuanya memilih jalur tenis perguruan tinggi -- yang ia rasa terbayar lunas setelah pelatihnya di Pepperdine University membantu mengembangkan permainannya. Dan setelah menghabiskan masa kuliahnya mempertimbangkan apakah ia harus menjadi pemain profesional atau tidak, mereka juga berperan penting dalam mendorongnya.

"Para pelatih di Pepperdine mengatakan kepada saya, saya rasa Anda harus mencobanya, setidaknya selama dua tahun," katanya. "Jadi saya percaya pada mereka, dan inilah saya!"

Satu-satunya pemain Indonesia lainnya di AS Terbuka -- ganda No. 48 Aldila Sutjiadi -- juga merupakan tokoh kunci dalam kemunculan Tjen. "Saya sangat, sangat dekat dengan Aldila," kata Tjen. "Dia selalu seperti kakak perempuan yang baik bagi saya, merawat saya, membimbing saya, dan berkata, 'Inilah yang perlu kamu lakukan.' Dia juga salah satu orang yang meyakinkan saya untuk mencobanya. Senang sekali bisa bersama orang Indonesia lainnya di sini."
(aww)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Janice Tjen Terhenti...
Janice Tjen Terhenti di Babak Pertama French Open 2026
Kejutan, Janice Tjen...
Kejutan, Janice Tjen Tersingkir di Babak Pertama Indian Wells 2026 usai Ditekuk Jaqueline Cristian
Janice Tjen Bicara Target...
Janice Tjen Bicara Target Jelang Tampil di Indian Wells 2026
Janice Tjen Tembus Ranking...
Janice Tjen Tembus Ranking 36 Dunia, Bayangi Rekor Legendaris Yayuk Basuki
Janice Tjen Kalahkan...
Janice Tjen Kalahkan Petenis Kanada, Tembus 16 Besar Dubai Championships 2026
Janice Tjen Dipuji Petenis...
Janice Tjen Dipuji Petenis Nomor 2 Dunia, Iga Swiatek: Gaya Mainnya Mirip Ash Barty
Cetak Sejarah di Shuzou...
Cetak Sejarah di Shuzou WTA 2025, Pendidikan Aldila Sutjiadi Jadi Sorotan
Pendidikan Janice Tjen,...
Pendidikan Janice Tjen, Petenis Muda Indonesia yang Mengguncang US Open 2025
Petenis Nomor Satu Dunia...
Petenis Nomor Satu Dunia Ashleigh Barty Pensiun Dini
Special Bola
Persik Kediri Segera...
Liga Indonesia
Persik Kediri Segera Miliki Kandang Baru, Stadion Gelora Daha Jayati Ditarget Rampung 2027
Adhyaksa FC Resmi Pindah...
Liga Indonesia
Adhyaksa FC Resmi Pindah Homebase, Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Gandeng Apparel Baru,...
Liga Indonesia
Gandeng Apparel Baru, Jersey Anyar Persija Jakarta Dirilis 29 Agustus!
Rekomendasi
Tiyo UGM Dilaporkan...
Tiyo UGM Dilaporkan ke Polisi, Ray Rangkuti: Harusnya Orang Jahat yang Dihukum Bukan yang Berpikir
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Berita Terkini
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
Head-to-Head Inggris...
Head-to-Head Inggris vs Ghana: The Three Lions Tak Pernah Kalah dari Afrika
Kisah Inspiratif Nasabah...
Kisah Inspiratif Nasabah PNM Warnai Grand Final Pro Futsal League 2026
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved