Kontroversi Harga Tiket Piala Dunia 2026 Diprediksi Meroket hingga 4 Kali Lipat
Kamis, 04 September 2025 - 12:30 WIB
loading...
FIFA mengumumkan sebuah perubahan kontroversial yang berpotensi merugikan ribuan penggemar sepak bola / Foto: talkSPORT
A
A
A
ZURICH - FIFA mengumumkan sebuah perubahan kontroversial yang berpotensi merugikan ribuan penggemar sepak bola. Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, harga tiket turnamen tersebut yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan menggunakan sistem penetapan harga dinamis (dynamic pricing).
Sistem ini menyesuaikan harga berdasarkan permintaan, dan dikhawatirkan akan membuat harga tiket melonjak tajam. Padahal, FIFA pernah mengalami kegagalan saat menerapkan sistem serupa pada Piala Dunia Antarklub yang minim penonton, sehingga harga tiket anjlok drastis.
Seorang juru bicara FIFA mengonfirmasi bahwa 104 pertandingan di Piala Dunia 2026 akan menerapkan model penetapan harga ini. "Kami akan menyesuaikan harga sesuai permintaan yang kami lihat, sesuai dengan inventaris yang tersisa," jelasnya dikutip dari talkSPORT, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: Peluang Timnas Indonesia U-23 Lolos Kualifikasi Piala Asia 2026 Setipis Sutra, Bung Harpa: Sudah Hampir Habis!
Harga tiket saat ini tercatat mulai dari 45 poundsterling sekitar Rp993 ribu, untuk pertandingan penyisihan grup hingga 5.000 poundsterling (Rp110 juta) untuk final. Namun, dengan sistem dinamis, harga tersebut bisa meningkat hingga empat kali lipat.
Meskipun demikian, juru bicara tersebut menekankan bahwa harga tidak akan berubah setiap saat. "Kami tidak bermaksud mengubah harga setiap lima menit," tambahnya.
Sistem penetapan harga dinamis sempat menjadi sorotan tajam di Inggris pada September 2024 saat tiket tur reuni band Oasis dijual dengan harga jauh di atas harga yang tertera, membuat penggemar membayar hingga 350 poundsterling (Rp7,7 juta).
Baca Juga: Kans Adrian Wibowo Bela Timnas Indonesia Tanpa Dinaturalisasi
Presiden FIFA, Gianni Infantino , sendiri pernah memuji model ini. Namun, optimisme Infantino tidak sejalan dengan kenyataan di Piala Dunia Antarklub 2025. Di sana, minimnya penonton memaksa harga tiket turun drastis, bahkan dari 350 poundsterling menjadi hanya 9 poundsterling untuk pertandingan semifinal.
Meski Piala Dunia 2026 diprediksi tidak akan menghadapi masalah serupa karena tingginya antusiasme, turnamen ini berpotensi mengalami kelebihan kapasitas penonton karena jumlah tim yang diperluas dari 32 menjadi 48 tim. Selain itu, penyelenggaraan di tengah teriknya musim panas juga menjadi tantangan tersendiri.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, di 16 kota yang tersebar di AS, Kanada, dan Meksiko. Final akan digelar di Stadion MetLife di New Jersey. Penjualan tiket tahap pertama dimulai pada 10 September.
Sistem ini menyesuaikan harga berdasarkan permintaan, dan dikhawatirkan akan membuat harga tiket melonjak tajam. Padahal, FIFA pernah mengalami kegagalan saat menerapkan sistem serupa pada Piala Dunia Antarklub yang minim penonton, sehingga harga tiket anjlok drastis.
Seorang juru bicara FIFA mengonfirmasi bahwa 104 pertandingan di Piala Dunia 2026 akan menerapkan model penetapan harga ini. "Kami akan menyesuaikan harga sesuai permintaan yang kami lihat, sesuai dengan inventaris yang tersisa," jelasnya dikutip dari talkSPORT, Kamis (4/9/2025).
Baca Juga: Peluang Timnas Indonesia U-23 Lolos Kualifikasi Piala Asia 2026 Setipis Sutra, Bung Harpa: Sudah Hampir Habis!
Harga tiket saat ini tercatat mulai dari 45 poundsterling sekitar Rp993 ribu, untuk pertandingan penyisihan grup hingga 5.000 poundsterling (Rp110 juta) untuk final. Namun, dengan sistem dinamis, harga tersebut bisa meningkat hingga empat kali lipat.
Meskipun demikian, juru bicara tersebut menekankan bahwa harga tidak akan berubah setiap saat. "Kami tidak bermaksud mengubah harga setiap lima menit," tambahnya.
Sistem penetapan harga dinamis sempat menjadi sorotan tajam di Inggris pada September 2024 saat tiket tur reuni band Oasis dijual dengan harga jauh di atas harga yang tertera, membuat penggemar membayar hingga 350 poundsterling (Rp7,7 juta).
Baca Juga: Kans Adrian Wibowo Bela Timnas Indonesia Tanpa Dinaturalisasi
Presiden FIFA, Gianni Infantino , sendiri pernah memuji model ini. Namun, optimisme Infantino tidak sejalan dengan kenyataan di Piala Dunia Antarklub 2025. Di sana, minimnya penonton memaksa harga tiket turun drastis, bahkan dari 350 poundsterling menjadi hanya 9 poundsterling untuk pertandingan semifinal.
Meski Piala Dunia 2026 diprediksi tidak akan menghadapi masalah serupa karena tingginya antusiasme, turnamen ini berpotensi mengalami kelebihan kapasitas penonton karena jumlah tim yang diperluas dari 32 menjadi 48 tim. Selain itu, penyelenggaraan di tengah teriknya musim panas juga menjadi tantangan tersendiri.
Piala Dunia 2026 akan berlangsung dari 11 Juni hingga 19 Juli, di 16 kota yang tersebar di AS, Kanada, dan Meksiko. Final akan digelar di Stadion MetLife di New Jersey. Penjualan tiket tahap pertama dimulai pada 10 September.
(yov)
Lihat Juga :