Pegolf Elite Dunia Berburu Gelar di Jakarta International Championship 2025
Kamis, 02 Oktober 2025 - 09:25 WIB
loading...
A
A
A
''Banyak hal telah terjadi sejak saya menang di India. Saya mengalami sedikit kemunduranbeberapa bulan setelah itu. Jadi, saya harus melakukan beberapa penyesuaian. Sekarang,lebih dari enam bulan berlalu, saya merasa berada di posisi yang berbeda. Saya sedangmenjalani apa yang saya jalani sekarang. Tapi ya, saya tahu ketika saya menggabungkan apayang saya mampu lakukan, saya bisa melakukannya. Saya bisa melakukan hal-hal sepertiyang saya lakukan di India. Dan itu adalah tujuan ke depan untuk bermain di level tersebut,”kata Ollie, yang sukses meraih trofi juara di India dengan mengalahkan salah satu raksasagolf dunia saat ini dan juga Bintang LIV Golf, Bryson DeChambeau, dengan keunggulan 4 pukulan.
Untuk kesekian kalinya, Scott Vincent bertandang lagi di Jakarta. Namun, ini merupakan kalipertama pegolf Zimbabwe ini bermain di Damai Indah Golf-Pantai Indah Kapuk (PIK). Pegolfyang menjuarai International Series Morocco tahun ini dan pernah bermain di LIV Golf pada2023-2024 ini sedang berupaya untuk kembali ke liga elite golf dunia dengan mencapai finisterbaik di JAKIC 2025 ini.
“Ya, (Kemenangan) Maroko benar-benar luar biasa. Itu adalah minggu yang luar biasabeberapa bulan yang lalu. Jadi, seperti yang Ollie katakan, banyak hal telah terjadi sejak saatitu. Kami semua telah bekerja keras. Tentu saja, ini bukan sesuatu yang selalu kita harapkanterjadi setiap minggu, tapi menyenangkan ketika itu bisa terjadi. Setelah beberapa bulanberlalu, dan sudah berkeliling dunia di antara waktu itu, permainan golfku makin bagus dansolid. Jadi kita lihat saja di mana posisi kita minggu ini,” kata Vincent, yang saat ini berada diposisi kedua di International Series Ranking.
Pegolf yang berhasil menduduki posisi puncak di International Series Ranking pada akhirmusim 2025 memang akan mendapatkan hadiah utama: bertanding di LIV Golf League 2026.Liga golf dunia tersebut menjadi impian utama para pegolf di Asian Tour karena itu menjadilevel kompetisi tertinggi dalam karier profesional mereka—selain bermain di event-eventmajor.
Selain AK, Ollie, dan Vincent, JAKIC 2025 pun menghadirkan para pegolf elite Asian Touryang akan menjadi pesaing-pesaing yang tangguh. Mereka adalah John Catlin (USA), RichardTaehon Lee (CAN), Kazuki Higa (JPN), Suteepat Prateptienchai (THA), Jazz Janewattananond(THA), Sangmoon Bae (KOR), dan Gaganjeet Bhullar (IND). Catlin merupakan juara Order ofMerit Asian Tour 2024 serta peraih 3 gelar European Tour (kini DP World Tour) dan 6 titelAsian Tour—termasuk International Series Macau dan Saudi Open pada 2024 lalu.
Leeadalah juara Indonesian Masters 2024, 1 dari 3 gelar juara Asian Tour, sedangkan Higamerupakan pegolf yang sedang dalam performa terbaiknya dengan meraih gelar juara back-to-back setelah meraih 2 gelar juara Asian Tour (7 September dan 14 September 2025). Jazzpernah menjuarai turnamen Indonesian Masters 2019, 1 dari 7 trofi di Asian Tour, dan jugajuara Order of Merit Asian Tour 2019.
