Kontroversi Ballon d'Or 2025: Ayah Lamine Yamal Tuding Ada yang Aneh
Selasa, 23 September 2025 - 20:08 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Cremonese Belum Terkalahkan, Nicola Minta Tetap Waspada
Nasraoui mengklaim putranya adalah pemain terbaik di dunia dengan selisih yang sangat jauh. "Ini bukan perampokan, tapi kerusakan moral terbesar. Saya yakin Lamine adalah pemain terbaik di dunia sejauh ini. Bukan karena dia anak saya, tapi karena dia memang tidak punya saingan," tambahnya.
Meskipun Mounir Nasraoui tidak secara langsung menyebut hasil ini sebagai 'perampokan', jelas terlihat ia merasa putranya lebih pantas mendapatkan penghargaan tersebut. Di sisi lain, Lamine Yamal kini diakui sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dalam sejarah sepak bola.
Yamal saat ini memiliki nilai pasar tertinggi di dunia dan dianggap oleh banyak pihak memiliki masa depan yang gemilang. Jika ia berhasil membawa Spanyol menjadi juara Piala Dunia tahun depan, hampir dipastikan trofi Ballon d'Or akan berada di genggamannya pada tahun 2026.
Mengingat usianya yang masih sangat muda, persaingan di masa depan masih terbuka lebar bagi Yamal. Kekecewaan ini mungkin hanya akan menjadi motivasi ekstra bagi sang bintang muda untuk terus membuktikan diri di panggung dunia.
Nasraoui mengklaim putranya adalah pemain terbaik di dunia dengan selisih yang sangat jauh. "Ini bukan perampokan, tapi kerusakan moral terbesar. Saya yakin Lamine adalah pemain terbaik di dunia sejauh ini. Bukan karena dia anak saya, tapi karena dia memang tidak punya saingan," tambahnya.
Meskipun Mounir Nasraoui tidak secara langsung menyebut hasil ini sebagai 'perampokan', jelas terlihat ia merasa putranya lebih pantas mendapatkan penghargaan tersebut. Di sisi lain, Lamine Yamal kini diakui sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dalam sejarah sepak bola.
Yamal saat ini memiliki nilai pasar tertinggi di dunia dan dianggap oleh banyak pihak memiliki masa depan yang gemilang. Jika ia berhasil membawa Spanyol menjadi juara Piala Dunia tahun depan, hampir dipastikan trofi Ballon d'Or akan berada di genggamannya pada tahun 2026.
Mengingat usianya yang masih sangat muda, persaingan di masa depan masih terbuka lebar bagi Yamal. Kekecewaan ini mungkin hanya akan menjadi motivasi ekstra bagi sang bintang muda untuk terus membuktikan diri di panggung dunia.
(yov)
Lihat Juga :