Jejak Emas dari Atas: Buku Biografi Candra Wijaya, Kisah Inspirasi dari Sang Legenda untuk Generasi Muda
Minggu, 14 September 2025 - 06:33 WIB
loading...
Perjalanan hidup dan karier gemilang legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya, kini terabadikan dalam sebuah buku / Foto: Ist
A
A
A
TANGERANG - Perjalanan hidup dan karier gemilang legenda bulu tangkis Indonesia, Candra Wijaya , kini terabadikan dalam sebuah buku. Berjudul "Jejak Emas dari Atas," buku yang ditulis oleh wartawan senior Broto Happy Wondomisnowo ini resmi diluncurkan, Sabtu (13/9/2025) di Candra Wijaya International Badminton Centre, Serpong.
Acara peluncuran dihadiri oleh berbagai tokoh bulu tangkis dan olahraga, menegaskan pentingnya dokumentasi sejarah para pahlawan olahraga nasional. Peluncuran buku ini dihadiri oleh banyak nama besar, termasuk legenda seperti Christian Hadinata, Greysia Polii, Sigit Budiarto, serta mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.
Kehadiran mereka menunjukkan betapa besarnya pengaruh Candra Wijaya di dunia bulu tangkis. Dalam sambutannya, Imam Nahrawi menyebut Candra Wijaya sebagai sosok teladan.
Baca Juga: Hendra/Debby Sabet Gelar Juara BWF World Senior Championships 2025
"Candra adalah salah satu ganda putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Ia memberi banyak inspirasi tentang cara meraih dan menjaga prestasi. Semoga ia terus memotivasi pebulu tangkis muda demi kejayaan bulu tangkis Indonesia di masa depan," ujar Imam.
![Jejak Emas dari Atas: Buku Biografi Candra Wijaya, Kisah Inspirasi dari Sang Legenda untuk Generasi Muda]()
Christian Hadinata, yang juga seorang legenda, memberikan pandangan senada. Ia menyoroti karakter keras kepala atau ngeyel Candra sebagai kunci kesuksesannya.
"Sifat itu sangat berguna, baik saat latihan maupun bertanding. Terbukti dia bisa meraih banyak prestasi terbaik sepanjang kariernya," kata Christian.
Baca Juga: Carabao International Open: Florian Kohler Perkenalkan Biliar Artistik Trickshot ke Masyarakat Kota Batu
Penulis buku, Broto Happy Wondomisnowo, mengungkapkan bahwa salah satu motivasinya adalah minimnya literatur bulu tangkis di Indonesia. Padahal, menurutnya, banyak kisah berharga dari para legenda yang perlu diwariskan kepada generasi selanjutnya.
"Harapannya, buku ini bisa memotivasi legenda lain untuk berbagi pengalaman mereka. Literatur bulu tangkis kita masih terbatas, padahal kita dikenal sebagai negara yang kuat di olahraga ini. Semoga buku Candra Wijaya ini menjadi awal yang baik," harap Broto.
Bagi Candra Wijaya sendiri, buku ini lebih dari sekadar biografi. Ini adalah catatan sejarah yang merangkum pemikiran dan kontribusinya bagi bulu tangkis. "Saya ingin menyampaikan bahwa kesuksesan yang saya raih adalah hasil dari tekad kuat, profesionalisme, militansi, dan integritas," ungkap Candra.
Dengan diluncurkannya buku ini, diharapkan kisah-kisah sukses para legenda bulu tangkis dapat terus menginspirasi dan membakar semangat juang generasi muda.
Acara peluncuran dihadiri oleh berbagai tokoh bulu tangkis dan olahraga, menegaskan pentingnya dokumentasi sejarah para pahlawan olahraga nasional. Peluncuran buku ini dihadiri oleh banyak nama besar, termasuk legenda seperti Christian Hadinata, Greysia Polii, Sigit Budiarto, serta mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.
Kehadiran mereka menunjukkan betapa besarnya pengaruh Candra Wijaya di dunia bulu tangkis. Dalam sambutannya, Imam Nahrawi menyebut Candra Wijaya sebagai sosok teladan.
Baca Juga: Hendra/Debby Sabet Gelar Juara BWF World Senior Championships 2025
"Candra adalah salah satu ganda putra terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Ia memberi banyak inspirasi tentang cara meraih dan menjaga prestasi. Semoga ia terus memotivasi pebulu tangkis muda demi kejayaan bulu tangkis Indonesia di masa depan," ujar Imam.

Christian Hadinata, yang juga seorang legenda, memberikan pandangan senada. Ia menyoroti karakter keras kepala atau ngeyel Candra sebagai kunci kesuksesannya.
"Sifat itu sangat berguna, baik saat latihan maupun bertanding. Terbukti dia bisa meraih banyak prestasi terbaik sepanjang kariernya," kata Christian.
Baca Juga: Carabao International Open: Florian Kohler Perkenalkan Biliar Artistik Trickshot ke Masyarakat Kota Batu
Penulis buku, Broto Happy Wondomisnowo, mengungkapkan bahwa salah satu motivasinya adalah minimnya literatur bulu tangkis di Indonesia. Padahal, menurutnya, banyak kisah berharga dari para legenda yang perlu diwariskan kepada generasi selanjutnya.
"Harapannya, buku ini bisa memotivasi legenda lain untuk berbagi pengalaman mereka. Literatur bulu tangkis kita masih terbatas, padahal kita dikenal sebagai negara yang kuat di olahraga ini. Semoga buku Candra Wijaya ini menjadi awal yang baik," harap Broto.
Bagi Candra Wijaya sendiri, buku ini lebih dari sekadar biografi. Ini adalah catatan sejarah yang merangkum pemikiran dan kontribusinya bagi bulu tangkis. "Saya ingin menyampaikan bahwa kesuksesan yang saya raih adalah hasil dari tekad kuat, profesionalisme, militansi, dan integritas," ungkap Candra.
Dengan diluncurkannya buku ini, diharapkan kisah-kisah sukses para legenda bulu tangkis dapat terus menginspirasi dan membakar semangat juang generasi muda.
(yov)
Lihat Juga :