Kisah Juan Carlos Gomez, Black Panther dari Kuba yang Jadi Raja Tinju Jerman
Jum'at, 10 Oktober 2025 - 13:32 WIB
loading...
A
A
A
Ketika naik ke kelas heavyweight, kariernya tak secerah sebelumnya. Ia sempat menghadapi raksasa Ukraina Vitali Klitschko dan mantan juara dunia Oliver McCall, tetapi gagal menembus puncak. Gomez mengakui, kekuatan fisik di kelas berat membuatnya kesulitan. “Vitali seperti robot, sangat kuat,” katanya.
Kini, di usia 52 tahun, Gomez menetap di Hamburg, Jerman. Ia memiliki delapan anak dan bekerja sebagai pelatih tinju. “Saya melatih anak-anak muda yang ingin merasakan bagaimana berlatih dengan juara dunia. Mereka datang, membayar, dan saya latih selama 12 ronde penuh,” ujarnya.
Dalam refleksi kariernya, Gomez menyebut Dominguez sebagai lawan terbaik yang pernah ia hadapi. “Kami bertarung 24 ronde dalam dua pertarungan. Dia juara sejati. Tak pernah menyerah, selalu bertarung sampai akhir,” katanya menutup kisahnya — dengan nada hormat yang hanya bisa datang dari seorang petarung sejati.
Kini, di usia 52 tahun, Gomez menetap di Hamburg, Jerman. Ia memiliki delapan anak dan bekerja sebagai pelatih tinju. “Saya melatih anak-anak muda yang ingin merasakan bagaimana berlatih dengan juara dunia. Mereka datang, membayar, dan saya latih selama 12 ronde penuh,” ujarnya.
Dalam refleksi kariernya, Gomez menyebut Dominguez sebagai lawan terbaik yang pernah ia hadapi. “Kami bertarung 24 ronde dalam dua pertarungan. Dia juara sejati. Tak pernah menyerah, selalu bertarung sampai akhir,” katanya menutup kisahnya — dengan nada hormat yang hanya bisa datang dari seorang petarung sejati.
(sto)
Lihat Juga :