Cerita Jonatan Christie dan Gelar Juara Perdana sebagai Pemain Nonpelatnas
Kamis, 02 Oktober 2025 - 10:57 WIB
loading...
Cerita Jonatan Christie dan Gelar Juara Perdana sebagai Pemain Nonpelatnas
A
A
A
JAKARTA - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengungkapkan rasanya menjadi juara Korea Open 2025 sebagai pemain nonpelatnas PBSI . Pasalnya ini menjadi pertama kalinya bagi Jonatan, keluar sebagai juara dengan status profesional.
Sejak meninggalkan pelatnas PBSI pada Mei 2025, Jonatan akhirnya menuntaskan dahaga gelar di Korea Open 2025 pada pekan lalu. Gelar terasa spesial karena terakhir Jonatan meraih gelar juara adalah di Badminton Asia Championships 2024.
Belum lagi, ini adalah gelar perdananya dengan status pemain profesional. Jonatan pun mengakui bahwa untuk mencapai titik ini cukup berat, karena banyak proses yang harus dilalui.
Baca Juga: Jonatan Christie Juara Korea Open 2025 usai Kandaskan Anders Antonsen
Namun, Jonatan mengakui bahwa dengan status nonpelatnas PBSI, kemenangan tersebut terasa berbeda. Apalagi selama perjalanannya, pemain berusia 28 tahun itu merasa memiliki banyak keuntungan dengan status profesional.
"Bedanya adalah saya pakai uang sendiri, enggak bercanda haha. Tapi enggak, bener sih, kan lebih tanggung jawab sendiri lah, terus dari program latihan kan juga saya menjalani apa yang bener-bener saya butuhkan," ungkap Jonatan dalam wawancara eksklusif bersama iNews Media Group jelang tampil di BDMNTN-XL 2025, Rabu 1 Oktober 2025.
"Itu momen yang dimana membuat saya sangat berbeda, apalagi ketika belakangan ini juga cedera, itu sangat-sangat mengganggu juga, rehabnya juga sangat-sangat baik, saya punya fisio yang cukup bagus juga, yang membuat saya bisa, apa ya yang tadinya itu jalan sakit, terus main harus minum obat, sekarang tuh enggak perlu minum obat gitu, bener-bener free pain lah gitu," tambahnya.
"Tetapi memang dibayarnya harus dengan rehabnya yang bagus, terus juga recovery-nya juga setelah dan sebelum latihan, arena yang paling penting tuh di situ. Nah dengan saya individual kan, mereka 100% perhatiannya tuh ke saya, jadi itu yang saya dapat dari ketika saya bermain sebagai individual player," lanjutnya.
Lebih lanjut, Jonatan mengaku dengan status baru ini, ia meras segalanya lebih baik. Sebab, pusat perhatian kini hanya tertuju padanya bersama seluruh tim yang sudah ia rekrut.
"Saya pribadi malah lebih baik, karena orang yang saya hire, dia hanya memikirkan saya gitu, kalau di dalam (pelatnas) mereka memikirkan banyak atlet, dan itu yang ya tidak bisa disalahkan juga karena kan atletnya juga banyak," imbuh Jonatan.
"Kita tidak bisa diprioritaskan yang seperti apa juga gitu, pasti ada batasannya, tapi kalau ini kan bener-bener waktunya dia hanya memikirkan saya gitu, ibaratnya kalau saya sakit, ya mereka pun sakit gitu, jadi mereka juga merasakan rasa sakit saya juga gitu, jadi kita saling membantu," lanjutnya.
"Saya juga jujur dengan apa yang saya rasain, mereka memberikan advice, masukan juga yang mereka pahami untuk saya perbuat, untuk saya latih. Jadi kita saling bekerja sama lah. Itu yang membuat saya juara kemarin itu lebih berat, karena prosesnya itu," tutupnya.
Usai juara Korea Open 2025, Jonatan pun akan kembali unjuk gigi pada pekan ini di BDMNTN-XL 2025. Ajang bertajuk fun match tersebut akan berlangsung di Istora Senayan pada 2-5 Oktober 2025.
Sejak meninggalkan pelatnas PBSI pada Mei 2025, Jonatan akhirnya menuntaskan dahaga gelar di Korea Open 2025 pada pekan lalu. Gelar terasa spesial karena terakhir Jonatan meraih gelar juara adalah di Badminton Asia Championships 2024.
Belum lagi, ini adalah gelar perdananya dengan status pemain profesional. Jonatan pun mengakui bahwa untuk mencapai titik ini cukup berat, karena banyak proses yang harus dilalui.
Baca Juga: Jonatan Christie Juara Korea Open 2025 usai Kandaskan Anders Antonsen
Namun, Jonatan mengakui bahwa dengan status nonpelatnas PBSI, kemenangan tersebut terasa berbeda. Apalagi selama perjalanannya, pemain berusia 28 tahun itu merasa memiliki banyak keuntungan dengan status profesional.
"Bedanya adalah saya pakai uang sendiri, enggak bercanda haha. Tapi enggak, bener sih, kan lebih tanggung jawab sendiri lah, terus dari program latihan kan juga saya menjalani apa yang bener-bener saya butuhkan," ungkap Jonatan dalam wawancara eksklusif bersama iNews Media Group jelang tampil di BDMNTN-XL 2025, Rabu 1 Oktober 2025.
"Itu momen yang dimana membuat saya sangat berbeda, apalagi ketika belakangan ini juga cedera, itu sangat-sangat mengganggu juga, rehabnya juga sangat-sangat baik, saya punya fisio yang cukup bagus juga, yang membuat saya bisa, apa ya yang tadinya itu jalan sakit, terus main harus minum obat, sekarang tuh enggak perlu minum obat gitu, bener-bener free pain lah gitu," tambahnya.
"Tetapi memang dibayarnya harus dengan rehabnya yang bagus, terus juga recovery-nya juga setelah dan sebelum latihan, arena yang paling penting tuh di situ. Nah dengan saya individual kan, mereka 100% perhatiannya tuh ke saya, jadi itu yang saya dapat dari ketika saya bermain sebagai individual player," lanjutnya.
Lebih lanjut, Jonatan mengaku dengan status baru ini, ia meras segalanya lebih baik. Sebab, pusat perhatian kini hanya tertuju padanya bersama seluruh tim yang sudah ia rekrut.
"Saya pribadi malah lebih baik, karena orang yang saya hire, dia hanya memikirkan saya gitu, kalau di dalam (pelatnas) mereka memikirkan banyak atlet, dan itu yang ya tidak bisa disalahkan juga karena kan atletnya juga banyak," imbuh Jonatan.
"Kita tidak bisa diprioritaskan yang seperti apa juga gitu, pasti ada batasannya, tapi kalau ini kan bener-bener waktunya dia hanya memikirkan saya gitu, ibaratnya kalau saya sakit, ya mereka pun sakit gitu, jadi mereka juga merasakan rasa sakit saya juga gitu, jadi kita saling membantu," lanjutnya.
"Saya juga jujur dengan apa yang saya rasain, mereka memberikan advice, masukan juga yang mereka pahami untuk saya perbuat, untuk saya latih. Jadi kita saling bekerja sama lah. Itu yang membuat saya juara kemarin itu lebih berat, karena prosesnya itu," tutupnya.
Usai juara Korea Open 2025, Jonatan pun akan kembali unjuk gigi pada pekan ini di BDMNTN-XL 2025. Ajang bertajuk fun match tersebut akan berlangsung di Istora Senayan pada 2-5 Oktober 2025.
(sto)
Lihat Juga :