Final Ideal Superliga Junior 2025: PB Djarum vs Jaya Raya!
Sabtu, 20 September 2025 - 21:38 WIB
loading...
Aksi Raditya Bayu Wardhana saat membawa PB Djarum A melenggang ke partai puncak U-19 Putra usai mengubur asa Banthongyord (Thailand) di babak empat besar dengan meraih kemenangan 3-1 pada Superliga Junior 2025 / Foto: Ist
A
A
A
KUDUS - Pertarungan sengit para bintang bulu tangkis muda akan mencapai puncaknya di GOR Djarum, Jati, Kudus, Minggu (21/9/2025). Dua raksasa bulu tangkis Indonesia, PB Djarum dan PB Jaya Raya, akan saling jegal di final Superliga Junior 2025. Sementara PB Djarum juga akan menghadapi tantangan berat dari klub Thailand, Banthongyord.
Turnamen bergengsi persembahan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Polytron ini telah menyuguhkan drama dan kejutan sejak babak penyisihan. Di babak semifinal, PB Djarum A berhasil menyingkirkan Banthongyord (Thailand) dengan skor 3-1.
Kemenangan ini dipastikan setelah kapten tim, Raditya Bayu Wardhana, memetik kemenangan di partai pertama dan Yarits Al Kaaf Rengganingtyas menang di partai ketiga. Sayangnya, kemenangan terakhir didapat tanpa bertanding karena lawan mengalami cedera.
Di final, PB Djarum A akan menghadapi lawan yang tak kalah tangguh, PB Jaya Raya. Tim dari Jakarta ini mengamankan tiket ke final setelah menumbangkan PB Djarum B dengan skor 3-1.
Kapten PB Djarum A, Raditya Bayu, optimistis bisa meraih kemenangan dan mempertahankan Piala Liem Swie King. "Jaya Raya lawan yang sangat kuat... Tapi, kami tetap optimistis mampu meraih kemenangan dan kembali mempertahankan Piala Liem Swie King," ujarnya.
Di sektor putri, PB Djarum A akan berhadapan dengan Banthongyord (Thailand) di final. PB Djarum A lolos setelah mengalahkan 'saudara sendiri', PB Djarum B, dalam duel sengit.
Jolin Angelia dan ganda Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri menjadi penentu kemenangan. Sementara itu, Banthongyord yang hanya mengirimkan dua tim, berhasil meloloskan tim putrinya ke final setelah mengalahkan Global Badminton Academy (Amerika Serikat) dengan skor telak 3-0.
Kapten tim Banthongyord, Anyapat Phichitpreechasak, bertekad mengulang kesuksesan dua tahun lalu. "Kami yakin mampu mengalahkan PB Djarum A dan membawa pulang Piala Susy Susanti," tegasnya.
Pertarungan tak kalah seru juga terjadi di kategori U-13. Di sektor putra, PB Taqi Arena akan menantang PB Jaya Raya Solo. Taqi Arena lolos ke final setelah mengalahkan PB Talenta Manado dengan skor 3-0, sementara Jaya Raya Solo menumbangkan PB Champion Kudus dengan skor yang sama. Kedua tim akan memperebutkan Piala Tontowi Ahmad.
Di sektor putri, PB Champion Klaten akan berhadapan dengan KayP1 Champion Academy. PB Champion Klaten lolos setelah mengalahkan Jaya Raya Solo 3-1, dan KayP1 Champion Academy menyingkirkan Taqi Arena 3-1. Kedua tim akan memperebutkan Piala Liliyana Natsir.
Kategori U-13 Putri : PB Champion Klaten vs Taqi Arena
Kategori U-13 Putra : Taqi Arena vs Jaya Raya Solo
Kategori U-15 Putri : PB Djarum vs PB Exist
Kategori U-15 Putra : PB Djarum vs Taqi Arena
Kategori U-17 Putri : PB Djarum vs Granular (Thailand)
Kategori U-17 Putra : PB Exist vs PB Djarum
Kategori U-19 Putri : Banthongyord (Thailand) vs PB Djarum A
Kategori U-19 Putra : Jaya Raya vs PB Djarum A
Turnamen bergengsi persembahan Bakti Olahraga Djarum Foundation dan Polytron ini telah menyuguhkan drama dan kejutan sejak babak penyisihan. Di babak semifinal, PB Djarum A berhasil menyingkirkan Banthongyord (Thailand) dengan skor 3-1.
Kemenangan ini dipastikan setelah kapten tim, Raditya Bayu Wardhana, memetik kemenangan di partai pertama dan Yarits Al Kaaf Rengganingtyas menang di partai ketiga. Sayangnya, kemenangan terakhir didapat tanpa bertanding karena lawan mengalami cedera.
Di final, PB Djarum A akan menghadapi lawan yang tak kalah tangguh, PB Jaya Raya. Tim dari Jakarta ini mengamankan tiket ke final setelah menumbangkan PB Djarum B dengan skor 3-1.
Kapten PB Djarum A, Raditya Bayu, optimistis bisa meraih kemenangan dan mempertahankan Piala Liem Swie King. "Jaya Raya lawan yang sangat kuat... Tapi, kami tetap optimistis mampu meraih kemenangan dan kembali mempertahankan Piala Liem Swie King," ujarnya.
Di sektor putri, PB Djarum A akan berhadapan dengan Banthongyord (Thailand) di final. PB Djarum A lolos setelah mengalahkan 'saudara sendiri', PB Djarum B, dalam duel sengit.
Jolin Angelia dan ganda Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri menjadi penentu kemenangan. Sementara itu, Banthongyord yang hanya mengirimkan dua tim, berhasil meloloskan tim putrinya ke final setelah mengalahkan Global Badminton Academy (Amerika Serikat) dengan skor telak 3-0.
Kapten tim Banthongyord, Anyapat Phichitpreechasak, bertekad mengulang kesuksesan dua tahun lalu. "Kami yakin mampu mengalahkan PB Djarum A dan membawa pulang Piala Susy Susanti," tegasnya.
Pertarungan tak kalah seru juga terjadi di kategori U-13. Di sektor putra, PB Taqi Arena akan menantang PB Jaya Raya Solo. Taqi Arena lolos ke final setelah mengalahkan PB Talenta Manado dengan skor 3-0, sementara Jaya Raya Solo menumbangkan PB Champion Kudus dengan skor yang sama. Kedua tim akan memperebutkan Piala Tontowi Ahmad.
Di sektor putri, PB Champion Klaten akan berhadapan dengan KayP1 Champion Academy. PB Champion Klaten lolos setelah mengalahkan Jaya Raya Solo 3-1, dan KayP1 Champion Academy menyingkirkan Taqi Arena 3-1. Kedua tim akan memperebutkan Piala Liliyana Natsir.
Jadwal Pertandingan Final Superliga Junior 2025
Kategori U-13 Putri : PB Champion Klaten vs Taqi Arena
Kategori U-13 Putra : Taqi Arena vs Jaya Raya Solo
Kategori U-15 Putri : PB Djarum vs PB Exist
Kategori U-15 Putra : PB Djarum vs Taqi Arena
Kategori U-17 Putri : PB Djarum vs Granular (Thailand)
Kategori U-17 Putra : PB Exist vs PB Djarum
Kategori U-19 Putri : Banthongyord (Thailand) vs PB Djarum A
Kategori U-19 Putra : Jaya Raya vs PB Djarum A
(yov)
Lihat Juga :