E-Sports Ditarget 5 Medali SEA Games 2025, Free Fire dan MLBB Women's Jadi Nomor Andalan
Rabu, 15 Oktober 2025 - 07:30 WIB
loading...
E-Sports Ditarget 5 Medali SEA Games 2025, Free Fire dan MLBB Womens Jadi Nomor Andalan
A
A
A
JAKARTA - Bayu Priawan Djokosoetono meyakini cabang olahraga (cabor) E-Sports bakal tampil gemilang di SEA Games Thailand 2025. Chief de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025 itu menilai cabor E-Sports Indonesia mempunyai modal yang bagus untuk merebut medali emas.
Hal itu disampaikan oleh Bayu setelah meninjau langsung pelatnas E-Sports Indonesia di Hotel JW Marriot, Jakarta pada Selasa (14/10/2025). Saat tiba, CdM Bayu mendapatkan banyak penjelasan terkait program pelatnas yang sejak Mei sudah dijalani oleh 24 atlet E-Sports Indonesia.
Gelar juara umum yang diraih di SEA Games Kamboja 2023 menjadi patokan untuk bisa kembali meraih prestasi yang sama di SEA Games Thailand 9-20 Desember 2025 mendatang. Bayu merasa terkesan dengan kedisiplinan serta keuletan para atlet demi mempertahankan prestasi manis itu.
“E-Sports merupakan cabang olahraga yang membanggakan untuk Indonesia. Kita sudah mencatat berbagai prestasi di kancah dunia. Di pelatnas ini saya melihat langsung bagaimana mereka berlatih dengan disiplin tinggi, dari pagi sampai sore, bahkan ada apel pagi dan sore. Fisik, kesehatan, dan psikologis mereka dijaga dengan sangat baik. Melihat semangat seperti ini, saya yakin esports Indonesia akan tampil gemilang di Thailand,” ujar Bayu kepada awak media, termasuk iNews Media Group, Selasa (14/10/2025).
Rencananya, Tim E-Sports Indonesia akan menurunkan 24 atlet yang akan bertanding di empat nomor. Keempat nomor itu adalah Free Fire (dua tim: INA 1 dan INA 2), Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Men's, dan MLBB Women's, serta FC Online yang dimainkan via PC atau komputer.
Pelatih kepala Tim Nasional E-Sports Indonesia, Richard Permana menjelaskan bahwa pelatnas yang dijalani selama ini sudah membuahkan hasil positif. Dengan sisa waktu dua bulan menuju SEA Games, berbagai prestasi diraih di pelbagai ajang. Richard juga mengungkap target tinggi Tim E-Sports Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
“Selama lima bulan pelatnas, kami sudah mencatat berbagai prestasi, baik di Asia Tenggara maupun level dunia. Dengan sisa waktu 60 hari menuju SEA Games, kami akan terus mengasah kemampuan agar tampil di performa puncak. Target kami jelas, 2 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu untuk Indonesia,” ungkap Richard.
Lebih lanjut, Richard mengatakan nomor andalan Indonesia adalah Free Fire dan MLBB Women’s, di mana keduanya menjadi pesaing utama untuk meraih medali emas. Sedangkan untuk MLBB Men’s, Indonesia akan menghadapi lawan kuat dari Filipina dan Malaysia, sementara FC Online diprediksi akan dikuasai oleh Thailand dan Vietnam sebagai tuan rumah.
“Tentu kami sudah mempelajari peta kekuatan lawan. Hampir semua atlet yang bergabung di pelatnas adalah pemain berpengalaman di level dunia dan Asia Tenggara, hanya dua orang yang benar-benar debutan. Mereka semua bekerja keras demi Merah Putih,” jelas Richard.
Sementara itu, CdM Bayu juga menyoroti keunikan E-Sports sebagai cabang olahraga yang tumbuh dari hobi menjadi profesi prestisius. Menurutnya, dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan untuk menjaga momentum positif Tim Nasional E-Sports Indonesia.
“Ini olahraga yang sangat menarik. Saya sempat mencoba dan ternyata esports bukan sekadar bermain, tapi permainan strategi dan fokus atau a mind game. Ini fenomena baru dalam dunia olahraga: sesuatu yang berawal dari hobi kini bisa mengharumkan nama bangsa di kompetisi dunia,” kata Bayu.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan stakeholder untuk mendukung perjuangan atlet e-sports Indonesia. Mereka sudah berlatih keras, disiplin, dan penuh dedikasi. Kami di tim CdM akan memastikan seluruh kebutuhan dan fasilitas terpenuhi, agar mereka bisa fokus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” tandasnya.
