Ketua KOI: Tak Ada Dualisme Organisasi Tinju Amatir di Indonesia, yang Diakui Internasional Hanya Perbati

Selasa, 07 Oktober 2025 - 15:34 WIB
loading...
Ketua KOI: Tak Ada Dualisme...
Ketua KOI: Tak Ada Dualisme Organisasi Tinju Amatir di Indonesia, yang Diakui Internasional Hanya Perbati
A A A
BALI - Ketua Komite Olimpiade Indonesia ( KOI ) atau President National Olympic Committee (NOC) Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa tidak ada dualisme organisasi tinju amatir di Tanah Air. Hal itu disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati) 2024 yang digelar di Bali, Sabtu (4/10/2025).

Menurut Okto, sapaan akrabnya, setiap warga negara memiliki hak untuk berserikat dan membentuk organisasi, termasuk di bidang olahraga. Namun, ia menekankan bahwa agar diakui sebagai bagian dari ekosistem olahraga dunia di bawah naungan International Olympic Committee (IOC), sebuah organisasi harus mendapatkan legitimasi dari federasi internasional yang sah.

“Berkumpul dan berserikat adalah hak setiap warga negara, termasuk mendirikan organisasi olahraga. Tapi kalau ingin menjadi bagian dari sistem olahraga dunia di bawah IOC, maka organisasi tersebut harus diakui oleh federasi internasional yang resmi,” ujar Okto.

Baca Juga: Ketum KOI: Jangan Terpancing Tuduhan Indonesia Terlibat Sanksi FIFA

Ia menjelaskan bahwa dalam cabang olahraga tinju, federasi internasional yang diakui IOC adalah World Boxing (WB). WB mengakui Asian Boxing di tingkat Asia, dan federasi tersebut kemudian mengakui Perbati sebagai organisasi resmi tinju amatir di Indonesia.

Dengan pengakuan berjenjang itu, Perbati secara sah menjadi satu-satunya organisasi tinju amatir Indonesia yang diakui secara internasional.

“Strukturnya jelas. IOC mengakui World Boxing, World Boxing mengakui Asian Boxing, dan Asian Boxing mengakui Perbati. Maka KOI atau NOC Indonesia pun mengakui Perbati sebagai anggota resmi,” tegas Okto.

Ia menambahkan, ketentuan ini sudah diatur dalam Olympic Charter, yang menjadi dasar tata kelola olahraga dunia. Karena itu, sebuah negara tidak bisa secara sepihak menentukan organisasi yang diakui di tingkat internasional, terlebih untuk urusan pengiriman atlet ke ajang multievent seperti Olimpiade.

“Begitu aturannya. Tidak bisa sesuka hati. Artinya, hanya Perbati yang berhak mengirimkan atlet ke ajang internasional di bawah naungan IOC, termasuk Olimpiade,” ujarnya.

Pernyataan Okto ini menegaskan posisi Perbati sebagai satu-satunya lembaga yang sah membina dan mewakili cabang olahraga tinju amatir Indonesia di level dunia, sekaligus menutup polemik tentang isu dualisme organisasi dalam tubuh olahraga tinju nasional.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jack Catterall Rebut...
Jack Catterall Rebut Sabuk WBA usai Kalahkan Shakhram Giyasov
Mantan Juara Dunia Tinju...
Mantan Juara Dunia Tinju Paulie Malignaggi Tumbang KO di Duel Bare-Knuckle
Byson Fight 2026 Resmi...
Byson Fight 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pertarungan Berkualitas
Cucu Muhammad Ali Turun...
Cucu Muhammad Ali Turun Gunung, Nico Ali Walsh Perjuangkan Hak Petinju Profesional
Resmi, Naoya Inoue Jadi...
Resmi, Naoya Inoue Jadi Petinju Terbaik Dunia Geser Oleksandr Usyk
Jadwal Tinju Dunia Pekan...
Jadwal Tinju Dunia Pekan Ini: Duel Panas Fabio Wardley vs Daniel Dubois Jadi Sorotan
Hunter Biden Tantang...
Hunter Biden Tantang Putra-putra Trump untuk Pertandingan Tinju
Syifa Hadju Bangga El...
Syifa Hadju Bangga El Rumi Kalahkan Jefri Nichol: Sayangku Berhasil Lagi
Jefri Nichol Minta Maaf...
Jefri Nichol Minta Maaf Kalah TKO dari El Rumi, Ungkap Alasan Duel Tinju hanya 38 Detik
Special Bola
Persib Bandung Disebut...
Liga Indonesia
Persib Bandung Disebut Bidik Osmar Loss sebagai Pelatih untuk Musim 2026-2027!
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Pasukan Pochettino Menang 2-0?
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Kevin De Bruyne Cs Bakal Tersingkir?
Rekomendasi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Berita Terkini
Sebastian Beccacece...
Sebastian Beccacece Mundur Setelah Ekuador Tersingkir di Piala Dunia 2026
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved