Derek Chisora Pensiun usai Duel Trilogi Lawan Dillian Whyte
Rabu, 22 Oktober 2025 - 07:20 WIB
loading...
Derek Chisora Pensiun usai Duel Trilogi Lawan Dillian Whyte
A
A
A
Petinju kelas berat asal Inggris, Derek Chisora , resmi mengumumkan lawan untuk laga terakhir dalam karier profesionalnya. Chisora akan menutup perjalanan 17 tahunnya di ring dengan menghadapi Dillian Whyte dalam duel trilogi yang dijadwalkan berlangsung pada 13 Desember 2025 di Manchester.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh mantan juara dunia sekaligus sahabat dekat Chisora, David Haye , kepada The Daily Mail pada Selasa (21/10/2025).
“Pertarungan yang sudah lama diinginkan akhirnya terjadi — Derek Chisora vs Dillian Whyte III, laga terakhir untuk Derek,” kata Haye. “Keduanya sepakat dengan cepat, seperti dua pria sejati. Semua pihak puas dengan pembagian hasil. Ini akan jadi pertarungan yang seru.”
Menurut Haye, kesepakatan duel dibuat dengan sistem bagi hasil yang unik: pemenang akan mendapat 60 persen, sedangkan yang kalah menerima 40 persen. “Itu masuk akal dan membuat pertarungan semakin menarik,” ujarnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Terbuka Kembali Latih Timnas Indonesia, Bersedia Tolak Tawaran Negara Lain
Pertemuan Chisora dan Whyte bukan hal baru di dunia tinju Inggris. Mereka pertama kali saling berhadapan pada Desember 2016 di Manchester, dengan Whyte menang lewat split decision dalam laga yang sarat drama. Dua tahun kemudian, Whyte kembali menang, kali ini dengan KO spektakuler di ronde ke-11 di O2 Arena, London.
Kini, keduanya akan kembali naik ring untuk kali ketiga, dengan nuansa yang lebih emosional bagi Chisora — sebuah laga yang diyakini Haye akan menjadi tontonan klasik. “Setiap kali dua petarung ini bertemu, hasilnya selalu perang total. Dari bel pertama hingga akhir, tidak akan ada momen membosankan. Ini seperti Gatti vs Ward — dua pejuang sejati,” ucap Haye.
Chisora, yang akan berusia 42 tahun bulan depan, memiliki rekor 36 kemenangan dan 13 kekalahan sepanjang kariernya. Ia terakhir kali naik ring pada Agustus 2025, mengalahkan petinju veteran Amerika, Gerald Washington, lewat keputusan angka. Sebelumnya, Chisora juga mencatat kemenangan atas Joe Joyce dan Otto Wallin, setelah kekalahan dari Tyson Fury pada 2022.
Sempat muncul rumor bahwa lawan terakhirnya adalah bintang muda Moses Itauma, atau bahkan petinju besar seperti Deontay Wilder dan Jarrell Miller, namun pertarungan trilogi melawan Whyte akhirnya dianggap paling ideal untuk menutup kariernya.
“Pertarungan ini tidak butuh gelar,” kata Haye menegaskan. “Ini duel dua petarung Inggris sejati yang akan memberi segalanya untuk terakhir kalinya. Ini adalah panggung perpisahan yang sempurna bagi Derek.”
Pertarungan Chisora vs Whyte III dijadwalkan menjadi partai utama dalam kartu tinju di Manchester. Sementara detail resmi dan daftar lengkap petinju pendukung akan diumumkan dalam waktu dekat, Chisora disebut sudah memulai kamp pelatihan intensif untuk memastikan dirinya tampil maksimal dalam laga penutup kariernya.
Setelah hampir dua dekade berkarier di dunia tinju profesional, duel melawan Whyte di Manchester akan menjadi pertarungan ke-50 sekaligus terakhir bagi Derek Chisora sang gladiator Inggris yang selalu dikenal dengan gaya bertarung keras di atas ring.
Kabar tersebut dikonfirmasi langsung oleh mantan juara dunia sekaligus sahabat dekat Chisora, David Haye , kepada The Daily Mail pada Selasa (21/10/2025).
“Pertarungan yang sudah lama diinginkan akhirnya terjadi — Derek Chisora vs Dillian Whyte III, laga terakhir untuk Derek,” kata Haye. “Keduanya sepakat dengan cepat, seperti dua pria sejati. Semua pihak puas dengan pembagian hasil. Ini akan jadi pertarungan yang seru.”
Menurut Haye, kesepakatan duel dibuat dengan sistem bagi hasil yang unik: pemenang akan mendapat 60 persen, sedangkan yang kalah menerima 40 persen. “Itu masuk akal dan membuat pertarungan semakin menarik,” ujarnya.
Baca Juga: Shin Tae-yong Terbuka Kembali Latih Timnas Indonesia, Bersedia Tolak Tawaran Negara Lain
Pertemuan Chisora dan Whyte bukan hal baru di dunia tinju Inggris. Mereka pertama kali saling berhadapan pada Desember 2016 di Manchester, dengan Whyte menang lewat split decision dalam laga yang sarat drama. Dua tahun kemudian, Whyte kembali menang, kali ini dengan KO spektakuler di ronde ke-11 di O2 Arena, London.
Kini, keduanya akan kembali naik ring untuk kali ketiga, dengan nuansa yang lebih emosional bagi Chisora — sebuah laga yang diyakini Haye akan menjadi tontonan klasik. “Setiap kali dua petarung ini bertemu, hasilnya selalu perang total. Dari bel pertama hingga akhir, tidak akan ada momen membosankan. Ini seperti Gatti vs Ward — dua pejuang sejati,” ucap Haye.
Chisora, yang akan berusia 42 tahun bulan depan, memiliki rekor 36 kemenangan dan 13 kekalahan sepanjang kariernya. Ia terakhir kali naik ring pada Agustus 2025, mengalahkan petinju veteran Amerika, Gerald Washington, lewat keputusan angka. Sebelumnya, Chisora juga mencatat kemenangan atas Joe Joyce dan Otto Wallin, setelah kekalahan dari Tyson Fury pada 2022.
Sempat muncul rumor bahwa lawan terakhirnya adalah bintang muda Moses Itauma, atau bahkan petinju besar seperti Deontay Wilder dan Jarrell Miller, namun pertarungan trilogi melawan Whyte akhirnya dianggap paling ideal untuk menutup kariernya.
“Pertarungan ini tidak butuh gelar,” kata Haye menegaskan. “Ini duel dua petarung Inggris sejati yang akan memberi segalanya untuk terakhir kalinya. Ini adalah panggung perpisahan yang sempurna bagi Derek.”
Pertarungan Chisora vs Whyte III dijadwalkan menjadi partai utama dalam kartu tinju di Manchester. Sementara detail resmi dan daftar lengkap petinju pendukung akan diumumkan dalam waktu dekat, Chisora disebut sudah memulai kamp pelatihan intensif untuk memastikan dirinya tampil maksimal dalam laga penutup kariernya.
Setelah hampir dua dekade berkarier di dunia tinju profesional, duel melawan Whyte di Manchester akan menjadi pertarungan ke-50 sekaligus terakhir bagi Derek Chisora sang gladiator Inggris yang selalu dikenal dengan gaya bertarung keras di atas ring.
(sto)
Lihat Juga :