Chris Eubank Jr Panaskan Duel Ulang, Sebut Kontrak Lawan Conor Benn Tak Adil
Rabu, 15 Oktober 2025 - 12:34 WIB
loading...
Chris Eubank Jr Panaskan Duel Ulang, Sebut Kontrak Lawan Conor Benn Tak Adil
A
A
A
Menjelang duel ulang melawan Conor Benn , petinju asal Inggris Chris Eubank Jr. mengungkapkan ketidakpuasan terhadap beberapa poin dalam kontraknya. Meski demikian, Eubank menegaskan bahwa ia tidak berencana mundur dari pertarungan yang sangat dinantikan tersebut.
Eubank (35-3, 23 KO) dijadwalkan kembali naik ring menghadapi Benn (23-1, 14 KO) pada 15 November mendatang di Stadion Tottenham Hotspur, London. Laga ini menjadi bagian utama dari event bertajuk “Unfinished Business” yang akan disiarkan melalui DAZN Pay-Per-View.
Kedua petinju sebelumnya sudah bertemu pada 26 April lalu di tempat yang sama. Saat itu, Eubank tampil dominan dan menang angka mutlak setelah 12 ronde pertarungan di kelas menengah.
Baca Juga: Terence Crawford Beberkan 2 Kesalahan Conor Benn saat Takluk dari Chris Eubank Jr
Namun, di balik rencana besar duel jilid kedua, Eubank ternyata belum sepenuhnya puas dengan isi kontrak yang disodorkan. Dalam wawancara di acara Inside The Ring, ia mengakui masih ada sejumlah klausul yang perlu dinegosiasikan ulang bersama timnya.
“Air yang kami arungi ini tidak mudah. Faktanya, kontrak final untuk laga ini belum benar-benar disepakati sepenuhnya,” ujar Eubank. “Masih ada beberapa hal yang perlu kami haluskan dan perbaiki.”
Salah satu hal yang sebelumnya sempat dipermasalahkan Eubank adalah aturan rehidrasi yang membatasi berat badan maksimal 170 pon saat penimbangan hari kedua. Aturan ini dinilai terlalu ketat, terutama bagi Eubank yang biasa bertarung di kelas menengah super (168 pon).
Meski menyinggung soal kontrak, Eubank menolak membeberkan detail pasal yang menjadi sumber ketegangan.
“Ya, kami memang sudah sepakat untuk duel kedua sebelum pertarungan pertama. Tapi ada beberapa bagian kontrak yang masih dalam proses negosiasi. Saya dan tim akan memastikan kami mendapat kesepakatan terbaik,” katanya.
Pertarungan Eubank vs Benn II dipastikan akan menarik perhatian publik tinju Inggris. Selain menjadi laga penuh gengsi antar dua rival lama, duel ini juga menjadi ujian harga diri bagi Benn yang ingin membalas kekalahannya pada April lalu.
Jika tidak ada perubahan mendadak dalam negosiasi, The Ring’s Unfinished Business berpotensi menjadi salah satu laga terbesar Inggris pada penghujung 2025.
Eubank (35-3, 23 KO) dijadwalkan kembali naik ring menghadapi Benn (23-1, 14 KO) pada 15 November mendatang di Stadion Tottenham Hotspur, London. Laga ini menjadi bagian utama dari event bertajuk “Unfinished Business” yang akan disiarkan melalui DAZN Pay-Per-View.
Kedua petinju sebelumnya sudah bertemu pada 26 April lalu di tempat yang sama. Saat itu, Eubank tampil dominan dan menang angka mutlak setelah 12 ronde pertarungan di kelas menengah.
Baca Juga: Terence Crawford Beberkan 2 Kesalahan Conor Benn saat Takluk dari Chris Eubank Jr
Namun, di balik rencana besar duel jilid kedua, Eubank ternyata belum sepenuhnya puas dengan isi kontrak yang disodorkan. Dalam wawancara di acara Inside The Ring, ia mengakui masih ada sejumlah klausul yang perlu dinegosiasikan ulang bersama timnya.
“Air yang kami arungi ini tidak mudah. Faktanya, kontrak final untuk laga ini belum benar-benar disepakati sepenuhnya,” ujar Eubank. “Masih ada beberapa hal yang perlu kami haluskan dan perbaiki.”
Salah satu hal yang sebelumnya sempat dipermasalahkan Eubank adalah aturan rehidrasi yang membatasi berat badan maksimal 170 pon saat penimbangan hari kedua. Aturan ini dinilai terlalu ketat, terutama bagi Eubank yang biasa bertarung di kelas menengah super (168 pon).
Meski menyinggung soal kontrak, Eubank menolak membeberkan detail pasal yang menjadi sumber ketegangan.
“Ya, kami memang sudah sepakat untuk duel kedua sebelum pertarungan pertama. Tapi ada beberapa bagian kontrak yang masih dalam proses negosiasi. Saya dan tim akan memastikan kami mendapat kesepakatan terbaik,” katanya.
Pertarungan Eubank vs Benn II dipastikan akan menarik perhatian publik tinju Inggris. Selain menjadi laga penuh gengsi antar dua rival lama, duel ini juga menjadi ujian harga diri bagi Benn yang ingin membalas kekalahannya pada April lalu.
Jika tidak ada perubahan mendadak dalam negosiasi, The Ring’s Unfinished Business berpotensi menjadi salah satu laga terbesar Inggris pada penghujung 2025.
(sto)
Lihat Juga :