Bobot Tubuh Penentu Kemenangan Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford
Rabu, 03 September 2025 - 09:09 WIB
loading...
Bobot Tubuh Penentu Kemenangan Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford/Sky Sports
A
A
A
Mike Tyson meramal pemenang Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford dalam perebutan gelar kelas menengah super 76,2 kilogram tak terbantahkan. Mike Tyson yakin bobot tubuh akan menjadi faktor penentu siapa yang akan menang antara Saul Canelo Alvarez vs Terence Crawford.
Kedua raksasa kelas pound-for-pound ini akan berhadapan pada 13 September di Stadion Allegiant, Las Vegas, dalam pertarungan tinju terbesar Amerika tahun ini. Crawford siap naik dua divisi untuk menantang Canelo demi gelar juara kelas menengah super tanpa bantuan klausul rehidrasi.
Baca Juga: Lennox Lewis Raja Kelas Berat Tak Terbantahkan Terakhir sebelum Dirusak Usyk
Saul Canelo Alvarez, yang memiliki berat alami 76,2 kilogram, telah bertinju di kelas berat ringan (79,3 kg), sementara Terence Crawford memulai debutnya di kelas welter super (69,8 kg) tahun lalu setelah berlaga di kelas ringan (61,2 kg), ringan super (63,5 kg), dan kelas welter (66,6 kg). Karena perbedaan berat badan yang cukup jauh antara keduanya, Tyson kesulitan melihat Crawford mengangkat tangannya, meskipun ia tetap berharap petinju Omaha itu menang.
"Ini sulit, saya ingin Crawford menang, tetapi sepertinya itu tidak akan terjadi," ujar 'Iron Mike' kepada The Big Podcast. "Saya ingin itu terjadi, tetapi orang ini [Canelo] adalah petinju yang keras; dia petarung yang cerdas. Saya hanya penasaran, saya hanya ingin melihatnya. Saya ingin berada di sana untuk melihatnya. Karena, dengar, sudah ada kejutan seperti itu sebelumnya.''
Mike Tyson menyebut Henry Armstrong yang menjadi juara di kelas 66,2 kilogram setelah naik dari kelas 56,2 kilogram.
"Henry Armstrong di kelas 56,2 kg, ia mengalahkan juara kelas 66,2 kg [Barney Ross]. Jadi, Anda tahu, Anda tidak pernah tahu. Apa pun bisa terjadi ketika dua orang berada di atas ring."
Baca Juga: 5 Kemenangan Terbaik Saul Canelo Alvarez dan Terence Crawford
Kemenangan Henry Armstrong atas Barney Ross mungkin merupakan contoh paling mengesankan dari seorang petarung yang naik beberapa divisi untuk menciptakan kejutan, tetapi itu bukan satu-satunya. Setelah mempertahankan gelar juara kelas berat ringan tak terbantahkan melawan Clinton Woods, Roy Jones Jr. membuat keputusan berani untuk naik dua kelas berat dan bertinju melawan John Ruiz untuk memperebutkan gelar juara kelas berat WBA pada tahun 2003.
Peraih medali perak Olimpiade itu memiliki berat (87,5 kg), kalah bobot (14,9 kg) dari lawannya yang bertubuh besar, tetapi pertaruhan itu membuahkan hasil. Jones Jr. mengalahkan Ruiz dalam 12 ronde dan mengangkat tangannya melalui keputusan mutlak untuk menjadi pemegang gelar juara di divisi glamor tinju.
Prestasi yang sama dicapai 18 tahun sebelumnya ketika juara kelas berat ringan tak terbantahkan Michael Spinks melengserkan Larry Holmes, raja kelas berat IBF dan linear yang telah lama berkuasa. Ini menandai kekalahan pertama Holmes sebagai petinju profesional setelah tujuh tahun berjaya sebagai juara dunia. Pencapaian ini semakin mengesankan, Spinks berhasil menambah berat badan sebanyak 11 kg hanya dalam dua bulan. Di sisi lain, Crawford telah beradaptasi dengan berat badan barunya selama lebih dari setengah tahun.
Kedua raksasa kelas pound-for-pound ini akan berhadapan pada 13 September di Stadion Allegiant, Las Vegas, dalam pertarungan tinju terbesar Amerika tahun ini. Crawford siap naik dua divisi untuk menantang Canelo demi gelar juara kelas menengah super tanpa bantuan klausul rehidrasi.
Baca Juga: Lennox Lewis Raja Kelas Berat Tak Terbantahkan Terakhir sebelum Dirusak Usyk
Saul Canelo Alvarez, yang memiliki berat alami 76,2 kilogram, telah bertinju di kelas berat ringan (79,3 kg), sementara Terence Crawford memulai debutnya di kelas welter super (69,8 kg) tahun lalu setelah berlaga di kelas ringan (61,2 kg), ringan super (63,5 kg), dan kelas welter (66,6 kg). Karena perbedaan berat badan yang cukup jauh antara keduanya, Tyson kesulitan melihat Crawford mengangkat tangannya, meskipun ia tetap berharap petinju Omaha itu menang.
"Ini sulit, saya ingin Crawford menang, tetapi sepertinya itu tidak akan terjadi," ujar 'Iron Mike' kepada The Big Podcast. "Saya ingin itu terjadi, tetapi orang ini [Canelo] adalah petinju yang keras; dia petarung yang cerdas. Saya hanya penasaran, saya hanya ingin melihatnya. Saya ingin berada di sana untuk melihatnya. Karena, dengar, sudah ada kejutan seperti itu sebelumnya.''
Mike Tyson menyebut Henry Armstrong yang menjadi juara di kelas 66,2 kilogram setelah naik dari kelas 56,2 kilogram.
"Henry Armstrong di kelas 56,2 kg, ia mengalahkan juara kelas 66,2 kg [Barney Ross]. Jadi, Anda tahu, Anda tidak pernah tahu. Apa pun bisa terjadi ketika dua orang berada di atas ring."
Baca Juga: 5 Kemenangan Terbaik Saul Canelo Alvarez dan Terence Crawford
Kemenangan Henry Armstrong atas Barney Ross mungkin merupakan contoh paling mengesankan dari seorang petarung yang naik beberapa divisi untuk menciptakan kejutan, tetapi itu bukan satu-satunya. Setelah mempertahankan gelar juara kelas berat ringan tak terbantahkan melawan Clinton Woods, Roy Jones Jr. membuat keputusan berani untuk naik dua kelas berat dan bertinju melawan John Ruiz untuk memperebutkan gelar juara kelas berat WBA pada tahun 2003.
Peraih medali perak Olimpiade itu memiliki berat (87,5 kg), kalah bobot (14,9 kg) dari lawannya yang bertubuh besar, tetapi pertaruhan itu membuahkan hasil. Jones Jr. mengalahkan Ruiz dalam 12 ronde dan mengangkat tangannya melalui keputusan mutlak untuk menjadi pemegang gelar juara di divisi glamor tinju.
Prestasi yang sama dicapai 18 tahun sebelumnya ketika juara kelas berat ringan tak terbantahkan Michael Spinks melengserkan Larry Holmes, raja kelas berat IBF dan linear yang telah lama berkuasa. Ini menandai kekalahan pertama Holmes sebagai petinju profesional setelah tujuh tahun berjaya sebagai juara dunia. Pencapaian ini semakin mengesankan, Spinks berhasil menambah berat badan sebanyak 11 kg hanya dalam dua bulan. Di sisi lain, Crawford telah beradaptasi dengan berat badan barunya selama lebih dari setengah tahun.
(aww)
Lihat Juga :