Daftar Petarung MMA yang Mendukung Kemerdekaan Palestina
Selasa, 23 September 2025 - 15:12 WIB
loading...
Daftar Petarung MMA yang Mendukung Kemerdekaan Palestina
A
A
A
Dunia Mixed Martial Arts ( MMA ) tidak hanya menjadi ajang unjuk kekuatan fisik, tetapi juga panggung solidaritas. Sejumlah petarung kelas dunia pernah menunjukkan keberpihakan mereka terhadap perjuangan rakyat Palestina. Baik melalui aksi di dalam ring maupun pernyataan publik, dukungan itu menjadi simbol bahwa olahraga bisa menjadi sarana menyuarakan kemanusiaan.
Sedikitnya ada empat petarung MMA yang tercatat berani mengibarkan bendera Palestina atau menyerukan kebebasan bagi bangsa tertindas tersebut. Berikut daftar mereka:
![Daftar Petarung MMA yang Mendukung Kemerdekaan Palestina]()
Legenda UFC asal Dagestan, Rusia, ini dikenal sebagai inspirasi banyak petarung Muslim di dunia. Lahir pada 20 September 1988, Khabib mengukir rekor sempurna 29 kemenangan tanpa sekalipun kalah. Ia menjadi Muslim pertama yang menjuarai kelas ringan UFC sebelum pensiun pada 2020.
Meski tak berdarah Palestina, Khabib kerap menyuarakan solidaritasnya. Sosok yang dikenal religius ini menjadikan isu Palestina sebagai bagian dari panggilan kemanusiaan yang ia bela hingga kini.
![Daftar Petarung MMA yang Mendukung Kemerdekaan Palestina]()
Petarung kelas welter UFC ini lahir di Chicago, Amerika Serikat, pada 9 Juli 1988, dari orang tua berdarah Palestina. Belal Muhammad kerap mengibarkan bendera Palestina setiap kali menang bertanding. Ia juga aktif menyuarakan isu Palestina lewat media sosial, menjadikan panggung UFC bukan sekadar arena duel, tetapi juga ruang untuk menegaskan identitas dan solidaritas.
Dengan rekor 18 kemenangan dan hanya tiga kekalahan, Belal menjadi salah satu petarung Muslim paling berpengaruh di UFC.
![Daftar Petarung MMA yang Mendukung Kemerdekaan Palestina]()
Lahir di Chechnya pada 1 Mei 1994 dan berpaspor Swedia, Khamzat Chimaev adalah rising star UFC yang tak terkalahkan dengan 12 kemenangan. Ia sempat mencuri perhatian dunia pada 2020 setelah meraih dua kemenangan hanya dalam waktu 10 hari di Fight Island.
Di balik ketenarannya, Chimaev juga pernah mengibarkan bendera Palestina usai bertanding. Aksi itu memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan bisa lintas bangsa dan agama.
![Daftar Petarung MMA yang Mendukung Kemerdekaan Palestina]()
Nama terbaru yang mencuri perhatian dunia adalah Paddy McCorry, petarung asal Irlandia. Dalam ajang Cage Warriors 189 di Roma, 1 Juni 2025, McCorry mengalahkan Shuki Farage, eks tentara Israel. Usai duel, McCorry berdiri di atas lawannya sambil meneriakkan lantang “Free Palestine”.
Aksinya yang terekam kamera menjadi viral di media sosial. McCorry kemudian mengibarkan bendera Palestina ketika wasit mengumumkan dirinya sebagai pemenang. Dukungan itu kian bernilai karena dilakukan di panggung internasional, langsung di hadapan lawan dari Israel.
Tak hanya itu, Irlandia sebagai negara asal McCorry memang dikenal vokal menentang agresi Israel. Bahkan pemerintahnya secara resmi menyebut Israel melakukan genosida di Gaza. McCorry pun dipandang sebagai representasi suara rakyat Irlandia yang konsisten mendukung Palestina.
Aksi-aksi para petarung tersebut membuktikan bahwa olahraga bukan hanya soal kemenangan dan kekalahan. Dengan keberanian mengibarkan bendera Palestina di arena internasional, mereka menghadirkan pesan kuat bahwa keadilan dan kemerdekaan adalah hak semua bangsa. Dari Khabib hingga McCorry, suara mereka menjadi simbol bahwa ring oktagon pun bisa menjadi panggung perjuangan kemanusiaan.
Sedikitnya ada empat petarung MMA yang tercatat berani mengibarkan bendera Palestina atau menyerukan kebebasan bagi bangsa tertindas tersebut. Berikut daftar mereka:
1. Khabib Nurmagomedov

