Mengintip Persiapan Atlet Indonesia Jelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta
Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:21 WIB
loading...
Mengintip Persiapan Atlet Indonesia Jelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 Jakarta. Foto: SINDOnews- Andika Rachmansyah
A
A
A
JAKARTA - Atlet putra senam Indonesia menjalani latihan perdana menjelang Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 yang akan digelar di Jakarta. Latihan tersebut berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada Rabu (15/10/2025) siang WIB.
Sesuai jadwal, ajang bergengsi dunia itu akan dihelat di Indonesia Arena, Jakarta, pada 19–25 Oktober 2025. Indonesia selaku tuan rumah mulai memanaskan mesin jelang kejuaraan yang akan diikuti ratusan pesenam dari berbagai negara.
Sebanyak delapan atlet akan mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Di sektor putra, terdapat lima nama: Abiyu Raffi, Muhammad Aprizal, Satria Tri Wira Yudha, Agung Suci Tantio Akbar, dan Joseph Judah Hatoguan. Sementara di sektor putri, Indonesia akan diperkuat Alarice Mallica Prakoso, Salsabilla Hadi Pamungkas, dan Larasati Rengganis.
Baca Juga: Banding Ditolak, 6 Atlet Israel Tak Bisa Ikut Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta
Lima atlet putra Indonesia lebih dulu menjalani sesi latihan perdana. Tak hanya mereka, atlet dari Australia, Denmark, Hong Kong, Venezuela, dan Jepang juga berlatih di lokasi yang sama. Pada kesempatan ini, para atlet mencoba berbagai alat yang akan digunakan dalam perlombaan.
“Secara keseluruhan, kami sudah mencoba semua alat. Mungkin semua negara juga masih beradaptasi karena alatnya masih baru. Ada yang licin, ada yang belum terpasang magnesium—hal-hal seperti itu normal terjadi di tahap ini. Karena itu, kami punya beberapa sesi latihan untuk mengantisipasi hal tersebut,” ujar pelatih tim putra Indonesia, Ferrous One Willyodac, kepada iNews Media Group, Rabu (15/10/2025).
Ferrous menjelaskan, anak asuhnya tidak mengalami kendala berarti, hanya perlu menyesuaikan diri dengan kondisi alat. “Anak-anak siap semuanya, dan sejauh ini hampir tidak ada kendala. Insya Allah, mereka tetap dalam kondisi prima sampai kejuaraan dimulai,” katanya.
Sekitar 80 negara dijadwalkan ambil bagian dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Ferrous menilai peta persaingan akan berlangsung sangat ketat. “Kalau bicara prediksi juara, sulit sekali karena kompetisinya sangat rapat. Namun, dua negara yang paling menonjol adalah China dan Jepang, yang biasanya bersaing sengit,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Ferrous menegaskan target Indonesia bersifat realistis, yakni menembus 20 besar dunia.
“Targetnya 20 besar, atau minimal di posisi 25 besar. Itu level yang sedang kami kejar saat ini,” pungkasnya.
Sesuai jadwal, ajang bergengsi dunia itu akan dihelat di Indonesia Arena, Jakarta, pada 19–25 Oktober 2025. Indonesia selaku tuan rumah mulai memanaskan mesin jelang kejuaraan yang akan diikuti ratusan pesenam dari berbagai negara.
Sebanyak delapan atlet akan mewakili Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Di sektor putra, terdapat lima nama: Abiyu Raffi, Muhammad Aprizal, Satria Tri Wira Yudha, Agung Suci Tantio Akbar, dan Joseph Judah Hatoguan. Sementara di sektor putri, Indonesia akan diperkuat Alarice Mallica Prakoso, Salsabilla Hadi Pamungkas, dan Larasati Rengganis.
Baca Juga: Banding Ditolak, 6 Atlet Israel Tak Bisa Ikut Kejuaraan Dunia Senam 2025 di Jakarta
Lima atlet putra Indonesia lebih dulu menjalani sesi latihan perdana. Tak hanya mereka, atlet dari Australia, Denmark, Hong Kong, Venezuela, dan Jepang juga berlatih di lokasi yang sama. Pada kesempatan ini, para atlet mencoba berbagai alat yang akan digunakan dalam perlombaan.
“Secara keseluruhan, kami sudah mencoba semua alat. Mungkin semua negara juga masih beradaptasi karena alatnya masih baru. Ada yang licin, ada yang belum terpasang magnesium—hal-hal seperti itu normal terjadi di tahap ini. Karena itu, kami punya beberapa sesi latihan untuk mengantisipasi hal tersebut,” ujar pelatih tim putra Indonesia, Ferrous One Willyodac, kepada iNews Media Group, Rabu (15/10/2025).
Ferrous menjelaskan, anak asuhnya tidak mengalami kendala berarti, hanya perlu menyesuaikan diri dengan kondisi alat. “Anak-anak siap semuanya, dan sejauh ini hampir tidak ada kendala. Insya Allah, mereka tetap dalam kondisi prima sampai kejuaraan dimulai,” katanya.
Sekitar 80 negara dijadwalkan ambil bagian dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025. Ferrous menilai peta persaingan akan berlangsung sangat ketat. “Kalau bicara prediksi juara, sulit sekali karena kompetisinya sangat rapat. Namun, dua negara yang paling menonjol adalah China dan Jepang, yang biasanya bersaing sengit,” ujarnya.
Sebagai tuan rumah, Ferrous menegaskan target Indonesia bersifat realistis, yakni menembus 20 besar dunia.
“Targetnya 20 besar, atau minimal di posisi 25 besar. Itu level yang sedang kami kejar saat ini,” pungkasnya.
(sto)
Lihat Juga :