Preview Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Asa Garuda!
Rabu, 08 Oktober 2025 - 05:40 WIB
loading...
Preview Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Asa Garuda!
A
A
A
JEDDAH - Timnas Indonesia akan menghadapi ujian berat saat berjumpa Arab Saudi pada laga perdana Grup B Putaran Keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan ini akan digelar di King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (9/10/2025) pukul 00.15 WIB dan disiarkan langsung oleh RCTI serta Vision+.
Indonesia menutup putaran ketiga dengan catatan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan dari sepuluh pertandingan. Koleksi 12 poin membuat skuad Garuda finis di posisi keempat, terpaut tujuh poin dari Australia yang mengunci tiket otomatis ke putaran berikutnya.
Di fase keempat ini, hanya juara grup yang berhak melaju langsung ke Piala Dunia 2026 . Tim peringkat kedua masih memiliki peluang lewat ronde kelima, sedangkan posisi ketiga akan tereliminasi. Karena itu, duel kontra Arab Saudi menjadi laga krusial bagi Indonesia dalam upayanya menembus putaran final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Baca Juga: Dukung Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Jadwal, Cara Nonton dan Live Streaming di VISION+
Indonesia memiliki kenangan manis dalam pertemuan terakhir kontra Arab Saudi. Pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, November 2024, Indonesia mencatat kemenangan bersejarah 2-0 berkat gol Marselino Ferdinan. Itu menjadi kemenangan pertama Garuda atas Green Falcons sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
Namun, Arab Saudi datang dengan misi balas dendam. Di putaran ketiga sebelumnya, tim asuhan Hervé Renard hanya mampu finis di posisi ketiga Grup C, setelah terlalu sering bermain imbang dan kehilangan poin penting. Kondisi itu membuat Jepang dan Australia melenggang ke Piala Dunia tanpa halangan berarti.
Jika berhasil finis di posisi kedua Grup B kali ini, Arab Saudi masih berpeluang lewat jalur putaran kelima, di mana dua tim runner-up akan berebut satu tiket ke playoff antar-konfederasi.
Pelatih Patrick Kluivert kemungkinan akan kembali menurunkan Ole Romeny di lini depan, meski sang striker masih dalam proses pemulihan cedera. Penyerang berusia 25 tahun itu tampil impresif dengan mencetak tiga gol dalam empat laga terakhir sebelum mengalami masalah pada kaki.
Jika Ole Romeny belum siap tampil, Ramadhan Sananta berpeluang menjadi starter, sementara Ragnar Oratmangoen dan Mauro Zijlstra siap sebagai pelapis. Di lini belakang, Jay Idzes (Sassuolo) dan Calvin Verdonk (Lille) tetap menjadi andalan untuk menjaga stabilitas tim.
Kluivert diprediksi tetap memakai formasi 4-2-3-1, skema yang sempat diuji dalam laga uji coba melawan Lebanon pada September lalu. Formasi ini dianggap memberi keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Di sisi lain, Arab Saudi masih mengandalkan bintang andalan Salem Al-Dawsari, yang telah menorehkan 25 gol internasional. Firas Al-Buraikan dan Saleh Al-Shehri juga berpotensi menjadi ancaman utama di lini depan. Sementara itu, Nawaf Al-Aqidi akan dipercaya menjaga gawang, dengan Hassan Al-Tambakti sebagai palang pintu utama di lini belakang.
Secara keseluruhan, Arab Saudi masih unggul dalam rekor pertemuan dengan Indonesia. Dari 14 laga, The Green Falcons memenangi 11 pertandingan, sementara Garuda hanya mencatat satu kemenangan dan dua hasil imbang. Namun, dalam dua pertemuan terakhir, Indonesia tak terkalahkan, menahan imbang 1-1 di Jeddah (September 2024) dan menang 2-0 di Jakarta (November 2024).
Arab Saudi juga memiliki tradisi kuat di Piala Dunia. Mereka tampil di dua edisi terakhir (2018 dan 2022) meski sama-sama tersingkir di fase grup. Prestasi terbaik mereka tercatat pada tahun 1994, ketika mampu menembus babak 16 besar.
Pelatih: Patrick Kluivert
Arab Saudi (4-2-3-1): Abdulrahman Al-Sanbi; Saud Abdulhamid, Jehad Thakri, Hassan Al-Tambakti, Moteb Al-Harbi; Ziyad Al-Johani, Abdullah Al-Khaibari; Abdulrahman Al-Obud, Musab Fahd Al-Juwayr, Salem Al-Dawsari; Firas Al-Buraikan
Pelatih: Hervé Renard
Indonesia menutup putaran ketiga dengan catatan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan dari sepuluh pertandingan. Koleksi 12 poin membuat skuad Garuda finis di posisi keempat, terpaut tujuh poin dari Australia yang mengunci tiket otomatis ke putaran berikutnya.
