Curhat 4 Pemain Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia 2026
Senin, 13 Oktober 2025 - 12:45 WIB
loading...
Curhat 4 Pemain Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia 2026
A
A
A
JEDDAH - Air mata, penyesalan, dan janji untuk bangkit mewarnai ruang ganti Timnas Indonesia setelah mimpi tampil di Piala Dunia 2026 resmi pupus. Kekalahan 0-1 dari Irak di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB, menjadi akhir perjalanan panjang skuad Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Empat pemain pilar—Kevin Diks, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, dan Eliano Reijnders—mengungkapkan isi hati mereka usai kegagalan menyakitkan tersebut. Masing-masing menuliskan pesan emosional di media sosial, mencurahkan rasa kecewa sekaligus kebanggaan atas perjuangan tim.
1. Kevin Diks: “Kami Sudah Beri Semua yang Kami Punya”
![Curhat 4 Pemain Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia 2026]()
Bek kelahiran Belanda itu menuturkan betapa berat menerima kenyataan gagal lolos ke Piala Dunia. Diks mengaku mimpi besar untuk mengibarkan Merah Putih di panggung dunia sementara harus ditunda.
“Sulit menjelaskan betapa sakitnya ini. Kami memimpikan sesuatu yang besar. Kami telah memberikan segalanya dalam setiap latihan dan pertandingan untuk negara ini,” tulis Diks di Instagram.
Meski kecewa, pemain Copenhagen itu menegaskan dirinya dan rekan-rekan akan menjadikan kegagalan ini sebagai pelajaran berharga.
“Saat ini terasa hampa, tapi aku tahu suatu saat rasa sakit ini akan berubah menjadi kekuatan,” tambahnya.
2. Rizky Ridho: “Mohon Maaf, Kami Belum Bisa Wujudkan Mimpi Itu”
![Curhat 4 Pemain Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia 2026]()
Kapten lini belakang Garuda, Rizky Ridho, juga tak kuasa menahan kekecewaan. Bek Persija Jakarta itu menulis pesan menyentuh, mengakui bahwa perjuangan panjang mereka harus berakhir tanpa hasil yang diharapkan.
“Perjalanan ini harus berhenti, tidak sesuai dengan mimpi kita semua. Kami sudah berusaha memberikan semuanya untuk negara ini,” tulisnya.
Ridho juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Terima kasih atas doa dan dukungan yang tak pernah berhenti. Mohon maaf, kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua.”
3. Calvin Verdonk: “Mimpi Itu Sudah Berakhir, Rasanya Sangat Menyakitkan”
![Curhat 4 Pemain Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia 2026]()
Calvin Verdonk, yang baru pulih dari cedera dan tampil heroik melawan Irak, menuturkan betapa perihnya menerima kenyataan. Ia bahkan menangis di lapangan setelah peluit panjang berbunyi.
“Ya, mimpi itu sudah berakhir. Sangat menyakitkan. Kami sudah memberikan segalanya, tapi itu belum cukup,” kata Verdonk.
Pemain Lille itu mengaku frustrasi saat absen lawan Arab Saudi, dan bertekad tampil habis-habisan di laga terakhir.
“Saya tak peduli sakit atau tidak, saya ingin bermain untuk tim ini. Sekarang kami harus menjadikan pengalaman ini sebagai standar baru menuju Piala Asia.”
4. Eliano Reijnders: “Kami Akan Kembali, Lebih Kuat”
![Curhat 4 Pemain Timnas Indonesia Gagal Tembus Piala Dunia 2026]()
Sementara itu, Eliano Reijnders memilih menatap masa depan dengan optimistis. Gelandang Persib Bandung itu menegaskan bahwa kegagalan ini bukan akhir segalanya.
“Perjalanan panjang yang dimulai dengan mimpi kini berakhir dengan rasa sakit. Tapi saya bangga dengan tim ini. Kami akan kembali, lebih kuat,” tulisnya.
Reijnders juga mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang selalu setia mendukung dalam suka maupun duka.
“Terima kasih sudah bersama kami. Kita berbagi kemenangan dan juga kekecewaan.”
Kekalahan dari Irak membuat Indonesia menutup babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa satu pun poin. Namun di balik rasa sedih dan kecewa, semangat para pemain menunjukkan bahwa perjalanan Garuda belum selesai.
Empat pemain pilar—Kevin Diks, Rizky Ridho, Calvin Verdonk, dan Eliano Reijnders—mengungkapkan isi hati mereka usai kegagalan menyakitkan tersebut. Masing-masing menuliskan pesan emosional di media sosial, mencurahkan rasa kecewa sekaligus kebanggaan atas perjuangan tim.
1. Kevin Diks: “Kami Sudah Beri Semua yang Kami Punya”

