Menanti 10 Tahun, James Kembalikan Kejayaan Lakers

loading...
Menanti 10 Tahun, James Kembalikan Kejayaan Lakers
Forward LA Lakers LeBron James (23) menggiring bola dibayangi guard Houston Rockets James Harden (13) pada paruh pertama game kelima putaran kedua Playoff NBA 2020 di ESPN Wide World of Sports Complex. Foto/Reuters
A+ A-
LAKE BUENA VISTA - Penantian 10 tahun Los Angeles Lakers melaju ke Final Wilayah Barat akhirnya terwujud. Kemenangan atas Houston Rockets 119-96 pada game kelima di The Arena, kemarin, menjadi tiket penentu Lebron James dkk.

Para pemain dan suporter Lakers di seluruh dunia patut bangga dengan keberhasilan itu. Sebab, ini menjadi yang pertama kalinya bagi Lakers melaju ke Final Wilayah Barat sejak terakhir kali terjadi pada 2010. Apalagi mereka berhasil menang telak atas Rockets dengan skor 4-1. (Baca: Wabah Corona, Bolehkah Salat Pakai Masker?)

Pada game tersebut, LeBron James menjadi pemimpin tim dengan menciptakan double-double 29 poin, 11 rebound, menghasilkan tujuh assist, dan dua steal. Kembali menjadi bintang pada pertandingan ini, James mengaku senang bisa mengembalikan kejayaan Lakers yang sempat menurun dalam satu dekade terakhir.

“Ini alasan saya ingin menjadi bagian dari rekor ini, untuk membawa tim kembali ke tempat yang biasa jalani dan bersaing untuk gelar juara. Ini merupakan kehormatan bagi saya mengenakan warna ungu dan emas, kami hanya mencoba melanjutkan warisan ini,” kata James dilansir thescore.

Selain James, Lakers juga terbantu dengan kegemilangan para pemain lainnya, seperti Markieff Morris yang menjadi starter di game kelima bisa mencetak 16 poin. Disusul Danny Green (14 poin), Anthony Davis (13 poin dan 11 rebound), serta Kentavious Caldwell-Pope (10 poin). Sedangkan Kyle Kuzma dari bangku cadangan menyumbang 17 poin.



Bagi James, ini akan menjadi putaran final wilayah untuk ke-11 kalinya dalam kariernya. Sebelumnya, dia juga pernah melakukannya enam kali bersama Cleveland Cavaliers dan empat kali bersama Miami Heat. Dia melakukannya sembilan kali dalam 10 musim terakhir. Satu-satunya kegagalan pada periode itu adalah musim lalu, ketika menjalani musim perdananya bersama Lakers dan sempat mengalami cedera hingga tim gagal lolos babak playoff. (Baca juga: PSBB Jilid II ala Anies Kantongi Dukungan dari Kadin)

“Ini kesempatan untuk bermain dan bersaing memperebutkan gelar juara. Itulah tujuan kami semua di sini, inilah alasan kami semua tetap ikut bermain di sini,” ucap James yang sudah menghasilkan tiga gelar juara NBA.

Sementara itu, Rockets tampil tidak terlalu baik pada game tersebut. Meski James Harden mampu mencetak 30 poin, torehannya itu tak mampu diikuti para rekannya. Buktinya, Russell Westbrook hanya menyumbang 10 poin dan Jeff Green muncul dari bangku cadangan dengan catatan 13 poin. Bahkan, pertahanan Rockets juga tak sangat buruk. Ini yang membuat timnya mengalami kesulitan membendung Lakers. “Ini musim yang sulit bagi kami. Jelas itu tidak berakhir seperti yang kami inginkan. Kami baru saja mencari tahunya,” ujar Harden.

Dengan kegagalan ini, masa depan pelatih Rockets Mike D'Antoni semakin tidak menentu. Apalagi kontraknya berakhir pada akhir musim ini. Bahkan, dia juga belum mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak sejak tahun lalu. Namun, D'Antoni telah dikabarkan kuat sebagai kandidat pelatih di Indiana Pacers dan Philadelphia 76ers.

“Kami memiliki organisasi yang hebat, kota yang hebat, penggemar yang hebat, tim yang hebat. Saya merasa baik-baik saja di sini. Kita akan lihat apa yang terjadi, tapi saya tidak bisa meminta situasi yang lebih baik. Saya memiliki empat tahun dan mudah-mudahan terus berlanjut,” ungkap D'Antoni. (Lihat videonya: Peran Ki Gede Sala dalam Berdirinya Kota Solo)



Sekarang Lakers tinggal menunggu dan melihat siapa yang menjadi lawan mereka di Final Wilayah Barat musim ini. Sebab, LA Clippers masih harus bertanding melawan Denver Nuggets di semifinal, karena Clippers masih unggul 3-2 dari lawannya itu. (Raikhul Amar)
(ysw)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top