Ramai-ramai Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League, Tak Mampu Bersaing di Klub Eropa?

Selasa, 02 September 2025 - 06:04 WIB
loading...
Ramai-ramai Pemain Naturalisasi...
Ramai-ramai Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League, Tak Mampu Bersaing di Klub Eropa?
A A A
Super League 2025/2026 semakin ramai dengan kehadiran para pemain keturunan yang memperkuat Timnas Indonesia . Lima nama sekaligus resmi merapat ke klub-klub elit tanah air setelah sebelumnya berkarier di luar negeri.

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan: apakah kepindahan ini murni langkah strategis, atau justru tanda bahwa mereka mulai kesulitan bersaing di level Eropa?

1. Jordi Amat: Pulang Setelah Malang Melintang di Asia

Ramai-ramai Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League, Tak Mampu Bersaing di Klub Eropa?

Bek senior Timnas Indonesia, Jordi Amat, memutuskan meninggalkan Johor Darul Takzim (JDT) dan bergabung dengan Persija Jakarta. Kehadirannya disambut positif, apalagi pengalamannya diyakini bisa menjadi fondasi kuat lini belakang Macan Kemayoran. Namun, di balik itu, kepindahan Jordi juga menegaskan bahwa pemain 33 tahun ini mulai menutup lembaran kompetisi elit Asia dan memilih pulang ke tanah air.

2. Jens Raven: Masih Muda, Tapi Langsung Hijrah

Ramai-ramai Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League, Tak Mampu Bersaing di Klub Eropa?

Berbeda dengan Jordi, Jens Raven datang ke Indonesia di usia 19 tahun setelah meninggalkan Dordrecht U-21. Ia langsung debut bersama Bali United meski belum mencetak gol. Langkah ini bisa dibaca sebagai jalan pintas untuk menit bermain reguler, tapi juga memunculkan kritik: apakah Raven terlalu cepat menyerah mengejar karier di Eropa?

3. Rafael Struick: Dari Australia ke Banten Warriors

Ramai-ramai Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League, Tak Mampu Bersaing di Klub Eropa?

Rafael Struick, yang sebelumnya membela Brisbane Roar, kini memperkuat Dewa United. Netizen menjulukinya El Klemer dan berharap ia bisa mengangkat tim dari papan bawah. Namun, kenyataan pahit menghantam sejak awal: Dewa United kalah dua kali beruntun. Pilihan Struick meninggalkan Australia bisa dilihat sebagai tantangan baru, tapi juga tanda bahwa jalan di luar negeri tak lagi mulus.

4. Thom Haye: “The Profesor” yang Pilih Persib

Ramai-ramai Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League, Tak Mampu Bersaing di Klub Eropa?

Thom Haye, salah satu nama besar di skuad Garuda, juga memilih pulang kampung. Setelah Almere City terdegradasi ke kasta kedua Belanda, ia langsung menerima tawaran Persib Bandung. Popularitas dan daya tarik Persib jelas menjadi magnet, tapi keputusan ini juga menggarisbawahi sulitnya pemain diaspora menjaga eksistensi di kompetisi top Eropa.

5. Eliano Reijnders: Perpisahan Haru dengan PEC Zwolle

Ramai-ramai Pemain Naturalisasi Hijrah ke Super League, Tak Mampu Bersaing di Klub Eropa?

Kasus serupa terlihat pada Eliano Reijnders. Setelah lebih dari 100 penampilan bersama PEC Zwolle, ia memutuskan menutup lembaran panjang di Belanda dan menandatangani kontrak dua tahun dengan Persib. Dalam perpisahannya, Eliano mengaku bangga atas kontribusinya di Zwolle, namun langkah hijrah ini menegaskan tren serupa: pemain keturunan lebih memilih “kepastian” di Indonesia ketimbang terus berjuang menembus level atas Eropa.

Gelombang kepindahan ini jelas memperkuat kualitas Super League sekaligus memberi keuntungan bagi Timnas Indonesia yang ingin para pemainnya tampil reguler. Namun, dari kacamata kritis, tren ini juga bisa dibaca sebagai alarm: apakah benar pemain-pemain diaspora Indonesia tidak cukup kuat bersaing di kompetisi luar negeri, sehingga memilih jalur lebih aman di tanah air?
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik usai Tumbangkan Mozambik?
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Babak Pertama: Gol Ole...
Babak Pertama: Gol Ole Romeny Bawa Timnas Indonesia Ungguli Mozambik
Indonesia Taklukkan...
Indonesia Taklukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
Ada FIFA Matchday Indonesia...
Ada FIFA Matchday Indonesia Vs Mozambik, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan GBK
Latihan Timnas Indonesia...
Latihan Timnas Indonesia Jelang Hadapi Mozambik
Special Bola
Ramalan Dukun Ghana:...
Bola Dunia
Ramalan Dukun Ghana: Timnas Argentina Kalah dari Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
4 Klub Liga Italia Incar...
Liga Italia
4 Klub Liga Italia Incar Kiper Timnas Indonesia Emil Audero!
Gugurnya Jerman dan...
Bola Dunia
Gugurnya Jerman dan Belanda Bikin Thomas Tuchel Bersyukur, Inggris Makin Siap Hadapi 32 Besar Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Kesepakatan MiG untuk...
Kesepakatan MiG untuk Drone antara Polandia dan Drone Ukraina Batal, Ini Pemicu Utamanya
Berita Terkini
Mengenal Michael Olise,...
Mengenal Michael Olise, Raja Assist dan Otak Serangan Prancis
Surat Perpisahan Ronald...
Surat Perpisahan Ronald Koeman Usai Belanda Terusir di Piala Dunia 2026
Dua Atlet Utusan IFeL...
Dua Atlet Utusan IFeL Bawa Indonesia Juara eFootball China Invitational 2026
Shuttle Open 2026 Sajikan...
Shuttle Open 2026 Sajikan Duel Para Legenda
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Deretan Catatan Bersejarah...
Deretan Catatan Bersejarah Meksiko Usai Singkirkan Ekuador di Piala Dunia 2026
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved