Peluang Timnas Indonesia U-23 Lolos Kualifikasi Piala Asia 2026 Setipis Sutra, Bung Harpa: Sudah Hampir Habis!
Kamis, 04 September 2025 - 10:10 WIB
loading...
Hasil imbang 0-0 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Laos pada laga perdana Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 menuai sorotan tajam / Foto: Timnas Indonesia
A
A
A
JAKARTA - Hasil imbang 0-0 antara Timnas Indonesia U-23 melawan Laos pada laga perdana Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 menuai sorotan tajam. Selain kekecewaan dari para penggemar, pengamat sepak bola nasional, Harris Pardede, yang akrab disapa Bung Harpa, juga ikut mengkritik penampilan skuad asuhan Gerald Vanenburg.
Bung Harpa menilai jalannya pertandingan sangat monoton dan tidak efektif. Ia menyoroti kurangnya kreativitas, passing yang berantakan, dan kegagalan dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Menurutnya, masalah ini bukan sepenuhnya salah pemain, melainkan karena mereka hanya menjalankan instruksi dari pelatih. "Maksudnya kita tidak bisa menuding ke mereka (pemain) karena mereka (pemain) hanya pasukan yang menjalankan perintah ya," ujar Bung Harpa dalam kanal Youtube pribadinya.
Baca Juga: Kapan Jadwal Timnas Indonesia U-23 vs Makau di Kualifikasi Piala Asia 2026?
Hasil imbang ini dinilai Bung Harpa membuat peluang Timnas Indonesia U-23 untuk lolos ke babak utama menjadi sangat tipis. Ia membandingkan dengan hasil pertandingan lain saat Korea Selatan berhasil membantai Makau dengan skor telak 5-0.
Bung Harpa memperkirakan bahwa Korea Selatan tidak akan kesulitan mengalahkan Laos. Hal ini akan membuat Timnas Indonesia harus menang dengan skor besar melawan Makau dan bahkan harus mengalahkan Korea Selatan di laga terakhir dengan skor tertentu.
"Ini membuat peluang kita untuk lolos itu seperti setipis sutra, karena di saat yang sama Korea Selatan membantai Makau 5-0. Bukan merasa mendahului ya, tapi nanti ketika Korea Selatan menghadapi Laos, gua rasa Korea Selatan tidak akan menemui kesulitan. Nah, kita nanti menghadapi Makau ya ini keterlaluan juga sih kalau enggak bisa minimal cetak gol," tegasnya.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September setelah Mees Hilgers Mundur
Meskipun peluang untuk lolos masih ada, Bung Harpa menegaskan bahwa hal itu sangat sulit. Jika skenario terburuk terjadi, Timnas U-23 hanya mampu menang lawan Makau sementara Korea Selatan mengalahkan Laos, maka pertandingan terakhir melawan Korea Selatan akan menjadi laga penentuan yang sangat berat.
"Ini sangat sulitlah bukan tidak mungkin tapi sangat-sangat super duper sulit kalau mau enggak mau dibilang peluang kita sudah hampir habis," pungkasnya.
Bung Harpa menilai jalannya pertandingan sangat monoton dan tidak efektif. Ia menyoroti kurangnya kreativitas, passing yang berantakan, dan kegagalan dalam memanfaatkan setiap peluang yang ada.
Menurutnya, masalah ini bukan sepenuhnya salah pemain, melainkan karena mereka hanya menjalankan instruksi dari pelatih. "Maksudnya kita tidak bisa menuding ke mereka (pemain) karena mereka (pemain) hanya pasukan yang menjalankan perintah ya," ujar Bung Harpa dalam kanal Youtube pribadinya.
Baca Juga: Kapan Jadwal Timnas Indonesia U-23 vs Makau di Kualifikasi Piala Asia 2026?
Hasil imbang ini dinilai Bung Harpa membuat peluang Timnas Indonesia U-23 untuk lolos ke babak utama menjadi sangat tipis. Ia membandingkan dengan hasil pertandingan lain saat Korea Selatan berhasil membantai Makau dengan skor telak 5-0.
Bung Harpa memperkirakan bahwa Korea Selatan tidak akan kesulitan mengalahkan Laos. Hal ini akan membuat Timnas Indonesia harus menang dengan skor besar melawan Makau dan bahkan harus mengalahkan Korea Selatan di laga terakhir dengan skor tertentu.
"Ini membuat peluang kita untuk lolos itu seperti setipis sutra, karena di saat yang sama Korea Selatan membantai Makau 5-0. Bukan merasa mendahului ya, tapi nanti ketika Korea Selatan menghadapi Laos, gua rasa Korea Selatan tidak akan menemui kesulitan. Nah, kita nanti menghadapi Makau ya ini keterlaluan juga sih kalau enggak bisa minimal cetak gol," tegasnya.
Baca Juga: Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday September setelah Mees Hilgers Mundur
Meskipun peluang untuk lolos masih ada, Bung Harpa menegaskan bahwa hal itu sangat sulit. Jika skenario terburuk terjadi, Timnas U-23 hanya mampu menang lawan Makau sementara Korea Selatan mengalahkan Laos, maka pertandingan terakhir melawan Korea Selatan akan menjadi laga penentuan yang sangat berat.
"Ini sangat sulitlah bukan tidak mungkin tapi sangat-sangat super duper sulit kalau mau enggak mau dibilang peluang kita sudah hampir habis," pungkasnya.
(yov)
Lihat Juga :