Kisah Triyaningsih: Ratu Lari yang Jalankan Misi Mulia di Maybank Marathon untuk Anak-anak Penderita Katarak
Selasa, 02 September 2025 - 15:13 WIB
loading...
Triyaningsih membagikan kisahnya saat mengikuti Maybank Marathon Bali 2025 di Bali United Training Center, Gianyar, pada 24 Agustus lalu / Foto: Tangkapan layar Instagram Triyaningsih (@triya_ningsih)
A
A
A
Triyaningsih membagikan kisahnya saat mengikuti Maybank Marathon Bali 2025 di Bali United Training Center, Gianyar, pada 24 Agustus lalu. Ia mengatakan bahwa keikutsertaannya tahun ini terasa lebih spesial.
Selain bisa kembali turun di lintasan sebagai atlet, ia juga menyaksikan langsung kampanye RunForCongenitalCataract menyentuh hati banyak peserta. Triyaningsih merupakan atlet yang dikenal sebagai ratu lari Jarak jauh Asia Tenggara.
Stempel itu melekat lantaran ia sudah menggondol 11 medali emas di pesta olahraga Asia Tenggara di tiga nomor lari yaitu 5.000 meter dan 10.000 meter. "Di setiap kilometer, bukan hanya jarak yang saya tempuh, tapi juga doa agar semakin banyak anak-anak di luar sana bisa melihat dunia dengan jelas dan penuh harapan," tuturnya dalam keterangan persnya, Selasa (2/9/2025).
"Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari tim yang tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga peduli terhadap anak-anak penderita katarak," ujar Triyaningsih.
Maybank Marathon merupakan lomba lari internasional paling bergengsi di Asia Tenggara serta pertama di Indonesia yang meraih predikat 'Elite Label Road Race' dari World Athletics. Kompetisi ini menghadirkan ribuan pelari dari dalam dan luar negeri dengan berbagai kategori, mulai dari Marathon (42,195 km), Half Marathon (21,1 km), hingga kategori 10K.
Ajang lari marathon ini bisa dikatakan sebagai ruang aktualisasi bagi berbagai gerakan sosial inspiratif yang digaungkan oleh para peserta dan mitra, termasuk Optik Tunggal. Lebih dari satu dekade kehadiran Optik Tunggal sebagai sponsor aktif di Maybank Marathon dan partisipasi kali ini tidak hanya menonjolkan sisi brand optik yang telah hadir dari tahun 1929.
Tapi juga menegaskan kembali posisi sebagai mitra yang membawa nilai lebih bagi masyarakat melalui program sosial. Alexander F Kurniawan, CEO Optik Tunggal, mengungkapkan target 2.025 kacamata untuk anak-anak penderita katarak kongenital menjadi simbol utama dari kampanye ini.
Angka tersebut bukan sekadar ambisi, tetapi refleksi dari komitmen pihaknya untuk terus memberikan solusi nyata bagi permasalahan penglihatan di Indonesia. "Kami percaya setiap langkah kecil yang dilakukan masyarakat, baik saat berlari maupun berbagi di media sosial, adalah bagian dari perubahan besar yang sedang kita bangun bersama," ujar Alexander.
Sementara itu, Widya Permana, Project Director Maybank Marathon, menyampaikan apresiasi atas kontribusi jangka panjang Optik Tunggal. Selama lebih 10 tahun terakhir, kehadiran mereka dianggap sebagai wujud nyata kolaborasi yang tidak hanya mendukung acara, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan.
"Seluruh brand yang terlibat menunjukkan bahwa sponsorship bisa bermakna lebih dari sekadar kehadiran merek. Ini adalah tentang menciptakan dampak sosial bersama," ujar Widya.
Selain bisa kembali turun di lintasan sebagai atlet, ia juga menyaksikan langsung kampanye RunForCongenitalCataract menyentuh hati banyak peserta. Triyaningsih merupakan atlet yang dikenal sebagai ratu lari Jarak jauh Asia Tenggara.
Stempel itu melekat lantaran ia sudah menggondol 11 medali emas di pesta olahraga Asia Tenggara di tiga nomor lari yaitu 5.000 meter dan 10.000 meter. "Di setiap kilometer, bukan hanya jarak yang saya tempuh, tapi juga doa agar semakin banyak anak-anak di luar sana bisa melihat dunia dengan jelas dan penuh harapan," tuturnya dalam keterangan persnya, Selasa (2/9/2025).
"Saya merasa bangga bisa menjadi bagian dari tim yang tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga peduli terhadap anak-anak penderita katarak," ujar Triyaningsih.
Maybank Marathon merupakan lomba lari internasional paling bergengsi di Asia Tenggara serta pertama di Indonesia yang meraih predikat 'Elite Label Road Race' dari World Athletics. Kompetisi ini menghadirkan ribuan pelari dari dalam dan luar negeri dengan berbagai kategori, mulai dari Marathon (42,195 km), Half Marathon (21,1 km), hingga kategori 10K.
Ajang lari marathon ini bisa dikatakan sebagai ruang aktualisasi bagi berbagai gerakan sosial inspiratif yang digaungkan oleh para peserta dan mitra, termasuk Optik Tunggal. Lebih dari satu dekade kehadiran Optik Tunggal sebagai sponsor aktif di Maybank Marathon dan partisipasi kali ini tidak hanya menonjolkan sisi brand optik yang telah hadir dari tahun 1929.
Tapi juga menegaskan kembali posisi sebagai mitra yang membawa nilai lebih bagi masyarakat melalui program sosial. Alexander F Kurniawan, CEO Optik Tunggal, mengungkapkan target 2.025 kacamata untuk anak-anak penderita katarak kongenital menjadi simbol utama dari kampanye ini.
Angka tersebut bukan sekadar ambisi, tetapi refleksi dari komitmen pihaknya untuk terus memberikan solusi nyata bagi permasalahan penglihatan di Indonesia. "Kami percaya setiap langkah kecil yang dilakukan masyarakat, baik saat berlari maupun berbagi di media sosial, adalah bagian dari perubahan besar yang sedang kita bangun bersama," ujar Alexander.
Sementara itu, Widya Permana, Project Director Maybank Marathon, menyampaikan apresiasi atas kontribusi jangka panjang Optik Tunggal. Selama lebih 10 tahun terakhir, kehadiran mereka dianggap sebagai wujud nyata kolaborasi yang tidak hanya mendukung acara, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan.
"Seluruh brand yang terlibat menunjukkan bahwa sponsorship bisa bermakna lebih dari sekadar kehadiran merek. Ini adalah tentang menciptakan dampak sosial bersama," ujar Widya.
(yov)
Lihat Juga :