Hal itu disampaikan oleh Bayu setelah meninjau langsung pelatnas E-Sports Indonesia di Hotel JW Marriot, Jakarta pada Selasa (14/10/2025). Saat tiba, CdM Bayu mendapatkan banyak penjelasan terkait program pelatnas yang sejak Mei sudah dijalani oleh 24 atlet E-Sports Indonesia.
Gelar juara umum yang diraih di SEA Games Kamboja 2023 menjadi patokan untuk bisa kembali meraih prestasi yang sama di SEA Games Thailand 9-20 Desember 2025 mendatang. Bayu merasa terkesan dengan kedisiplinan serta keuletan para atlet demi mempertahankan prestasi manis itu.
“E-Sports merupakan cabang olahraga yang membanggakan untuk Indonesia. Kita sudah mencatat berbagai prestasi di kancah dunia. Di pelatnas ini saya melihat langsung bagaimana mereka berlatih dengan disiplin tinggi, dari pagi sampai sore, bahkan ada apel pagi dan sore. Fisik, kesehatan, dan psikologis mereka dijaga dengan sangat baik. Melihat semangat seperti ini, saya yakin esports Indonesia akan tampil gemilang di Thailand,” ujar Bayu kepada awak media, termasuk iNews Media Group, Selasa (14/10/2025).
Rencananya, Tim E-Sports Indonesia akan menurunkan 24 atlet yang akan bertanding di empat nomor. Keempat nomor itu adalah Free Fire (dua tim: INA 1 dan INA 2), Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Men's, dan MLBB Women's, serta FC Online yang dimainkan via PC atau komputer.
Pelatih kepala Tim Nasional E-Sports Indonesia, Richard Permana menjelaskan bahwa pelatnas yang dijalani selama ini sudah membuahkan hasil positif. Dengan sisa waktu dua bulan menuju SEA Games, berbagai prestasi diraih di pelbagai ajang. Richard juga mengungkap target tinggi Tim E-Sports Indonesia di SEA Games Thailand 2025.
“Selama lima bulan pelatnas, kami sudah mencatat berbagai prestasi, baik di Asia Tenggara maupun level dunia. Dengan sisa waktu 60 hari menuju SEA Games, kami akan terus mengasah kemampuan agar tampil di performa puncak. Target kami jelas, 2 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu untuk Indonesia,” ungkap Richard.
Lebih lanjut, Richard mengatakan nomor andalan Indonesia adalah Free Fire dan MLBB Women’s, di mana keduanya menjadi pesaing utama untuk meraih medali emas. Sedangkan untuk MLBB Men’s, Indonesia akan menghadapi lawan kuat dari Filipina dan Malaysia, sementara FC Online diprediksi akan dikuasai oleh Thailand dan Vietnam sebagai tuan rumah.
“Tentu kami sudah mempelajari peta kekuatan lawan. Hampir semua atlet yang bergabung di pelatnas adalah pemain berpengalaman di level dunia dan Asia Tenggara, hanya dua orang yang benar-benar debutan. Mereka semua bekerja keras demi Merah Putih,” jelas Richard.
Sementara itu, CdM Bayu juga menyoroti keunikan E-Sports sebagai cabang olahraga yang tumbuh dari hobi menjadi profesi prestisius. Menurutnya, dukungan penuh dari seluruh elemen bangsa sangat dibutuhkan untuk menjaga momentum positif Tim Nasional E-Sports Indonesia.
“Ini olahraga yang sangat menarik. Saya sempat mencoba dan ternyata esports bukan sekadar bermain, tapi permainan strategi dan fokus atau a mind game. Ini fenomena baru dalam dunia olahraga: sesuatu yang berawal dari hobi kini bisa mengharumkan nama bangsa di kompetisi dunia,” kata Bayu.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat dan stakeholder untuk mendukung perjuangan atlet e-sports Indonesia. Mereka sudah berlatih keras, disiplin, dan penuh dedikasi. Kami di tim CdM akan memastikan seluruh kebutuhan dan fasilitas terpenuhi, agar mereka bisa fokus memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” tandasnya.
(sto)
Lihat Juga :