10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr
Sabtu, 27 September 2025 - 10:40 WIB
loading...
10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr
A
A
A
Hanya segelintir pesepak bola yang bisa mencatatkan namanya dalam sejarah dengan meraih tiga gelar paling prestisius di dunia sepak bola: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon d’Or .
Hingga kini, hanya ada 10 pemain yang berhasil melengkapi “triple mahkota” tersebut. Ousmane Dembele menjadi nama terbaru yang masuk daftar elit ini usai meraih Ballon d’Or 2025.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Dembele melengkapi koleksinya pada 2025. Ia sudah mengangkat trofi Piala Dunia bersama Prancis pada 2018, meraih Liga Champions bersama PSG pada 2025, dan kini menutupnya dengan Ballon d’Or. Perjalanan kariernya makin istimewa karena penuh perjuangan melawan cedera.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Legenda Prancis ini memenangkan Piala Dunia 1998, Ballon d’Or tahun yang sama, dan Liga Champions 2002 bersama Real Madrid. Zidane dikenang bukan hanya karena prestasinya, tetapi juga karena kepemimpinan dan teknik luar biasa yang menginspirasi generasi setelahnya.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Messi akhirnya menuntaskan dahaga Piala Dunia pada 2022 bersama Argentina. Sebelumnya, ia meraih empat trofi Liga Champions bersama Barcelona (2006, 2009, 2011, 2015) dan delapan Ballon d’Or sepanjang kariernya. Banyak yang menyebut La Pulga sebagai pemain terbaik sepanjang masa.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Charlton membawa Inggris menjuarai Piala Dunia 1966, tahun yang sama saat ia dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or. Dua tahun kemudian, ia mengantar Manchester United meraih European Cup 1968. Namanya abadi sebagai simbol kejayaan sepak bola Inggris.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Pesona Ronaldinho mencapai puncaknya saat mengantar Brasil juara Piala Dunia 2002, Barcelona juara Liga Champions 2006, serta memenangkan Ballon d’Or 2005. Senyum, flair, dan kreativitasnya membuat ia menjadi ikon sepak bola yang dicintai penggemar di seluruh dunia.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Kaka meraih Piala Dunia 2002, memimpin AC Milan menjuarai Liga Champions 2007, dan di tahun yang sama dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or. Gaya bermainnya yang elegan membuatnya jadi salah satu gelandang terbaik pada masanya.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Rivaldo lebih dulu memenangkan Ballon d’Or 1999 sebelum menambah koleksi dengan Piala Dunia 2002 dan Liga Champions 2003 bersama AC Milan. Tendangan kaki kirinya yang mematikan masih membekas dalam ingatan para pencinta sepak bola.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
“Der Bomber” adalah simbol ketajaman. Ia membawa Jerman Barat juara Piala Dunia 1974, Bayern Munich juara European Cup tiga kali beruntun (1974–1976), dan memenangi Ballon d’Or 1970. Rekor golnya hingga kini masih menjadi tolok ukur bagi striker dunia.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Dikenal sebagai “Der Kaiser”, Beckenbauer memimpin Jerman Barat menjuarai Piala Dunia 1974 dan Bayern Munich meraih tiga gelar European Cup berturut-turut (1974–1976). Ia juga memenangi Ballon d’Or dua kali, pada 1972 dan 1976, sekaligus merevolusi peran sweeper.
![10 Pesepak Bola yang Raih Triple Mahkota: Piala Dunia, Liga Champions, dan Ballon dOr]()
Pahlawan Italia di Piala Dunia 1982 ini juga mengangkat trofi Ballon d’Or di tahun yang sama. Tiga tahun kemudian, Rossi mempersembahkan European Cup bagi Juventus. Gol-golnya di Piala Dunia Spanyol 1982 dikenang sebagai salah satu kisah epik sepak bola Italia.
Daftar ini semakin spesial karena tidak banyak legenda lain yang bisa masuk, termasuk Pele dan Diego Maradona. Pele tak pernah bermain di Eropa saat Ballon d’Or hanya diberikan untuk pemain Eropa, sementara Maradona tidak pernah mengangkat trofi Liga Champions.
Hingga kini, hanya ada 10 pemain yang berhasil melengkapi “triple mahkota” tersebut. Ousmane Dembele menjadi nama terbaru yang masuk daftar elit ini usai meraih Ballon d’Or 2025.
Berikut daftarnya:
1. Ousmane Dembele (Prancis)

