Rekor Jumlah Penonton MotoGP Indonesia dari Tahun ke Tahun
Senin, 06 Oktober 2025 - 11:24 WIB
loading...
Rekor Jumlah Penonton MotoGP Indonesia dari Tahun ke Tahun
A
A
A
MANDALIKA - Gelaran MotoGP Indonesia 2025 mencatat sejarah baru. Jumlah penonton di Sirkuit Mandalika mencapai 140.324 orang, menjadi rekor tertinggi sejak ajang ini pertama kali digelar di tanah air.
Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibanding dua tahun sebelumnya. Pada 2023, jumlah penonton tercatat 102.929 orang, naik menjadi 121.252 pada 2024, dan kembali melonjak hingga 140.324 pada tahun ini. Dalam tiga musim terakhir, total peningkatan mencapai 37.395 penonton atau tumbuh sekitar 36,3 persen.
Kenaikan paling tajam terjadi pada 2025, dengan tambahan 19.072 penonton dibanding tahun sebelumnya—setara pertumbuhan 15,7 persen. Tak hanya tribun utama yang padat, area Paddock dan VIP Village juga mencatat lonjakan pengunjung hingga 36 persen, dari 10.955 menjadi 14.887 orang.
Pertumbuhan Stabil Tiga Tahun Berturut-turut
Tren kenaikan jumlah penonton menandakan bahwa MotoGP Mandalika semakin mengakar di hati penggemar motorsport. Sepanjang tiga hari penyelenggaraan, mulai dari sesi latihan Jumat hingga balapan utama Minggu, seluruhnya mencatat peningkatan pengunjung.
Hari puncak (race day) menjadi magnet utama dengan 67.905 penonton, melampaui catatan tahun sebelumnya yang berjumlah 60.709. Bahkan sesi Jumat dan Sabtu juga dipadati penggemar, menunjukkan semakin banyak penonton yang memilih menikmati keseluruhan rangkaian akhir pekan MotoGP.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, mengapresiasi peningkatan besar ini sebagai bukti keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah ajang balap dunia.
“Lonjakan dari 102 ribu di 2023, menjadi 121 ribu di 2024, dan kini lebih dari 140 ribu pada 2025 adalah pencapaian luar biasa. Ini bukti bahwa MotoGP Mandalika semakin dicintai, bukan hanya oleh penonton Indonesia, tapi juga penggemar dari berbagai negara,” ujar Priandhi.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tak lepas dari berbagai pembenahan, mulai dari peningkatan kapasitas tribun, perbaikan infrastruktur pendukung, hingga penyempurnaan sistem tiket digital.
“Kami memperluas fasilitas, memperbaiki akses transportasi, dan memperkuat sistem manajemen penonton. Hasilnya bisa langsung dirasakan tahun ini,” tambahnya.
Kebanggaan Nasional dan Dampak Ekonomi
Menurut Priandhi, keberhasilan Mandalika tidak hanya tercermin dari jumlah penonton, tetapi juga dari reputasi Indonesia di mata dunia.
“MotoGP Mandalika kini menjadi agenda wajib dalam kalender wisata olahraga global. Pertumbuhan penonton adalah bukti bahwa dunia percaya pada kemampuan Indonesia menyelenggarakan ajang bertaraf internasional,” tegasnya.
Lonjakan jumlah penonton juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Tingkat hunian hotel di kawasan Lombok Tengah dan sekitarnya mencapai lebih dari 90 persen selama pekan balapan, sementara sektor UMKM dan transportasi lokal turut menikmati peningkatan permintaan yang tajam.
Dengan total penonton mencapai 140 ribu orang, Sirkuit Mandalika kini sejajar dengan sirkuit-sirkuit bergengsi seperti Sepang (Malaysia), Buriram (Thailand), dan Phillip Island (Australia).
Ajang ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia bukan sekadar tuan rumah MotoGP, melainkan juga pemain utama dalam kalender motorsport dunia.
Angka tersebut menunjukkan lonjakan signifikan dibanding dua tahun sebelumnya. Pada 2023, jumlah penonton tercatat 102.929 orang, naik menjadi 121.252 pada 2024, dan kembali melonjak hingga 140.324 pada tahun ini. Dalam tiga musim terakhir, total peningkatan mencapai 37.395 penonton atau tumbuh sekitar 36,3 persen.
Kenaikan paling tajam terjadi pada 2025, dengan tambahan 19.072 penonton dibanding tahun sebelumnya—setara pertumbuhan 15,7 persen. Tak hanya tribun utama yang padat, area Paddock dan VIP Village juga mencatat lonjakan pengunjung hingga 36 persen, dari 10.955 menjadi 14.887 orang.
Pertumbuhan Stabil Tiga Tahun Berturut-turut
Tren kenaikan jumlah penonton menandakan bahwa MotoGP Mandalika semakin mengakar di hati penggemar motorsport. Sepanjang tiga hari penyelenggaraan, mulai dari sesi latihan Jumat hingga balapan utama Minggu, seluruhnya mencatat peningkatan pengunjung.
Hari puncak (race day) menjadi magnet utama dengan 67.905 penonton, melampaui catatan tahun sebelumnya yang berjumlah 60.709. Bahkan sesi Jumat dan Sabtu juga dipadati penggemar, menunjukkan semakin banyak penonton yang memilih menikmati keseluruhan rangkaian akhir pekan MotoGP.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria, mengapresiasi peningkatan besar ini sebagai bukti keberhasilan Indonesia menjadi tuan rumah ajang balap dunia.
“Lonjakan dari 102 ribu di 2023, menjadi 121 ribu di 2024, dan kini lebih dari 140 ribu pada 2025 adalah pencapaian luar biasa. Ini bukti bahwa MotoGP Mandalika semakin dicintai, bukan hanya oleh penonton Indonesia, tapi juga penggemar dari berbagai negara,” ujar Priandhi.
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan tersebut tak lepas dari berbagai pembenahan, mulai dari peningkatan kapasitas tribun, perbaikan infrastruktur pendukung, hingga penyempurnaan sistem tiket digital.
“Kami memperluas fasilitas, memperbaiki akses transportasi, dan memperkuat sistem manajemen penonton. Hasilnya bisa langsung dirasakan tahun ini,” tambahnya.
Kebanggaan Nasional dan Dampak Ekonomi
Menurut Priandhi, keberhasilan Mandalika tidak hanya tercermin dari jumlah penonton, tetapi juga dari reputasi Indonesia di mata dunia.
“MotoGP Mandalika kini menjadi agenda wajib dalam kalender wisata olahraga global. Pertumbuhan penonton adalah bukti bahwa dunia percaya pada kemampuan Indonesia menyelenggarakan ajang bertaraf internasional,” tegasnya.
Lonjakan jumlah penonton juga membawa dampak ekonomi yang signifikan bagi Lombok dan Nusa Tenggara Barat. Tingkat hunian hotel di kawasan Lombok Tengah dan sekitarnya mencapai lebih dari 90 persen selama pekan balapan, sementara sektor UMKM dan transportasi lokal turut menikmati peningkatan permintaan yang tajam.
Dengan total penonton mencapai 140 ribu orang, Sirkuit Mandalika kini sejajar dengan sirkuit-sirkuit bergengsi seperti Sepang (Malaysia), Buriram (Thailand), dan Phillip Island (Australia).
Ajang ini sekaligus mempertegas posisi Indonesia bukan sekadar tuan rumah MotoGP, melainkan juga pemain utama dalam kalender motorsport dunia.
(sto)
Lihat Juga :