Karier Canelo Tamat? Berapa Lama Absen dari Tinju usai Operasi Siku
Rabu, 01 Oktober 2025 - 08:08 WIB
loading...
Berapa Lama Canelo Absen dari Tinju usai Operasi Siku, Kariernya Tamat?/Marca
A
A
A
Berapa lama Saul Canelo Alvarez akan absen dari dunia tinju setelah operasi siku? Inikah akhir karier tinju sang mantan juara dunia tak terbantahkan? Jawaban dua pertanyaan ini ditunggu penggemar tinju yang belum tahu.
Jenis cedera yang dialami petinju Meksiko ini belum diketahui. Mantan juara kelas menengah super tak terbantahkan, Saul Canelo Alvarez, sedang mengalami masa sulit dalam kariernya. Pada 13 September, ia kehilangan empat gelar kelas menengah super miliknya dari Terence Crawford, dan dominasinya pun meredup di hadapan jutaan penggemar di seluruh dunia. Kini, telah dipastikan bahwa petinju Meksiko tersebut akan menjalani operasi, yang dapat menunda kembalinya ia ke ring.
Baca Juga: Canelo Semakin Tua, Ini saat yang Tepat untuk Melawannya
Terungkap, berdasarkan informasi dari rombongan Turki Alalshikh, Sheikh, dan presiden Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi, bahwa Saul Canelo Alvarez harus menjalani operasi siku, sebuah prosedur yang akan membuatnya absen dari latihan, bukan hanya karena operasi tersebut, tetapi juga karena ia akan menjalani sesi rehabilitasi selama berbulan-bulan.
Kapan jadwal pertarungan Saul Canelo Alvarez berikutnya? Kalender pertarungan petinju kelahiran Guadalajara ini mencakup dua periode dalam setahun: bulan Mei, untuk memperingati Pertempuran Puebla, dan bulan September, selama perayaan Fiestas Patrias.
Namun, muncul spekulasi bahwa dengan kekalahan dari petinju Amerika tersebut, promotor Arab tersebut segera mencarikan pertarungan lain bagi petinju Meksiko tersebut agar tetap diingat publik. Namun, karena cedera siku, kemungkinan Saul Canelo Alvarez baru akan kembali ke ring pada September 2026.
Belum ada pernyataan resmi dari tim Canelo maupun Turki Alalshikh untuk mengetahui diagnosis pastinya. Jenis cedera ini cenderung terjadi pada tulang rawan, ligamen, atau taji tulang yang aus, yang masih belum diketahui. Namun, jelas bahwa siku Canelo Alvarez telah mengalami aus akibat bertahun-tahun berlatih tinju dengan intensitas tinggi. Pertanyaan yang kini membebani masa depannya adalah apakah kembalinya ia ke ring akan mempertahankan level yang menjadikannya salah satu petinju terhebat di dunia tinju kontemporer.
Baca Juga: Canelo Operasi Siku, Comeback Februari Ditunda Tanpa Batas Waktu
Saul Canelo Alvarez berusia 37 tahun dan telah menjalani 68 pertandingan profesional dalam dua dekade kariernya yang tak terputus. Namun, cedera-cedera ini tidak membahayakan karier tinjunya di tahun-tahun mendatang. Konsekuensi langsungnya adalah berkurangnya aktivitas olahraga dan publiknya secara signifikan. Kamp pelatihan terjadwal, persiapan media, dan tur promosi akan ditunda sementara petinju tersebut berkonsentrasi pada pemulihan.
Para ahli medis menunjukkan bahwa operasi dapat meredakan nyeri dan memulihkan mobilitas, yang akan memungkinkan Canelo mempertahankan kekuatan dan kecepatan pukulannya. Kasus serupa pada petinju lain menunjukkan bahwa pemulihan penuh dapat memakan waktu beberapa bulan. Namun, beberapa analis tinju menunjukkan bahwa akumulasi kelelahan fisik dapat memengaruhi performanya, meskipun prosedurnya berhasil.
Jenis cedera yang dialami petinju Meksiko ini belum diketahui. Mantan juara kelas menengah super tak terbantahkan, Saul Canelo Alvarez, sedang mengalami masa sulit dalam kariernya. Pada 13 September, ia kehilangan empat gelar kelas menengah super miliknya dari Terence Crawford, dan dominasinya pun meredup di hadapan jutaan penggemar di seluruh dunia. Kini, telah dipastikan bahwa petinju Meksiko tersebut akan menjalani operasi, yang dapat menunda kembalinya ia ke ring.
Baca Juga: Canelo Semakin Tua, Ini saat yang Tepat untuk Melawannya
Terungkap, berdasarkan informasi dari rombongan Turki Alalshikh, Sheikh, dan presiden Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi, bahwa Saul Canelo Alvarez harus menjalani operasi siku, sebuah prosedur yang akan membuatnya absen dari latihan, bukan hanya karena operasi tersebut, tetapi juga karena ia akan menjalani sesi rehabilitasi selama berbulan-bulan.
Kapan jadwal pertarungan Saul Canelo Alvarez berikutnya? Kalender pertarungan petinju kelahiran Guadalajara ini mencakup dua periode dalam setahun: bulan Mei, untuk memperingati Pertempuran Puebla, dan bulan September, selama perayaan Fiestas Patrias.
Namun, muncul spekulasi bahwa dengan kekalahan dari petinju Amerika tersebut, promotor Arab tersebut segera mencarikan pertarungan lain bagi petinju Meksiko tersebut agar tetap diingat publik. Namun, karena cedera siku, kemungkinan Saul Canelo Alvarez baru akan kembali ke ring pada September 2026.
Belum ada pernyataan resmi dari tim Canelo maupun Turki Alalshikh untuk mengetahui diagnosis pastinya. Jenis cedera ini cenderung terjadi pada tulang rawan, ligamen, atau taji tulang yang aus, yang masih belum diketahui. Namun, jelas bahwa siku Canelo Alvarez telah mengalami aus akibat bertahun-tahun berlatih tinju dengan intensitas tinggi. Pertanyaan yang kini membebani masa depannya adalah apakah kembalinya ia ke ring akan mempertahankan level yang menjadikannya salah satu petinju terhebat di dunia tinju kontemporer.
Baca Juga: Canelo Operasi Siku, Comeback Februari Ditunda Tanpa Batas Waktu
Saul Canelo Alvarez berusia 37 tahun dan telah menjalani 68 pertandingan profesional dalam dua dekade kariernya yang tak terputus. Namun, cedera-cedera ini tidak membahayakan karier tinjunya di tahun-tahun mendatang. Konsekuensi langsungnya adalah berkurangnya aktivitas olahraga dan publiknya secara signifikan. Kamp pelatihan terjadwal, persiapan media, dan tur promosi akan ditunda sementara petinju tersebut berkonsentrasi pada pemulihan.
Para ahli medis menunjukkan bahwa operasi dapat meredakan nyeri dan memulihkan mobilitas, yang akan memungkinkan Canelo mempertahankan kekuatan dan kecepatan pukulannya. Kasus serupa pada petinju lain menunjukkan bahwa pemulihan penuh dapat memakan waktu beberapa bulan. Namun, beberapa analis tinju menunjukkan bahwa akumulasi kelelahan fisik dapat memengaruhi performanya, meskipun prosedurnya berhasil.
(aww)
Lihat Juga :