Petinju Inggris Dave Allen Batal Pensiun usai Dikalahkan Arslanbek Makhmudov
Senin, 13 Oktober 2025 - 10:01 WIB
loading...
Petinju Inggris Dave Allen Batal Pensiun usai Dikalahkan Arslanbek Makhmudov
A
A
A
JAKARTA - Petinju asal Inggris, Dave Allen , menegaskan dirinya belum akan pensiun meski baru saja menelan kekalahan menyakitkan dari Arslanbek Makhmudov di Sheffield, Minggu (12/10/2025). Dalam duel 12 ronde itu, Allen kalah angka mutlak meski lawannya sempat dikurangi dua poin karena pelanggaran.
Pertarungan tersebut awalnya diharapkan menjadi malam dongeng bagi Allen—si “White Rhino”—yang berlatih keras untuk menghadapi Makhmudov, petinju bertubuh raksasa dengan pukulan sekeras baja. Namun realitas berkata lain. Allen harus mengakui keunggulan lawan yang dinilai “terlalu besar dan terlalu bagus.”
“Intinya adalah, saya tidak cukup bagus” ujar Allen dengan nada getir setelah pertarungan. “Dia petinju top 20 dunia, sementara saya tidak. Saya sudah berlatih sekeras mungkin, tapi tetap kalah. Rasanya pahit, tapi begitulah hidup.”
Baca Juga: Jadwal Tinju Dunia: Dave Allen vs Arslanbek Makhmudov Lakoni Duel Hidup Mati
Meski kalah, Allen tak kuasa menahan emosi ketika melihat dukungan penonton di Sheffield. “Suasananya luar biasa, saya hampir menangis. Tapi saya belum selesai. Saya tidak akan berhenti,” katanya disambut sorak penonton.
Allen juga mengakui Makhmudov adalah petinju dengan pukulan paling keras yang pernah ia hadapi. “Dia menghajar saya lima atau enam kali dengan sangat keras. Pelatih saya bahkan ingin menghentikan pertarungan, tapi saya bukan orang yang mudah menyerah. Saya belum pernah jatuh dalam 34 pertarungan, dan saya ingin menyelesaikannya sampai bel terakhir,” tegasnya.
Meski mengaku kecewa, Allen masih menaruh asa untuk kembali ke ring. “Mungkin saya akan kejar gelar juara Inggris, atau naik ke kelas bridgerweight. Saya belum tahu. Tapi dengan dukungan seperti ini, bagaimana saya bisa meninggalkannya?” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Makhmudov yang sukses menambah rekor kemenangannya, langsung menantang Anthony Joshua usai laga. Jika duel itu terwujud, kemenangan atas Allen bisa menjadi batu loncatan penting dalam karier internasional petinju asal Kanada tersebut.
Pertarungan tersebut awalnya diharapkan menjadi malam dongeng bagi Allen—si “White Rhino”—yang berlatih keras untuk menghadapi Makhmudov, petinju bertubuh raksasa dengan pukulan sekeras baja. Namun realitas berkata lain. Allen harus mengakui keunggulan lawan yang dinilai “terlalu besar dan terlalu bagus.”
“Intinya adalah, saya tidak cukup bagus” ujar Allen dengan nada getir setelah pertarungan. “Dia petinju top 20 dunia, sementara saya tidak. Saya sudah berlatih sekeras mungkin, tapi tetap kalah. Rasanya pahit, tapi begitulah hidup.”
Baca Juga: Jadwal Tinju Dunia: Dave Allen vs Arslanbek Makhmudov Lakoni Duel Hidup Mati
Meski kalah, Allen tak kuasa menahan emosi ketika melihat dukungan penonton di Sheffield. “Suasananya luar biasa, saya hampir menangis. Tapi saya belum selesai. Saya tidak akan berhenti,” katanya disambut sorak penonton.
Allen juga mengakui Makhmudov adalah petinju dengan pukulan paling keras yang pernah ia hadapi. “Dia menghajar saya lima atau enam kali dengan sangat keras. Pelatih saya bahkan ingin menghentikan pertarungan, tapi saya bukan orang yang mudah menyerah. Saya belum pernah jatuh dalam 34 pertarungan, dan saya ingin menyelesaikannya sampai bel terakhir,” tegasnya.
Meski mengaku kecewa, Allen masih menaruh asa untuk kembali ke ring. “Mungkin saya akan kejar gelar juara Inggris, atau naik ke kelas bridgerweight. Saya belum tahu. Tapi dengan dukungan seperti ini, bagaimana saya bisa meninggalkannya?” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Makhmudov yang sukses menambah rekor kemenangannya, langsung menantang Anthony Joshua usai laga. Jika duel itu terwujud, kemenangan atas Allen bisa menjadi batu loncatan penting dalam karier internasional petinju asal Kanada tersebut.
(sto)
Lihat Juga :