Bakhodir Jalolov, Petinju Uzbekistan Guncang Kelas Berat dengan Rasio KO 93%
Rabu, 24 September 2025 - 15:22 WIB
loading...
Bakhodir Jalolov, Petinju Uzbekistan Guncang Kelas Berat dengan Rasio KO 93%
A
A
A
JAKARTA - Dunia tinju kelas berat tengah menantikan lahirnya bintang baru. Kali ini sorotan tertuju pada Bakhodir Jalolov, petinju asal Uzbekistan dengan rekor sempurna 15 kemenangan (14 di antaranya KO) atau rasio KO mencapai 93 persen. Sang “Big Uzbek” memastikan dirinya akan kembali naik ring pada 6 Oktober 2025 melawan petinju Rusia, Vitaly Kudukhov, di Saint Petersburg.
Jalolov, yang kini berusia 31 tahun, bukan nama asing di jagat tinju. Ia merupakan peraih dua medali emas Olimpiade dan pernah digadang-gadang promotor kawakan Bob Arum sebagai “bakat unik” yang mampu menjadi dominan di kelas berat.
“Tujuan saya jelas, saya ingin menjadi juara dunia kelas berat. Saya percaya dengan pengalaman yang saya miliki, saya layak menghadapi para petinju terbaik. Banyak warga Uzbekistan di Saint Petersburg yang menantikan pertarungan ini, dan saya akan memberikan penampilan terbaik,” ujar Jalolov melalui rilis resmi IBA.
Baca Juga: Bob Arum Juluki Devin Haney Bintang Olahraga Tinju Dunia
Kembalinya Jalolov terjadi di tengah transisi besar-besaran di kelas berat. Selama bertahun-tahun, divisi ini dikuasai oleh nama-nama besar seperti Anthony Joshua, Deontay Wilder, dan Tyson Fury. Namun, kejayaan mereka perlahan redup setelah Joshua ditaklukkan Oleksandr Usyk, sedangkan Wilder dua kali tumbang di tangan Fury dalam trilogi legendaris.
Kini, Usyk memegang status sebagai juara dunia tak terbantahkan setelah dua kali mengalahkan Fury serta menundukkan Daniel Dubois. Namun, dengan usianya yang mendekati 40 tahun, ruang kosong di puncak mulai terbuka bagi generasi baru. Jalolov pun termasuk dalam jajaran penantang masa depan bersama talenta muda lain seperti Moses Itauma.
Terakhir kali naik ring pada April lalu, Jalolov sukses mengatasi Igor Shevadzutskyi lewat kemenangan angka. Dengan tinggi badan 2,01 meter dan gaya kidal yang sulit dibaca lawan, Jalolov dinilai memiliki semua modal untuk merebut sabuk juara dunia. Meski begitu, waktu menjadi tantangan utama karena usianya sudah masuk kepala tiga.
Apakah Jalolov benar-benar akan memenuhi janjinya menjadi raja kelas berat berikutnya? Pertarungan kontra Kudukhov akan menjadi batu pijakan penting bagi “Big Uzbek” untuk membuktikan dirinya layak naik ke level elite.
Jalolov, yang kini berusia 31 tahun, bukan nama asing di jagat tinju. Ia merupakan peraih dua medali emas Olimpiade dan pernah digadang-gadang promotor kawakan Bob Arum sebagai “bakat unik” yang mampu menjadi dominan di kelas berat.
“Tujuan saya jelas, saya ingin menjadi juara dunia kelas berat. Saya percaya dengan pengalaman yang saya miliki, saya layak menghadapi para petinju terbaik. Banyak warga Uzbekistan di Saint Petersburg yang menantikan pertarungan ini, dan saya akan memberikan penampilan terbaik,” ujar Jalolov melalui rilis resmi IBA.
Baca Juga: Bob Arum Juluki Devin Haney Bintang Olahraga Tinju Dunia
Kembalinya Jalolov terjadi di tengah transisi besar-besaran di kelas berat. Selama bertahun-tahun, divisi ini dikuasai oleh nama-nama besar seperti Anthony Joshua, Deontay Wilder, dan Tyson Fury. Namun, kejayaan mereka perlahan redup setelah Joshua ditaklukkan Oleksandr Usyk, sedangkan Wilder dua kali tumbang di tangan Fury dalam trilogi legendaris.
Kini, Usyk memegang status sebagai juara dunia tak terbantahkan setelah dua kali mengalahkan Fury serta menundukkan Daniel Dubois. Namun, dengan usianya yang mendekati 40 tahun, ruang kosong di puncak mulai terbuka bagi generasi baru. Jalolov pun termasuk dalam jajaran penantang masa depan bersama talenta muda lain seperti Moses Itauma.
Terakhir kali naik ring pada April lalu, Jalolov sukses mengatasi Igor Shevadzutskyi lewat kemenangan angka. Dengan tinggi badan 2,01 meter dan gaya kidal yang sulit dibaca lawan, Jalolov dinilai memiliki semua modal untuk merebut sabuk juara dunia. Meski begitu, waktu menjadi tantangan utama karena usianya sudah masuk kepala tiga.
Apakah Jalolov benar-benar akan memenuhi janjinya menjadi raja kelas berat berikutnya? Pertarungan kontra Kudukhov akan menjadi batu pijakan penting bagi “Big Uzbek” untuk membuktikan dirinya layak naik ke level elite.
(sto)
Lihat Juga :