CEO Garuda Fight Championship: Industri Combat Sports Indonesia Punya Potensi Besar
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 06:16 WIB
loading...
CEO Garuda Fight Championship: Industri Combat Sports Indonesia Punya Potensi Besar
A
A
A
JAKARTA - - CEO Garuda Fight Championship (GFC), Helmi Darajat Arifin, menyebut gelaran Garuda Fight Championship bukan hanya sekadar ajang tinju. Dia mengatakan, ajang tersebut sekaligus sebagai pembuktian bahwa industri combat sports di Indonesia memiliki potensi besar.
Dunia tinju Indonesia kembali memanas dengan hadirnya ajang pertarungan Garuda Fight Championship. Mengusung tema ‘For Revenge’, ajang tersebut akan digelar di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2025),
Baca Juga: RCTI+ Dukung Penuh Garuda Fight Championship, Berencana Kolaborasi Jangka Panjang
Helmi selaku CEO GFC sekaligus promotor acara tersebut menyampaikan bahwa ajang itu hadir untuk mengangkat potensi dari combat sports Indonesia. Selain itu juga sebagai ajang pembuktian bagi para petarung Tanah Air.
“Garuda Fight Championship ‘For Revenge’ bukan hanya sekadar pertandingan boxing dan kickstriking tapi juga ajang pembuktian para petarung Indonesia di level profesional dan amatir,” kata Helmi, Jumat (10/10/2025).
Lebih lanjut, Helmi menekankan bahwa Indonesia memiliki banyak bakat di dunia olahraga tarung. Melalui GFC, pihaknya ingin membuktikan bahwa industri combat sports nasional layak mendapat sorotan lebih luas, baik dari publik maupun ekosistem olahraga itu sendiri.
“Kami ingin menunjukkan bahwa industri combat sports di Tanah Air punya potensi besar dan layak mendapat perhatian publik,” ujarnya.
Dalam edisi perdana Garuda Fight Championship ini, tersaji delapan pertandingan. Di mana, laga utamanya akan mempertemukan petinju muda, yakni Capung versus Danil.
Seluruh petarung telah melakukan sesi weigh-in sebelum bertarung besok. Sesi weigh-in pun berlangsung cukup panas karena masing-masing petarung saling lemparpsywar.
Dalam edisi perdananya ini, Garuda Fight Championship berkolaborasi dengan RCTI+ SuperApp. Hanya dengan Pay Per View Rp29 ribu, seluruh aksi spektakuler bisa disaksikan secara langsung dan tanpa hambatan.
Dunia tinju Indonesia kembali memanas dengan hadirnya ajang pertarungan Garuda Fight Championship. Mengusung tema ‘For Revenge’, ajang tersebut akan digelar di Pos Bloc, Jakarta Pusat, Sabtu (11/10/2025),
Baca Juga: RCTI+ Dukung Penuh Garuda Fight Championship, Berencana Kolaborasi Jangka Panjang
Helmi selaku CEO GFC sekaligus promotor acara tersebut menyampaikan bahwa ajang itu hadir untuk mengangkat potensi dari combat sports Indonesia. Selain itu juga sebagai ajang pembuktian bagi para petarung Tanah Air.
“Garuda Fight Championship ‘For Revenge’ bukan hanya sekadar pertandingan boxing dan kickstriking tapi juga ajang pembuktian para petarung Indonesia di level profesional dan amatir,” kata Helmi, Jumat (10/10/2025).
Lebih lanjut, Helmi menekankan bahwa Indonesia memiliki banyak bakat di dunia olahraga tarung. Melalui GFC, pihaknya ingin membuktikan bahwa industri combat sports nasional layak mendapat sorotan lebih luas, baik dari publik maupun ekosistem olahraga itu sendiri.
“Kami ingin menunjukkan bahwa industri combat sports di Tanah Air punya potensi besar dan layak mendapat perhatian publik,” ujarnya.
Dalam edisi perdana Garuda Fight Championship ini, tersaji delapan pertandingan. Di mana, laga utamanya akan mempertemukan petinju muda, yakni Capung versus Danil.
Seluruh petarung telah melakukan sesi weigh-in sebelum bertarung besok. Sesi weigh-in pun berlangsung cukup panas karena masing-masing petarung saling lemparpsywar.
Dalam edisi perdananya ini, Garuda Fight Championship berkolaborasi dengan RCTI+ SuperApp. Hanya dengan Pay Per View Rp29 ribu, seluruh aksi spektakuler bisa disaksikan secara langsung dan tanpa hambatan.
(sto)
Lihat Juga :