Dembele melengkapi koleksinya pada 2025. Ia sudah mengangkat trofi Piala Dunia bersama Prancis pada 2018, meraih Liga Champions bersama PSG pada 2025, dan kini menutupnya dengan Ballon d’Or. Perjalanan kariernya makin istimewa karena penuh perjuangan melawan cedera.
2. Zinedine Zidane (Prancis)

Legenda Prancis ini memenangkan Piala Dunia 1998, Ballon d’Or tahun yang sama, dan Liga Champions 2002 bersama Real Madrid. Zidane dikenang bukan hanya karena prestasinya, tetapi juga karena kepemimpinan dan teknik luar biasa yang menginspirasi generasi setelahnya.
3. Lionel Messi (Argentina)

Messi akhirnya menuntaskan dahaga Piala Dunia pada 2022 bersama Argentina. Sebelumnya, ia meraih empat trofi Liga Champions bersama Barcelona (2006, 2009, 2011, 2015) dan delapan Ballon d’Or sepanjang kariernya. Banyak yang menyebut La Pulga sebagai pemain terbaik sepanjang masa.
4. Sir Bobby Charlton (Inggris)

Charlton membawa Inggris menjuarai Piala Dunia 1966, tahun yang sama saat ia dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or. Dua tahun kemudian, ia mengantar Manchester United meraih European Cup 1968. Namanya abadi sebagai simbol kejayaan sepak bola Inggris.
5. Ronaldinho (Brasil)

Pesona Ronaldinho mencapai puncaknya saat mengantar Brasil juara Piala Dunia 2002, Barcelona juara Liga Champions 2006, serta memenangkan Ballon d’Or 2005. Senyum, flair, dan kreativitasnya membuat ia menjadi ikon sepak bola yang dicintai penggemar di seluruh dunia.
6. Kaka (Brasil)

Kaka meraih Piala Dunia 2002, memimpin AC Milan menjuarai Liga Champions 2007, dan di tahun yang sama dinobatkan sebagai pemenang Ballon d’Or. Gaya bermainnya yang elegan membuatnya jadi salah satu gelandang terbaik pada masanya.
7. Rivaldo (Brasil)

Rivaldo lebih dulu memenangkan Ballon d’Or 1999 sebelum menambah koleksi dengan Piala Dunia 2002 dan Liga Champions 2003 bersama AC Milan. Tendangan kaki kirinya yang mematikan masih membekas dalam ingatan para pencinta sepak bola.
8. Gerd Muller (Jerman Barat)

“Der Bomber” adalah simbol ketajaman. Ia membawa Jerman Barat juara Piala Dunia 1974, Bayern Munich juara European Cup tiga kali beruntun (1974–1976), dan memenangi Ballon d’Or 1970. Rekor golnya hingga kini masih menjadi tolok ukur bagi striker dunia.
9. Franz Beckenbauer (Jerman Barat)

Dikenal sebagai “Der Kaiser”, Beckenbauer memimpin Jerman Barat menjuarai Piala Dunia 1974 dan Bayern Munich meraih tiga gelar European Cup berturut-turut (1974–1976). Ia juga memenangi Ballon d’Or dua kali, pada 1972 dan 1976, sekaligus merevolusi peran sweeper.
10. Paolo Rossi (Italia)

Pahlawan Italia di Piala Dunia 1982 ini juga mengangkat trofi Ballon d’Or di tahun yang sama. Tiga tahun kemudian, Rossi mempersembahkan European Cup bagi Juventus. Gol-golnya di Piala Dunia Spanyol 1982 dikenang sebagai salah satu kisah epik sepak bola Italia.
Daftar ini semakin spesial karena tidak banyak legenda lain yang bisa masuk, termasuk Pele dan Diego Maradona. Pele tak pernah bermain di Eropa saat Ballon d’Or hanya diberikan untuk pemain Eropa, sementara Maradona tidak pernah mengangkat trofi Liga Champions.
(sto)
Lihat Juga :