Cerita Ole Romeny Pulih dari Cedera, Temukan Keluarga di Timnas Indonesia
Senin, 06 Oktober 2025 - 09:00 WIB
loading...
Cerita Ole Romeny Pulih dari Cedera, Temukan Keluarga di Timnas Indonesia
A
A
A
ARAB SAUDI – - Ole Romeny menjalani masa-masa berat setelah mengalami patah kaki pada Juli lalu. Namun, semangatnya untuk kembali membela Timnas Indonesia di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi bahan bakar utama dalam proses pemulihan yang luar biasa disiplin.
Striker Oxford United itu mengalami cedera serius saat membela klubnya di turnamen pramusim Piala Presiden 2025. Sejak itu, ia menjalani pemulihan intensif di Amsterdam, Belanda, dan bahkan rela menjalani “mode super fokus”: tanpa gula, tanpa gangguan, hanya tekad untuk pulih secepat mungkin.
“Cedera seperti ini tidak mudah. Saya harus bekerja sangat keras. Hari-harinya panjang sekali, tapi saya memberikan segalanya,” kata Romeny dalam kanal The Haye Way, Senin (6/10/2025).
Ia mengaku menjaga setiap detail hidupnya — dari pola makan, tidur, hingga mental. “Saya tidak makan satu gram gula pun sejak cedera itu. Saya selalu makan sehat, tapi belum pernah sefokus ini. Kalau saya makan yang tidak bagus, saya bahkan tidak bisa tidur nyenyak,” tuturnya.
Semua pengorbanan itu dilakukan demi satu tujuan: mengenakan kembali seragam merah Timnas Indonesia.
Romeny yang resmi menjadi WNI pada Februari 2025, kini mengaku menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar tempat bermain sepak bola — ia menemukan keluarga.
“Rasanya seperti keluarga sendiri. Kami datang dari latar yang berbeda-beda, tapi begitu mengenakan jersey yang sama, semuanya terasa menyatu,” ujarnya.
Kehangatan dan solidaritas di ruang ganti Timnas membuatnya merasa betah. Ia bahkan menyebut setiap panggilan membela Indonesia sebagai momen yang selalu ia tunggu.
“Budaya di tim ini sangat positif. Setiap kali kami berkumpul, ada semangat kebersamaan yang luar biasa,” tambahnya.
Kini, Romeny berpacu dengan waktu agar bisa tampil maksimal saat Indonesia menghadapi laga krusial Grup B melawan Arab Saudi (9 Oktober 2025) dan Irak (12 Oktober 2025) di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Skuad asuhan Patrick Kluivert ini masih menunggu beberapa pemain bergabung untuk melengkapi sesi latihan di Arab Saudi. Namun bagi Romeny, momen ini lebih dari sekadar pertandingan — ini adalah bukti cinta dan pengorbanan untuk tim yang sudah ia anggap sebagai rumah.
“Kalau kamu benar-benar menginginkan sesuatu, kamu akan melakukan hal-hal gila untuk mencapainya,” katanya tegas.
Perjuangan Ole Romeny menggambarkan dedikasi tulus seorang pemain yang rela mengubah seluruh hidupnya demi kembali membela Merah Putih. Dari meja perawatan di Amsterdam hingga lapangan latihan di Arab Saudi, Romeny menunjukkan arti sejati dari kata pengorbanan dan cinta untuk Garuda.
Striker Oxford United itu mengalami cedera serius saat membela klubnya di turnamen pramusim Piala Presiden 2025. Sejak itu, ia menjalani pemulihan intensif di Amsterdam, Belanda, dan bahkan rela menjalani “mode super fokus”: tanpa gula, tanpa gangguan, hanya tekad untuk pulih secepat mungkin.
“Cedera seperti ini tidak mudah. Saya harus bekerja sangat keras. Hari-harinya panjang sekali, tapi saya memberikan segalanya,” kata Romeny dalam kanal The Haye Way, Senin (6/10/2025).
Ia mengaku menjaga setiap detail hidupnya — dari pola makan, tidur, hingga mental. “Saya tidak makan satu gram gula pun sejak cedera itu. Saya selalu makan sehat, tapi belum pernah sefokus ini. Kalau saya makan yang tidak bagus, saya bahkan tidak bisa tidur nyenyak,” tuturnya.
Semua pengorbanan itu dilakukan demi satu tujuan: mengenakan kembali seragam merah Timnas Indonesia.
Romeny yang resmi menjadi WNI pada Februari 2025, kini mengaku menemukan sesuatu yang lebih dari sekadar tempat bermain sepak bola — ia menemukan keluarga.
“Rasanya seperti keluarga sendiri. Kami datang dari latar yang berbeda-beda, tapi begitu mengenakan jersey yang sama, semuanya terasa menyatu,” ujarnya.
Kehangatan dan solidaritas di ruang ganti Timnas membuatnya merasa betah. Ia bahkan menyebut setiap panggilan membela Indonesia sebagai momen yang selalu ia tunggu.
“Budaya di tim ini sangat positif. Setiap kali kami berkumpul, ada semangat kebersamaan yang luar biasa,” tambahnya.
Kini, Romeny berpacu dengan waktu agar bisa tampil maksimal saat Indonesia menghadapi laga krusial Grup B melawan Arab Saudi (9 Oktober 2025) dan Irak (12 Oktober 2025) di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Skuad asuhan Patrick Kluivert ini masih menunggu beberapa pemain bergabung untuk melengkapi sesi latihan di Arab Saudi. Namun bagi Romeny, momen ini lebih dari sekadar pertandingan — ini adalah bukti cinta dan pengorbanan untuk tim yang sudah ia anggap sebagai rumah.
“Kalau kamu benar-benar menginginkan sesuatu, kamu akan melakukan hal-hal gila untuk mencapainya,” katanya tegas.
Perjuangan Ole Romeny menggambarkan dedikasi tulus seorang pemain yang rela mengubah seluruh hidupnya demi kembali membela Merah Putih. Dari meja perawatan di Amsterdam hingga lapangan latihan di Arab Saudi, Romeny menunjukkan arti sejati dari kata pengorbanan dan cinta untuk Garuda.
(sto)
Lihat Juga :