Penampilan Bae pun tidak kalah bersinar di musim ini, dengan raihan 3 gelar juara AsianTour, sedangkan Bhullar merupakan pemain yang berpengalaman di Indonesia denganraihan 5 trofi juara (3 di Indonesia Open, 1 Indonesia President Invitational, dan 1 IndonesiaMasters) daari 11 koleksi gelar Asian Tour-nya. Satu gelar juaranya di Indonesia bahkanterukir di PIK Course pada Indonesia Open 2013 dengan skor total 16-di bawah-par.JAKIC 2025 pun menghadirkan 11 pegolf terbaik Indonesia.
Untuk kesekian kalinya, Scott Vincent bertandang lagi di Jakarta. Namun, ini merupakan kalipertama pegolf Zimbabwe ini bermain di Damai Indah Golf-Pantai Indah Kapuk (PIK). Pegolfyang menjuarai International Series Morocco tahun ini dan pernah bermain di LIV Golf pada2023-2024 ini sedang berupaya untuk kembali ke liga elite golf dunia dengan mencapai finisterbaik di JAKIC 2025 ini.
“Ya, (Kemenangan) Maroko benar-benar luar biasa. Itu adalah minggu yang luar biasabeberapa bulan yang lalu. Jadi, seperti yang Ollie katakan, banyak hal telah terjadi sejak saatitu. Kami semua telah bekerja keras. Tentu saja, ini bukan sesuatu yang selalu kita harapkanterjadi setiap minggu, tapi menyenangkan ketika itu bisa terjadi. Setelah beberapa bulanberlalu, dan sudah berkeliling dunia di antara waktu itu, permainan golfku makin bagus dansolid. Jadi kita lihat saja di mana posisi kita minggu ini,” kata Vincent, yang saat ini berada diposisi kedua di International Series Ranking.
Pegolf yang berhasil menduduki posisi puncak di International Series Ranking pada akhirmusim 2025 memang akan mendapatkan hadiah utama: bertanding di LIV Golf League 2026.Liga golf dunia tersebut menjadi impian utama para pegolf di Asian Tour karena itu menjadilevel kompetisi tertinggi dalam karier profesional mereka—selain bermain di event-eventmajor.
Selain AK, Ollie, dan Vincent, JAKIC 2025 pun menghadirkan para pegolf elite Asian Touryang akan menjadi pesaing-pesaing yang tangguh. Mereka adalah John Catlin (USA), RichardTaehon Lee (CAN), Kazuki Higa (JPN), Suteepat Prateptienchai (THA), Jazz Janewattananond(THA), Sangmoon Bae (KOR), dan Gaganjeet Bhullar (IND). Catlin merupakan juara Order ofMerit Asian Tour 2024 serta peraih 3 gelar European Tour (kini DP World Tour) dan 6 titelAsian Tour—termasuk International Series Macau dan Saudi Open pada 2024 lalu.
Leeadalah juara Indonesian Masters 2024, 1 dari 3 gelar juara Asian Tour, sedangkan Higamerupakan pegolf yang sedang dalam performa terbaiknya dengan meraih gelar juara back-to-back setelah meraih 2 gelar juara Asian Tour (7 September dan 14 September 2025). Jazzpernah menjuarai turnamen Indonesian Masters 2019, 1 dari 7 trofi di Asian Tour, dan jugajuara Order of Merit Asian Tour 2019.
Penampilan Bae pun tidak kalah bersinar di musim ini, dengan raihan 3 gelar juara AsianTour, sedangkan Bhullar merupakan pemain yang berpengalaman di Indonesia denganraihan 5 trofi juara (3 di Indonesia Open, 1 Indonesia President Invitational, dan 1 IndonesiaMasters) daari 11 koleksi gelar Asian Tour-nya. Satu gelar juaranya di Indonesia bahkanterukir di PIK Course pada Indonesia Open 2013 dengan skor total 16-di bawah-par.JAKIC 2025 pun menghadirkan 11 pegolf terbaik Indonesia.
Lihat Juga :