Berbekal Latihan 10 Hari, Handezka Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Kejuaraan Dunia Sambo 2025
Sabtu, 04 Oktober 2025 - 17:07 WIB
loading...
Indonesia berhasil mengukir sejarah kecil di ajang World Youth and Junior Sambo Championship 2025 yang digelar di JSI Resort Convention Hall Megamendung, Bogor, Jawa Barat / Foto: Ist
A
A
A
CIAWI - Indonesia berhasil mengukir sejarah kecil di ajang World Youth and Junior Sambo Championship 2025 yang digelar di JSI Resort Convention Hall Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Adalah Handezka Vaktorias yang sukses mempersembahkan medali pertama untuk Merah Putih dengan meraih perunggu.
Handezka, atlet kelahiran Padang, Sumatera Barat, ini menunjukkan performa luar biasa di nomor Combat (Tarung) Kelas 64kg Junior Putra. "Bangga dan senang benar bisa mempersembahkan perunggu, yang merupakan medali pertama untuk Indonesia. Rasanya lega dapat membuat bangga Indonesia," ujar Handezka kepada awak media.
Pencapaian ini semakin membanggakan karena Handezka tergolong baru dalam menekuni olahraga bela diri Sambo. Ia merupakan mantan atlet gulat dan baru fokus berlatih teknik Sambo selama 10 hari saat menjalani Training Camp (TC) di Karawang, Jawa Barat.
"Saya baru fokus berlatih teknik Sambo 10 hari saat menjalani TC di Karawang. Sebelumnya saya merupakan atlet gulat," tambahnya.
Perjalanan Handezka meraih perunggu dimulai dengan kemenangan meyakinkan atas Wail Laarif dari Maroko melalui kemenangan angka mutlak di babak awal. Kemenangan tersebut mengantarnya ke semifinal.
Sayangnya, langkah Handezka terhenti di semifinal setelah ia harus mengakui keunggulan Rosul Dzhabrailov dari Turkmenistan dengan kekalahan angka tipis.
"Sangat disayangkan saya harus menderita kalah tipis di semifinal," tutur siswa SMA 2 Gunung Talang ini.
"Tapi saya jadi punya pengalaman berharga dari kekalahan ini untuk lebih berkembang. Harus selalu tetap fokus hingga pertandingan berakhir."
Handezka, yang mengagumi mantan bintang UFC Khabib Nurmagomedov, bertekad untuk berlatih lebih keras dan menjunjung disiplin guna bisa kembali mengharumkan nama bangsa di masa depan.
Handezka, atlet kelahiran Padang, Sumatera Barat, ini menunjukkan performa luar biasa di nomor Combat (Tarung) Kelas 64kg Junior Putra. "Bangga dan senang benar bisa mempersembahkan perunggu, yang merupakan medali pertama untuk Indonesia. Rasanya lega dapat membuat bangga Indonesia," ujar Handezka kepada awak media.
Pencapaian ini semakin membanggakan karena Handezka tergolong baru dalam menekuni olahraga bela diri Sambo. Ia merupakan mantan atlet gulat dan baru fokus berlatih teknik Sambo selama 10 hari saat menjalani Training Camp (TC) di Karawang, Jawa Barat.
"Saya baru fokus berlatih teknik Sambo 10 hari saat menjalani TC di Karawang. Sebelumnya saya merupakan atlet gulat," tambahnya.
Perjalanan Handezka meraih perunggu dimulai dengan kemenangan meyakinkan atas Wail Laarif dari Maroko melalui kemenangan angka mutlak di babak awal. Kemenangan tersebut mengantarnya ke semifinal.
Sayangnya, langkah Handezka terhenti di semifinal setelah ia harus mengakui keunggulan Rosul Dzhabrailov dari Turkmenistan dengan kekalahan angka tipis.
"Sangat disayangkan saya harus menderita kalah tipis di semifinal," tutur siswa SMA 2 Gunung Talang ini.
"Tapi saya jadi punya pengalaman berharga dari kekalahan ini untuk lebih berkembang. Harus selalu tetap fokus hingga pertandingan berakhir."
Handezka, yang mengagumi mantan bintang UFC Khabib Nurmagomedov, bertekad untuk berlatih lebih keras dan menjunjung disiplin guna bisa kembali mengharumkan nama bangsa di masa depan.
(yov)
Lihat Juga :