Di fase keempat ini, hanya juara grup yang berhak melaju langsung ke Piala Dunia 2026 . Tim peringkat kedua masih memiliki peluang lewat ronde kelima, sedangkan posisi ketiga akan tereliminasi. Karena itu, duel kontra Arab Saudi menjadi laga krusial bagi Indonesia dalam upayanya menembus putaran final untuk pertama kalinya sepanjang sejarah.
Baca Juga: Dukung Timnas Indonesia vs Arab Saudi: Jadwal, Cara Nonton dan Live Streaming di VISION+
Indonesia memiliki kenangan manis dalam pertemuan terakhir kontra Arab Saudi. Pada laga di Stadion Utama Gelora Bung Karno, November 2024, Indonesia mencatat kemenangan bersejarah 2-0 berkat gol Marselino Ferdinan. Itu menjadi kemenangan pertama Garuda atas Green Falcons sepanjang sejarah pertemuan kedua tim.
Namun, Arab Saudi datang dengan misi balas dendam. Di putaran ketiga sebelumnya, tim asuhan Hervé Renard hanya mampu finis di posisi ketiga Grup C, setelah terlalu sering bermain imbang dan kehilangan poin penting. Kondisi itu membuat Jepang dan Australia melenggang ke Piala Dunia tanpa halangan berarti.
Jika berhasil finis di posisi kedua Grup B kali ini, Arab Saudi masih berpeluang lewat jalur putaran kelima, di mana dua tim runner-up akan berebut satu tiket ke playoff antar-konfederasi.
Kondisi Terkini dan Kekuatan Skuad Garuda
Pelatih Patrick Kluivert kemungkinan akan kembali menurunkan Ole Romeny di lini depan, meski sang striker masih dalam proses pemulihan cedera. Penyerang berusia 25 tahun itu tampil impresif dengan mencetak tiga gol dalam empat laga terakhir sebelum mengalami masalah pada kaki.
Jika Ole Romeny belum siap tampil, Ramadhan Sananta berpeluang menjadi starter, sementara Ragnar Oratmangoen dan Mauro Zijlstra siap sebagai pelapis. Di lini belakang, Jay Idzes (Sassuolo) dan Calvin Verdonk (Lille) tetap menjadi andalan untuk menjaga stabilitas tim.
Kluivert diprediksi tetap memakai formasi 4-2-3-1, skema yang sempat diuji dalam laga uji coba melawan Lebanon pada September lalu. Formasi ini dianggap memberi keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Di sisi lain, Arab Saudi masih mengandalkan bintang andalan Salem Al-Dawsari, yang telah menorehkan 25 gol internasional. Firas Al-Buraikan dan Saleh Al-Shehri juga berpotensi menjadi ancaman utama di lini depan. Sementara itu, Nawaf Al-Aqidi akan dipercaya menjaga gawang, dengan Hassan Al-Tambakti sebagai palang pintu utama di lini belakang.
Secara keseluruhan, Arab Saudi masih unggul dalam rekor pertemuan dengan Indonesia. Dari 14 laga, The Green Falcons memenangi 11 pertandingan, sementara Garuda hanya mencatat satu kemenangan dan dua hasil imbang. Namun, dalam dua pertemuan terakhir, Indonesia tak terkalahkan, menahan imbang 1-1 di Jeddah (September 2024) dan menang 2-0 di Jakarta (November 2024).
Arab Saudi juga memiliki tradisi kuat di Piala Dunia. Mereka tampil di dua edisi terakhir (2018 dan 2022) meski sama-sama tersingkir di fase grup. Prestasi terbaik mereka tercatat pada tahun 1994, ketika mampu menembus babak 16 besar.
Perkiraan Formasi dan Prediksi Laga
Indonesia (4-2-3-1): Maarten Paes; Sandy Walsh, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James; Joey Pelupessy, Calvin Verdonk; Miliano Jonathans, Ricky Kambuaya, Yakob Sayuri; Ole RomenyPelatih: Patrick Kluivert
Arab Saudi (4-2-3-1): Abdulrahman Al-Sanbi; Saud Abdulhamid, Jehad Thakri, Hassan Al-Tambakti, Moteb Al-Harbi; Ziyad Al-Johani, Abdullah Al-Khaibari; Abdulrahman Al-Obud, Musab Fahd Al-Juwayr, Salem Al-Dawsari; Firas Al-Buraikan
Pelatih: Hervé Renard
(sto)
Lihat Juga :