PSSI Kecewa Surat Protes Soal Wasit Kuwait Tak Direspons AFC
Jum'at, 03 Oktober 2025 - 11:09 WIB
loading...
PSSI Kecewa Surat Protes Soal Wasit Kuwait Tak Direspons AFC
A
A
A
JAKARTA - PSSI dibuat kecewa karena AFC tidak merespons surat protes soal penunjukan wasit asal Kuwait di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia . Padahal, PSSI ingin wasit yang memimpin pertandingan Timnas Indonesia berasal dari negara netral.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Arab Saudi dan Irak di babak keempat. Skuad Garuda akan memulai perjuangannya dengan melawan Arab Saudi pada 9 Oktober, kemudian menantang Irak pada 12 Oktober mendatang.
Pada laga melawan Arab Saudi, wasit asal Kuwait, Ahmed Al-Ali diketahui akan memimpin pertandingan tersebut. Seluruh perangkat pertandingan mulai dari asisten wasit hingga petugas VAR juga berasal dari Kuwait. Situasi ini dinilai memberatkan Timnas Indonesia karena wasit yang ditunjuk berasal dari negara Timur Tengah seperti tuan rumah.
Baca Juga: Dadakan! Kiper PSM Makassar Reza Arya Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Nah, PSSI pun sejatinya sudah melayangkan protes terkait penunjukan wasit asal Kuwait tersebut kepada AFC. PSSI ingin wasit yang memimpin laga Timnas Indonesia di babak keempat berasal dari negara netral. Akan tetapi, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji mengungkapkan bahwa sampai saat ini surat protes tersebut tidak direspons oleh AFC.
“Sampai hari ini (kemarin) belum ada informasi, pemberitahuan atau apapun berkaitan dengan soal keberatan kami dipimpin oleh wasit yang sudah dijadwalkan,” kata Sumardji di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/10) kemarin.
“Kami menginginkan ada perubahan wasit yang betul-betul netral, mungkin dari Eropa atau dari mana yang benar-benar netral. Tapi faktanya sampai dengan saat sekarang ini surat yang kami kirimkan belum ada balasan apa-apa,” sambungnya.
Sumardji pun tak bisa menutupi rasa khawatirnya. Sebab, yang sudah-sudah, kepemimpinan wasit Timur Tengah selalu menjadi sorotan setiap memimpin laga Timnas Indonesia. Terlebih saat ini, wasit Kuwait memimpin laga saat melawan Arab Saudi yang merupakan tuan rumah dari babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
“Tentu kita melihat dari setiap pertandingan ya, setiap pertandingan, event-event di sana. Saya tidak bisa menjelaskan, tidak bisa mengatakan, tapi masyarakat Indonesia semua tahu lah bagaimana perlakuan wasit perangkat pertandingan ketika kita berada di sana,” ujarnya.
“Jadi dengan kondisi yang masih seperti ini memberatkan apa ya? Ya sangat memberatkan, karena memberatkan itu maka kami bersurat agar supaya perangkat pertandingan yang memimpin pertandingan baik lawan Arab Saudi maupun lawan Irak itu betul-betul wasit yang netral,” pungkas Sumardji.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Arab Saudi dan Irak di babak keempat. Skuad Garuda akan memulai perjuangannya dengan melawan Arab Saudi pada 9 Oktober, kemudian menantang Irak pada 12 Oktober mendatang.
Pada laga melawan Arab Saudi, wasit asal Kuwait, Ahmed Al-Ali diketahui akan memimpin pertandingan tersebut. Seluruh perangkat pertandingan mulai dari asisten wasit hingga petugas VAR juga berasal dari Kuwait. Situasi ini dinilai memberatkan Timnas Indonesia karena wasit yang ditunjuk berasal dari negara Timur Tengah seperti tuan rumah.
Baca Juga: Dadakan! Kiper PSM Makassar Reza Arya Perkuat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Nah, PSSI pun sejatinya sudah melayangkan protes terkait penunjukan wasit asal Kuwait tersebut kepada AFC. PSSI ingin wasit yang memimpin laga Timnas Indonesia di babak keempat berasal dari negara netral. Akan tetapi, Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji mengungkapkan bahwa sampai saat ini surat protes tersebut tidak direspons oleh AFC.
“Sampai hari ini (kemarin) belum ada informasi, pemberitahuan atau apapun berkaitan dengan soal keberatan kami dipimpin oleh wasit yang sudah dijadwalkan,” kata Sumardji di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (2/10) kemarin.
“Kami menginginkan ada perubahan wasit yang betul-betul netral, mungkin dari Eropa atau dari mana yang benar-benar netral. Tapi faktanya sampai dengan saat sekarang ini surat yang kami kirimkan belum ada balasan apa-apa,” sambungnya.
Sumardji pun tak bisa menutupi rasa khawatirnya. Sebab, yang sudah-sudah, kepemimpinan wasit Timur Tengah selalu menjadi sorotan setiap memimpin laga Timnas Indonesia. Terlebih saat ini, wasit Kuwait memimpin laga saat melawan Arab Saudi yang merupakan tuan rumah dari babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
“Tentu kita melihat dari setiap pertandingan ya, setiap pertandingan, event-event di sana. Saya tidak bisa menjelaskan, tidak bisa mengatakan, tapi masyarakat Indonesia semua tahu lah bagaimana perlakuan wasit perangkat pertandingan ketika kita berada di sana,” ujarnya.
“Jadi dengan kondisi yang masih seperti ini memberatkan apa ya? Ya sangat memberatkan, karena memberatkan itu maka kami bersurat agar supaya perangkat pertandingan yang memimpin pertandingan baik lawan Arab Saudi maupun lawan Irak itu betul-betul wasit yang netral,” pungkas Sumardji.
(sto)
Lihat Juga :