Bek kelahiran Belanda itu menuturkan betapa berat menerima kenyataan gagal lolos ke Piala Dunia. Diks mengaku mimpi besar untuk mengibarkan Merah Putih di panggung dunia sementara harus ditunda.
“Sulit menjelaskan betapa sakitnya ini. Kami memimpikan sesuatu yang besar. Kami telah memberikan segalanya dalam setiap latihan dan pertandingan untuk negara ini,” tulis Diks di Instagram.
Meski kecewa, pemain Copenhagen itu menegaskan dirinya dan rekan-rekan akan menjadikan kegagalan ini sebagai pelajaran berharga.
“Saat ini terasa hampa, tapi aku tahu suatu saat rasa sakit ini akan berubah menjadi kekuatan,” tambahnya.
2. Rizky Ridho: “Mohon Maaf, Kami Belum Bisa Wujudkan Mimpi Itu”

Kapten lini belakang Garuda, Rizky Ridho, juga tak kuasa menahan kekecewaan. Bek Persija Jakarta itu menulis pesan menyentuh, mengakui bahwa perjuangan panjang mereka harus berakhir tanpa hasil yang diharapkan.
“Perjalanan ini harus berhenti, tidak sesuai dengan mimpi kita semua. Kami sudah berusaha memberikan semuanya untuk negara ini,” tulisnya.
Ridho juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Terima kasih atas doa dan dukungan yang tak pernah berhenti. Mohon maaf, kami belum bisa mewujudkan mimpi kalian semua.”
3. Calvin Verdonk: “Mimpi Itu Sudah Berakhir, Rasanya Sangat Menyakitkan”

Calvin Verdonk, yang baru pulih dari cedera dan tampil heroik melawan Irak, menuturkan betapa perihnya menerima kenyataan. Ia bahkan menangis di lapangan setelah peluit panjang berbunyi.
“Ya, mimpi itu sudah berakhir. Sangat menyakitkan. Kami sudah memberikan segalanya, tapi itu belum cukup,” kata Verdonk.
Pemain Lille itu mengaku frustrasi saat absen lawan Arab Saudi, dan bertekad tampil habis-habisan di laga terakhir.
“Saya tak peduli sakit atau tidak, saya ingin bermain untuk tim ini. Sekarang kami harus menjadikan pengalaman ini sebagai standar baru menuju Piala Asia.”
4. Eliano Reijnders: “Kami Akan Kembali, Lebih Kuat”

Sementara itu, Eliano Reijnders memilih menatap masa depan dengan optimistis. Gelandang Persib Bandung itu menegaskan bahwa kegagalan ini bukan akhir segalanya.
“Perjalanan panjang yang dimulai dengan mimpi kini berakhir dengan rasa sakit. Tapi saya bangga dengan tim ini. Kami akan kembali, lebih kuat,” tulisnya.
Reijnders juga mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang selalu setia mendukung dalam suka maupun duka.
“Terima kasih sudah bersama kami. Kita berbagi kemenangan dan juga kekecewaan.”
Kekalahan dari Irak membuat Indonesia menutup babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 tanpa satu pun poin. Namun di balik rasa sedih dan kecewa, semangat para pemain menunjukkan bahwa perjalanan Garuda belum selesai.
(sto)
Lihat Juga :