Kenapa Patrick Kluivert Enggan Minta Maaf usai Gagal Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026?

Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:38 WIB
loading...
A A A
Pernyataan itu menggambarkan filosofi Kluivert yang lebih menekankan pada tanggung jawab profesional ketimbang penyesalan emosional. Dalam pandangannya, permintaan maaf tak akan mengubah hasil di lapangan. Yang lebih penting adalah membangun fondasi kuat agar kegagalan kali ini menjadi batu loncatan bagi generasi berikutnya.

“Ini adalah bagian dari perjalanan yang lebih panjang untuk tim dan bangsa. Kemajuan sejati membutuhkan waktu. Benih-benih sudah ditanam dalam cara berpikir, dalam budaya, dan dalam keyakinan bahwa Indonesia pantas berada di panggung terbesar,” lanjutnya.

Meski tidak meminta maaf secara langsung, Kluivert menutup pernyataannya dengan rasa terima kasih mendalam kepada para suporter Indonesia yang tak pernah berhenti mendukung. Ia menyebut dukungan itu sebagai energi utama yang menjaga semangat tim tetap menyala.

“Untuk semua orang yang berdiri di samping kami—di stadion, di jalanan, dan di rumah—suara Anda berarti. Dukungan Anda mengangkat kami. Kepercayaan Anda menggerakkan kami. Terima kasih,” tulisnya.

Dengan nada yang lebih kontemplatif daripada defensif, Kluivert seolah ingin mengatakan bahwa kegagalan kali ini bukan akhir, melainkan awal dari proses panjang menuju kematangan sepak bola Indonesia. Namun, bagi publik Tanah Air yang menaruh harapan besar, absennya kata “maaf” tetap menjadi simbol jarak emosional antara pelatih dan para pendukung Garuda.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
Special Bola
Jadwal Siaran Langsung...
Bola Dunia
Jadwal Siaran Langsung Timnas Prancis vs Inggris di Perebutan Peringkat 3 Piala Dunia 2026: Bakal Ada Hujan Gol?
Jawab Rumor Marselino...
Liga Indonesia
Jawab Rumor Marselino Ferdinan ke Persija Jakarta, Shin Tae-yong Beri Respons Mengejutkan
Debut Gila Elkan Baggott,...
Liga Inggris
Debut Gila Elkan Baggott, Bantu Millwall FC Menang 2-1 atas Klub Spanyol CD Eldense!
Rekomendasi
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
Kabar Bahagia, Chelsea...
Kabar Bahagia, Chelsea Islan Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
Berita Terkini
Publik Inggris Terbelah,...
Publik Inggris Terbelah, Tuchel Tolak Mundur
Jelang Final Piala Dunia...
Jelang Final Piala Dunia 2026, Spanyol Waspadai Permainan Keras Argentina
Messi, Yamal, dan Takdir...
Messi, Yamal, dan Takdir Angka 19
Mengenal Slavko Vincic,...
Mengenal Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Trump Semprot Tuchel:...
Trump Semprot Tuchel: Kane Kok Jadi Bek?
FIFA Hadiahkan Cincin...
FIFA Hadiahkan Cincin Juara di Final Piala Dunia 2026
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved