Janice Tjen Moncer: Akankah Jadi Petenis Putri Terbaik Indonesia Sepanjang Sejarah?
Selasa, 07 Oktober 2025 - 19:42 WIB
loading...
Janice Tjen Moncer: Akankah Jadi Petenis Putri Terbaik Indonesia Sepanjang Sejarah?
A
A
A
Nama Janice Tjen kian mencuri perhatian publik tenis Indonesia. Pertanyaannya kini, apakah Janice layak disebut sebagai petenis putri terbaik Indonesia sepanjang masa berkat torehan gemilangnya di level internasional?
Di usia yang baru 22 tahun, Janice mencetak sejarah dengan menjadi petenis putri Indonesia pertama dalam hampir dua dekade yang berhasil menembus babak utama Grand Slam US Open 2024. Prestasi ini mengingatkan publik pada masa keemasan tenis Indonesia ketika Angelique Widjaja dan Yayuk Basuki berjaya di pentas dunia.
Karier Janice semakin menanjak usai meraih gelar di WTA 125 Suzhou, China. Kemenangan itu memperkuat posisinya di Top 100 WTA dan menegaskan bahwa ia bukan sekadar bintang lokal, melainkan pesaing serius di kancah internasional. Selain tampil impresif di nomor tunggal, Janice juga dikenal tangguh di sektor ganda dengan koleksi gelar dari berbagai turnamen ITF.
Baca Juga: Cerita Juara Janice Tjen/Aldila Sutjiadi Ulang Sejarah 31 Tahun Yayuk/Romana
Meski demikian, perjalanan untuk menjadi petenis putri terbaik Indonesia masih panjang. Janice perlu melampaui pencapaian Angelique Widjaja, yang pernah menjuarai turnamen WTA dan menempati peringkat 55 dunia, serta meraih gelar prestisius Wimbledon Junior 2001 — sesuatu yang belum pernah dicapai Janice.
Kontribusi Yayuk Basuki juga tetap menjadi tolok ukur. Yayuk pernah bertengger di peringkat 19 dunia, mencapai perempat final Wimbledon 1997, dan tampil konsisten di berbagai turnamen Grand Slam. Ia menjadi inspirasi bagi generasi penerus, termasuk Janice, lewat dedikasi dan ketekunannya di lapangan.
Namun banyak pengamat meyakini Janice memiliki potensi besar untuk melampaui kedua legenda tersebut. Dengan usia muda, semangat tinggi, dan dukungan kuat dari federasi serta para penggemar, Janice dipandang sebagai simbol kebangkitan tenis putri Indonesia.
Kini, seluruh mata penggemar tenis Tanah Air tertuju pada langkah berikutnya. Jika mampu menambah koleksi gelar WTA dan tampil konsisten di ajang Grand Slam, bukan tidak mungkin Janice Tjen akan dikenang sebagai petenis putri terbaik Indonesia sepanjang sejarah.
M/G Tasya Rosmalina
Di usia yang baru 22 tahun, Janice mencetak sejarah dengan menjadi petenis putri Indonesia pertama dalam hampir dua dekade yang berhasil menembus babak utama Grand Slam US Open 2024. Prestasi ini mengingatkan publik pada masa keemasan tenis Indonesia ketika Angelique Widjaja dan Yayuk Basuki berjaya di pentas dunia.
Karier Janice semakin menanjak usai meraih gelar di WTA 125 Suzhou, China. Kemenangan itu memperkuat posisinya di Top 100 WTA dan menegaskan bahwa ia bukan sekadar bintang lokal, melainkan pesaing serius di kancah internasional. Selain tampil impresif di nomor tunggal, Janice juga dikenal tangguh di sektor ganda dengan koleksi gelar dari berbagai turnamen ITF.
Baca Juga: Cerita Juara Janice Tjen/Aldila Sutjiadi Ulang Sejarah 31 Tahun Yayuk/Romana
Meski demikian, perjalanan untuk menjadi petenis putri terbaik Indonesia masih panjang. Janice perlu melampaui pencapaian Angelique Widjaja, yang pernah menjuarai turnamen WTA dan menempati peringkat 55 dunia, serta meraih gelar prestisius Wimbledon Junior 2001 — sesuatu yang belum pernah dicapai Janice.
Kontribusi Yayuk Basuki juga tetap menjadi tolok ukur. Yayuk pernah bertengger di peringkat 19 dunia, mencapai perempat final Wimbledon 1997, dan tampil konsisten di berbagai turnamen Grand Slam. Ia menjadi inspirasi bagi generasi penerus, termasuk Janice, lewat dedikasi dan ketekunannya di lapangan.
Namun banyak pengamat meyakini Janice memiliki potensi besar untuk melampaui kedua legenda tersebut. Dengan usia muda, semangat tinggi, dan dukungan kuat dari federasi serta para penggemar, Janice dipandang sebagai simbol kebangkitan tenis putri Indonesia.
Kini, seluruh mata penggemar tenis Tanah Air tertuju pada langkah berikutnya. Jika mampu menambah koleksi gelar WTA dan tampil konsisten di ajang Grand Slam, bukan tidak mungkin Janice Tjen akan dikenang sebagai petenis putri terbaik Indonesia sepanjang sejarah.
M/G Tasya Rosmalina
(sto)
Lihat Juga :