Legenda UFC asal Dagestan, Rusia, ini dikenal sebagai inspirasi banyak petarung Muslim di dunia. Lahir pada 20 September 1988, Khabib mengukir rekor sempurna 29 kemenangan tanpa sekalipun kalah. Ia menjadi Muslim pertama yang menjuarai kelas ringan UFC sebelum pensiun pada 2020.
Meski tak berdarah Palestina, Khabib kerap menyuarakan solidaritasnya. Sosok yang dikenal religius ini menjadikan isu Palestina sebagai bagian dari panggilan kemanusiaan yang ia bela hingga kini.
2. Belal Muhammad

Petarung kelas welter UFC ini lahir di Chicago, Amerika Serikat, pada 9 Juli 1988, dari orang tua berdarah Palestina. Belal Muhammad kerap mengibarkan bendera Palestina setiap kali menang bertanding. Ia juga aktif menyuarakan isu Palestina lewat media sosial, menjadikan panggung UFC bukan sekadar arena duel, tetapi juga ruang untuk menegaskan identitas dan solidaritas.
Dengan rekor 18 kemenangan dan hanya tiga kekalahan, Belal menjadi salah satu petarung Muslim paling berpengaruh di UFC.
3. Khamzat Chimaev

Lahir di Chechnya pada 1 Mei 1994 dan berpaspor Swedia, Khamzat Chimaev adalah rising star UFC yang tak terkalahkan dengan 12 kemenangan. Ia sempat mencuri perhatian dunia pada 2020 setelah meraih dua kemenangan hanya dalam waktu 10 hari di Fight Island.
Di balik ketenarannya, Chimaev juga pernah mengibarkan bendera Palestina usai bertanding. Aksi itu memperlihatkan bahwa solidaritas kemanusiaan bisa lintas bangsa dan agama.
4. Paddy McCorry

Nama terbaru yang mencuri perhatian dunia adalah Paddy McCorry, petarung asal Irlandia. Dalam ajang Cage Warriors 189 di Roma, 1 Juni 2025, McCorry mengalahkan Shuki Farage, eks tentara Israel. Usai duel, McCorry berdiri di atas lawannya sambil meneriakkan lantang “Free Palestine”.
Aksinya yang terekam kamera menjadi viral di media sosial. McCorry kemudian mengibarkan bendera Palestina ketika wasit mengumumkan dirinya sebagai pemenang. Dukungan itu kian bernilai karena dilakukan di panggung internasional, langsung di hadapan lawan dari Israel.
Tak hanya itu, Irlandia sebagai negara asal McCorry memang dikenal vokal menentang agresi Israel. Bahkan pemerintahnya secara resmi menyebut Israel melakukan genosida di Gaza. McCorry pun dipandang sebagai representasi suara rakyat Irlandia yang konsisten mendukung Palestina.
Aksi-aksi para petarung tersebut membuktikan bahwa olahraga bukan hanya soal kemenangan dan kekalahan. Dengan keberanian mengibarkan bendera Palestina di arena internasional, mereka menghadirkan pesan kuat bahwa keadilan dan kemerdekaan adalah hak semua bangsa. Dari Khabib hingga McCorry, suara mereka menjadi simbol bahwa ring oktagon pun bisa menjadi panggung perjuangan kemanusiaan.
(sto)
Lihat Juga :