Timnas Indonesia Lakoni 2 Laga di Timur Tengah, Netralitas AFC Dipertanyakan
Selasa, 07 Oktober 2025 - 07:00 WIB
loading...
Timnas Indonesia Lakoni 2 Laga di Timur Tengah, Netralitas AFC Dipertanyakan
A
A
A
Menjelang dua laga berat di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia , Timnas Indonesia tak hanya menghadapi tekanan di lapangan, tetapi juga situasi yang sarat kontroversi di luar arena. Keputusan AFC menunjuk Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk seluruh pertandingan grup menuai kritik dari berbagai pihak, sementara media Vietnam justru menunjukkan keyakinan bahwa skuad Garuda mampu menembus batasnya.
Kritik soal Netralitas AFC
Dari Malaysia, pengamat sepak bola Faiz Gurun melontarkan protes keras terhadap AFC yang dianggap tidak transparan dan berat sebelah. Menurutnya, keputusan menggelar seluruh laga Grup B di Arab Saudi — yang juga menjadi peserta — bisa mengganggu prinsip fair play dan keseimbangan kompetisi.
“Apakah semua pertandingan harus di Timur Tengah? Tidak adakah tempat yang netral seperti Korea Selatan, Jepang, atau bahkan Kuala Lumpur?” ujar Faiz dalam siniar Bola Itu Life, Senin (6/10/2025).
Baca Juga: Saatnya Timnas Indonesia Beraksi! Ini Jadwal dan Link Streaming di VISION+
Faiz menilai keputusan itu menguntungkan Arab Saudi, baik dari segi adaptasi cuaca maupun dukungan penonton. Ia bahkan menyebut, meski markas AFC berada di Kuala Lumpur, akses informasi tentang dasar keputusan tersebut sulit diperoleh oleh media maupun pengamat.
Di sisi lain, nada optimistis datang dari Vietnam. Media Soha VN memuji kekuatan skuad asuhan Patrick Kluivert, yang dinilai sebagai salah satu tim paling solid dalam sejarah modern sepak bola Indonesia.
“Semua pemain yang dibawanya berpengalaman dan memiliki banyak waktu bermain. Nama-nama yang terpilih juga dianggap sebagai talenta-talenta terbaik sepak bola Indonesia,” tulis Soha VN.
Meski kehilangan kiper utama Emil Audero karena cedera dan masih menanti kepastian kondisi Ole Romeny, Soha menilai komposisi tim Indonesia tetap kompetitif dan punya potensi memberi kejutan di Arab Saudi.
Dua laga — melawan Arab Saudi (9 Oktober) dan Irak (12 Oktober 2025) — akan menjadi ujian sejati bagi Timnas Indonesia. Di tengah kontroversi soal lokasi pertandingan dan sorotan media kawasan, skuad Garuda tetap diharapkan tampil dengan semangat tinggi dan rasa percaya diri.
Optimisme media Vietnam dan kritik dari pengamat Malaysia justru memperlihatkan satu hal: Timnas Indonesia kini diperhitungkan di kancah Asia. Terlepas dari di mana pertandingan digelar, perjuangan Garuda kali ini bukan sekadar soal lolos atau tidak, tetapi tentang menunjukkan bahwa Indonesia pantas dihormati di panggung terbesar dunia.
Kritik soal Netralitas AFC
Dari Malaysia, pengamat sepak bola Faiz Gurun melontarkan protes keras terhadap AFC yang dianggap tidak transparan dan berat sebelah. Menurutnya, keputusan menggelar seluruh laga Grup B di Arab Saudi — yang juga menjadi peserta — bisa mengganggu prinsip fair play dan keseimbangan kompetisi.
“Apakah semua pertandingan harus di Timur Tengah? Tidak adakah tempat yang netral seperti Korea Selatan, Jepang, atau bahkan Kuala Lumpur?” ujar Faiz dalam siniar Bola Itu Life, Senin (6/10/2025).
Baca Juga: Saatnya Timnas Indonesia Beraksi! Ini Jadwal dan Link Streaming di VISION+
Faiz menilai keputusan itu menguntungkan Arab Saudi, baik dari segi adaptasi cuaca maupun dukungan penonton. Ia bahkan menyebut, meski markas AFC berada di Kuala Lumpur, akses informasi tentang dasar keputusan tersebut sulit diperoleh oleh media maupun pengamat.
Di sisi lain, nada optimistis datang dari Vietnam. Media Soha VN memuji kekuatan skuad asuhan Patrick Kluivert, yang dinilai sebagai salah satu tim paling solid dalam sejarah modern sepak bola Indonesia.
“Semua pemain yang dibawanya berpengalaman dan memiliki banyak waktu bermain. Nama-nama yang terpilih juga dianggap sebagai talenta-talenta terbaik sepak bola Indonesia,” tulis Soha VN.
Meski kehilangan kiper utama Emil Audero karena cedera dan masih menanti kepastian kondisi Ole Romeny, Soha menilai komposisi tim Indonesia tetap kompetitif dan punya potensi memberi kejutan di Arab Saudi.
Dua laga — melawan Arab Saudi (9 Oktober) dan Irak (12 Oktober 2025) — akan menjadi ujian sejati bagi Timnas Indonesia. Di tengah kontroversi soal lokasi pertandingan dan sorotan media kawasan, skuad Garuda tetap diharapkan tampil dengan semangat tinggi dan rasa percaya diri.
Optimisme media Vietnam dan kritik dari pengamat Malaysia justru memperlihatkan satu hal: Timnas Indonesia kini diperhitungkan di kancah Asia. Terlepas dari di mana pertandingan digelar, perjuangan Garuda kali ini bukan sekadar soal lolos atau tidak, tetapi tentang menunjukkan bahwa Indonesia pantas dihormati di panggung terbesar dunia.
(sto)
Lihat Juga :