Surabaya Memanas, Pengamat Soroti Nasib Laga Timnas Indonesia vs Taiwan dan Lebanon di FIFA Matchday

Minggu, 31 Agustus 2025 - 15:05 WIB
loading...
Surabaya Memanas, Pengamat...
Pertandingan FIFA Matchday yang akan dilakoni Timnas Indonesia pada September 2025 mendatang berpotensi terganggu / Foto: Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Pertandingan FIFA Matchday yang akan dilakoni Timnas Indonesia pada September 2025 mendatang berpotensi terganggu. Pengamat sepak bola nasional, Harris Pardede, menyoroti risiko keamanan di tengah situasi yang memanas di sejumlah wilayah, terutama di sekitar venue pertandingan di Surabaya.

Skuad Garuda dijadwalkan akan menghadapi Taiwan (5 September) dan Lebanon (8 September) di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Namun, dengan adanya aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di kota tersebut, PSSI dikabarkan tengah berdiskusi secara internal untuk mengkaji situasi terbaru.

"Dari info yang gua dapat, sudah didiskusikan oleh federasi bagaimana situasi terakhir. Potensi untuk terjadi hal-hal yang tidak diinginkan cukup besar ya," tutur Bung Harpa dalam podcast pribadinya, Minggu (31/8/2025).

Baca Juga: Bagaimana Nasib Laga Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 di Tengah Situasi Memanas di Surabaya?

Menurutnya, menggelar pertandingan dengan puluhan ribu suporter di tengah ketidakstabilan sosial sangat berisiko. "Ketika ada 20-30 ribu fans timnas, dan di sisi lain ada pihak yang berseberangan, ini kan cukup riskan," tambahnya.

Bung Harpa juga menyayangkan keputusan PSSI untuk menggelar laga kandang. Ia berpendapat, jika Timnas bermain tandang (away), tim akan mendapatkan banyak keuntungan.

Pertama, para pemain bisa beradaptasi dengan iklim di Timur Tengah, mengingat lawan-lawan selanjutnya di Kualifikasi Piala Dunia 2026 adalah Arab Saudi dan Irak. "Ini menjadi satu isu tersendiri. Dua tahun terakhir kita hanya sekali menang away," kata Bung Harpa.

Baca Juga: Persib Dekati Asnawi Mangkualam dan Joey Pelupessy, Strategi atau Sekadar Gimmick Pemasaran?

Kedua, pertandingan tandang akan menempa mental bertanding pemain. Meskipun biaya yang dikeluarkan lebih besar, pengalaman bertanding di luar negeri sangat berharga untuk persiapan Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Simulasi kita untuk menghadapi Saudi dan Irak kurang dapat. Ditambah lagi, ada faktor ketidakberuntungan dengan situasi terakhir. Coba waktu itu kita away, sudah beres. Kita tinggal terbang ke luar negeri," pungkas Bung Harpa.
(yov)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Special Bola
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Spanyol vs Austria di 32 Besar Piala Dunia 2026: La Furia Roja Menang Mudah?
Timnas Inggris Lolos...
Liga Inggris
Timnas Inggris Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, Arsenal hingga Manchester City Kecipratan Bonus Besar
Osmar Loss Sosok Pelatih...
Liga Indonesia
Osmar Loss Sosok Pelatih yang Bawa Mariano Peralta ke Persib Bandung?
Rekomendasi
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Sidang Ijazah Jokowi,...
Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didakwa Pasal Berlapis Pencemaran Nama Baik dan UU ITE
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Berita Terkini
Para Legenda Bola Kecam...
Para Legenda Bola Kecam Penalti Belgia di Piala Dunia 2026: Senegal Dirampok Wasit
Kartu Merah Kontroversial...
Kartu Merah Kontroversial Warnai Langkah Amerika Serikat ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
Infografis
SEA Games 2025: Timnas...
SEA Games 2025: Timnas Indonesia U-23 Bentrok Myanmar, Filipina, dan Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved