Seumur Jagung Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia Berujung Kecewa
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 10:40 WIB
loading...
Perjalanan Singkat Patrick Kluivert Bersama Timnas Indonesia yang Berujung Kecewa
A
A
A
Datang dengan harapan besar di awal 2025, Patrick Kluivert harus meninggalkan kursi pelatih Timnas Indonesia sebelum tahun berakhir. Masa kepemimpinannya yang hanya 9 bulan 8 hari resmi berakhir setelah PSSI mengumumkan pemutusan kerja sama pada Kamis (16/10/2025).
Kluivert ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong pada Januari 2025, dengan misi utama membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, hasil akhir jauh dari ekspektasi. Skuad Garuda gagal menembus babak utama kualifikasi, dan kegagalan itu membuat eks bintang Barcelona tersebut harus kehilangan pekerjaannya lebih cepat.
Dalam pernyataan di akun Instagram pribadinya, pelatih asal Belanda itu mengaku kecewa namun tetap bangga atas apa yang sudah dibangun selama di Indonesia.
“Saya sangat menyesal karena tidak bisa membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia, namun tetap bangga atas apa yang telah kami bangun bersama,” tulis Kluivert.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh pemain, staf, suporter, serta Ketua Umum PSSI Erick Thohir. “Terima kasih untuk semua penggemar, para pemain, staf saya, dan Bapak Erick Thohir atas perjalanan yang luar biasa ini. Terima kasih, Indonesia,” tambahnya.
Statistik Buruk Kluivert di Timnas Indonesia
Sejak ditunjuk pada awal Januari, Kluivert memimpin Indonesia dalam delapan pertandingan dengan hasil tiga kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan. Persentase kemenangan Garuda hanya 37,5 persen — mencetak 11 gol dan kebobolan 15 kali.
Kemenangan terbesar diraih saat mengalahkan Taiwan 6-0 di Surabaya, sementara kekalahan paling telak terjadi ketika dibantai Jepang 0-6. Dua hasil buruk beruntun melawan Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) menjadi pemicu keputusan PSSI mengakhiri masa kerjanya.
Berikut hasil lengkap Timnas Indonesia di bawah asuhan Kluivert:
Australia 1–5 Indonesia
Indonesia 1–0 Bahrain
Indonesia 1–0 China
Jepang 0–6 Indonesia
Indonesia 6–0 Taiwan
Indonesia 0–0 Lebanon
Indonesia 2–3 Arab Saudi
Indonesia 0–1 Irak
Dalam delapan laga itu, Indonesia mencatat empat clean sheet namun gagal menunjukkan konsistensi permainan.
Datang dengan Optimisme, Pergi Tinggalkan Kekecewaan
Kluivert memulai debutnya dengan kekalahan besar dari Australia, sebelum sempat memberi asa lewat dua kemenangan tipis atas Bahrain dan China. Namun, performa tim kembali menurun di fase berikutnya.
PSSI pun menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan terhadap arah pembinaan tim nasional, termasuk di level U-23 dan U-20 yang juga ditangani pelatih asal Belanda lainnya: Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen yang turut dilepas.
Era Patrick Kluivert pun berakhir tanpa prestasi berarti. Datang dengan optimisme besar, ia pergi meninggalkan catatan pahit di tengah ekspektasi tinggi publik sepak bola Indonesia.
Kluivert ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong pada Januari 2025, dengan misi utama membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Namun, hasil akhir jauh dari ekspektasi. Skuad Garuda gagal menembus babak utama kualifikasi, dan kegagalan itu membuat eks bintang Barcelona tersebut harus kehilangan pekerjaannya lebih cepat.
Dalam pernyataan di akun Instagram pribadinya, pelatih asal Belanda itu mengaku kecewa namun tetap bangga atas apa yang sudah dibangun selama di Indonesia.
“Saya sangat menyesal karena tidak bisa membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia, namun tetap bangga atas apa yang telah kami bangun bersama,” tulis Kluivert.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh pemain, staf, suporter, serta Ketua Umum PSSI Erick Thohir. “Terima kasih untuk semua penggemar, para pemain, staf saya, dan Bapak Erick Thohir atas perjalanan yang luar biasa ini. Terima kasih, Indonesia,” tambahnya.
Statistik Buruk Kluivert di Timnas Indonesia
Sejak ditunjuk pada awal Januari, Kluivert memimpin Indonesia dalam delapan pertandingan dengan hasil tiga kemenangan, satu imbang, dan empat kekalahan. Persentase kemenangan Garuda hanya 37,5 persen — mencetak 11 gol dan kebobolan 15 kali.
Kemenangan terbesar diraih saat mengalahkan Taiwan 6-0 di Surabaya, sementara kekalahan paling telak terjadi ketika dibantai Jepang 0-6. Dua hasil buruk beruntun melawan Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) menjadi pemicu keputusan PSSI mengakhiri masa kerjanya.
Berikut hasil lengkap Timnas Indonesia di bawah asuhan Kluivert:
Australia 1–5 Indonesia
Indonesia 1–0 Bahrain
Indonesia 1–0 China
Jepang 0–6 Indonesia
Indonesia 6–0 Taiwan
Indonesia 0–0 Lebanon
Indonesia 2–3 Arab Saudi
Indonesia 0–1 Irak
Dalam delapan laga itu, Indonesia mencatat empat clean sheet namun gagal menunjukkan konsistensi permainan.
Datang dengan Optimisme, Pergi Tinggalkan Kekecewaan
Kluivert memulai debutnya dengan kekalahan besar dari Australia, sebelum sempat memberi asa lewat dua kemenangan tipis atas Bahrain dan China. Namun, performa tim kembali menurun di fase berikutnya.
PSSI pun menilai evaluasi menyeluruh perlu dilakukan terhadap arah pembinaan tim nasional, termasuk di level U-23 dan U-20 yang juga ditangani pelatih asal Belanda lainnya: Gerald Vanenburg dan Frank van Kempen yang turut dilepas.
Era Patrick Kluivert pun berakhir tanpa prestasi berarti. Datang dengan optimisme besar, ia pergi meninggalkan catatan pahit di tengah ekspektasi tinggi publik sepak bola Indonesia.
(sto)
Lihat Juga :