Mike Tyson Bikin Ronda Rousey Ingin Comeback ke UFC
Jum'at, 17 Oktober 2025 - 12:14 WIB
loading...
Mike Tyson Bikin Ronda Rousey Ingin Comeback ke UFC
A
A
A
JAKARTA - Ronda Rousey sempat bersumpah tak akan pernah kembali ke arena MMA. Namun, semua berubah setelah ia melihat Mike Tyson sang legenda tinju berusia 59 tahun naik ring lagi dan mengantongi bayaran fantastis.
Rousey, ikon yang membuka jalan bagi petarung perempuan di UFC, terakhir bertarung pada 2016. Saat itu, ia menelan dua kekalahan beruntun dari Holly Holm dan Amanda Nunes, yang mengakhiri dominasinya sebagai “Queen of the Armbar”. Sejak itu, Rousey beralih ke dunia hiburan dan gulat profesional, tampak menutup sepenuhnya bab MMA dalam hidupnya.
Namun, pemandangan Tyson bertarung delapan ronde melawan Jake Paul di tahun 2024 mengubah segalanya. Meski tampak kelelahan di usia senja, Tyson tetap mampu bertahan hingga akhir dan meraup sekitar 20 juta dolar AS pertunjukan yang ditonton lebih dari 108 juta kali di seluruh dunia.
“Mike Tyson kembali dan punya pertarungan terbesar tahun lalu. Itu membuktikan bahwa tak ada yang benar-benar ‘selesai’,” kata Rousey dalam acara The Breakfast Club.
Baca Juga: Mike Tyson di Usia 60: Aku Pensiun dari Tinju Jika Orang Berhenti Membayarku
“Lihat Tyson. Dia hampir 60 tahun, tapi tetap disebut orang paling berbahaya di planet ini. Dan dia menghasilkan 20 juta dolar! Itu gila,” tambahnya.
Ucapan Rousey memicu rumor liar soal kemungkinan comeback-nya ke UFC. Bahkan, sejumlah media Amerika berspekulasi ia bisa tampil di ajang spektakuler yang tengah dipersiapkan UFC di Gedung Putih, Washington D.C., pada Juni 2026.
Meski Presiden UFC Dana White menepis kabar tersebut — menyebut jadwal baru akan dibahas pada Februari mendatang — publik MMA tetap yakin kemungkinan kembalinya Rousey bukan sekadar isapan jempol.
“Melihat Tyson melakukan itu benar-benar menginspirasi saya secara pribadi,” kata Rousey menutup.
Apakah “Rowdy” Ronda Rousey benar-benar akan kembali membuka pintu yang pernah ia tutup rapat? Dunia MMA kini menahan napas menunggu jawabannya.
Rousey, ikon yang membuka jalan bagi petarung perempuan di UFC, terakhir bertarung pada 2016. Saat itu, ia menelan dua kekalahan beruntun dari Holly Holm dan Amanda Nunes, yang mengakhiri dominasinya sebagai “Queen of the Armbar”. Sejak itu, Rousey beralih ke dunia hiburan dan gulat profesional, tampak menutup sepenuhnya bab MMA dalam hidupnya.
Namun, pemandangan Tyson bertarung delapan ronde melawan Jake Paul di tahun 2024 mengubah segalanya. Meski tampak kelelahan di usia senja, Tyson tetap mampu bertahan hingga akhir dan meraup sekitar 20 juta dolar AS pertunjukan yang ditonton lebih dari 108 juta kali di seluruh dunia.
“Mike Tyson kembali dan punya pertarungan terbesar tahun lalu. Itu membuktikan bahwa tak ada yang benar-benar ‘selesai’,” kata Rousey dalam acara The Breakfast Club.
Baca Juga: Mike Tyson di Usia 60: Aku Pensiun dari Tinju Jika Orang Berhenti Membayarku
“Lihat Tyson. Dia hampir 60 tahun, tapi tetap disebut orang paling berbahaya di planet ini. Dan dia menghasilkan 20 juta dolar! Itu gila,” tambahnya.
Ucapan Rousey memicu rumor liar soal kemungkinan comeback-nya ke UFC. Bahkan, sejumlah media Amerika berspekulasi ia bisa tampil di ajang spektakuler yang tengah dipersiapkan UFC di Gedung Putih, Washington D.C., pada Juni 2026.
Meski Presiden UFC Dana White menepis kabar tersebut — menyebut jadwal baru akan dibahas pada Februari mendatang — publik MMA tetap yakin kemungkinan kembalinya Rousey bukan sekadar isapan jempol.
“Melihat Tyson melakukan itu benar-benar menginspirasi saya secara pribadi,” kata Rousey menutup.
Apakah “Rowdy” Ronda Rousey benar-benar akan kembali membuka pintu yang pernah ia tutup rapat? Dunia MMA kini menahan napas menunggu jawabannya.
(sto)
Lihat Juga :