Mantan Pegulat WWE Sir Mo Meninggal Dunia
Rabu, 22 Oktober 2025 - 10:19 WIB
loading...
Mantan Pegulat WWE Sir Mo Meninggal Dunia
A
A
A
TEXAS - Dunia gulat profesional tengah berduka. Mantan pegulat WWE Sir Mo, yang memiliki nama asli Robert Horne, meninggal dunia pada usia 58 tahun setelah berjuang melawan pneumonia dan infeksi darah.
Sir Mo dikenal di era 1990-an sebagai bagian dari duo legendaris Men on a Mission, yang sukses meraih gelar Tag Team Champion WWE pada 1994. Bersama partner-nya, Mabel (yang kemudian dikenal sebagai Viscera), Horne menjadi salah satu wajah paling populer di dunia gulat hiburan kala itu.
Namun, di balik kesuksesan masa lalunya, Horne diketahui sudah lama berjuang dengan masalah kesehatan serius. Ia dilaporkan mengalami gangguan pada ginjal dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa bulan terakhir. Kondisinya kian memburuk setelah didiagnosis menderita pneumonia dan infeksi darah, hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Texas pada Minggu malam waktu setempat.
Kabar kepergian Sir Mo langsung memicu gelombang duka dari para legenda WWE. Salah satunya datang dari Mark Henry, pegulat yang juga merupakan anggota WWE Hall of Fame.
“Beristirahatlah dengan tenang, Sir Mo! Kami pernah berpapasan bertahun-tahun lalu, dan menyenangkan bisa berjumpa kembali meski di akhir hayatmu. Damai di sana, sahabat,” tulis Henry melalui akun X (Twitter).
Ucapan belasungkawa juga datang dari mantan pegulat wanita Leilani Kai, yang mengenang sosok Sir Mo sebagai pribadi ramah dan rendah hati.
“Saya pertama kali bertemu Bobby saat kami sama-sama tur dengan WWF di pertengahan 1990-an,” ujar Kai. “Dia selalu tersenyum, selalu membuat orang lain nyaman, bahkan bagi mereka yang baru di ruang ganti. Bobby adalah orang yang tulus, baik di dalam maupun di luar ring.”
Kai menambahkan bahwa Horne memiliki semangat besar terhadap dunia gulat dan para penggemarnya. “Dia mencintai bisnis ini, mencintai para fans, dan selalu ingin memberi kembali. Bobby punya kehangatan yang membuatmu sadar bahwa gulat bukan hanya tentang pertarungan di ring, tapi tentang orang-orang dan kenangan di baliknya.”
Robert “Sir Mo” Horne memulai kariernya di WWE pada 1993 dan dikenal karena karakter flamboyan serta aksi panggung yang menghibur. Bersama Mabel, ia membawa warna baru di era keemasan gulat profesional yang kala itu ditonton jutaan orang di seluruh dunia.
Meski hanya aktif di WWE selama tiga tahun, pengaruhnya tetap dikenang para penggemar. Kepergiannya menambah panjang daftar legenda WWE era 1990-an yang telah tutup usia, meninggalkan nostalgia mendalam bagi komunitas gulat global.
Selamat jalan, Sir Mo. Dunia gulat kehilangan salah satu bintang yang paling hangat dan dicintai.
Sir Mo dikenal di era 1990-an sebagai bagian dari duo legendaris Men on a Mission, yang sukses meraih gelar Tag Team Champion WWE pada 1994. Bersama partner-nya, Mabel (yang kemudian dikenal sebagai Viscera), Horne menjadi salah satu wajah paling populer di dunia gulat hiburan kala itu.
Namun, di balik kesuksesan masa lalunya, Horne diketahui sudah lama berjuang dengan masalah kesehatan serius. Ia dilaporkan mengalami gangguan pada ginjal dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama beberapa bulan terakhir. Kondisinya kian memburuk setelah didiagnosis menderita pneumonia dan infeksi darah, hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir di sebuah rumah sakit di Texas pada Minggu malam waktu setempat.
Gelombang Duka dari Dunia Gulat
Kabar kepergian Sir Mo langsung memicu gelombang duka dari para legenda WWE. Salah satunya datang dari Mark Henry, pegulat yang juga merupakan anggota WWE Hall of Fame.
“Beristirahatlah dengan tenang, Sir Mo! Kami pernah berpapasan bertahun-tahun lalu, dan menyenangkan bisa berjumpa kembali meski di akhir hayatmu. Damai di sana, sahabat,” tulis Henry melalui akun X (Twitter).
Ucapan belasungkawa juga datang dari mantan pegulat wanita Leilani Kai, yang mengenang sosok Sir Mo sebagai pribadi ramah dan rendah hati.
“Saya pertama kali bertemu Bobby saat kami sama-sama tur dengan WWF di pertengahan 1990-an,” ujar Kai. “Dia selalu tersenyum, selalu membuat orang lain nyaman, bahkan bagi mereka yang baru di ruang ganti. Bobby adalah orang yang tulus, baik di dalam maupun di luar ring.”
Kai menambahkan bahwa Horne memiliki semangat besar terhadap dunia gulat dan para penggemarnya. “Dia mencintai bisnis ini, mencintai para fans, dan selalu ingin memberi kembali. Bobby punya kehangatan yang membuatmu sadar bahwa gulat bukan hanya tentang pertarungan di ring, tapi tentang orang-orang dan kenangan di baliknya.”
Robert “Sir Mo” Horne memulai kariernya di WWE pada 1993 dan dikenal karena karakter flamboyan serta aksi panggung yang menghibur. Bersama Mabel, ia membawa warna baru di era keemasan gulat profesional yang kala itu ditonton jutaan orang di seluruh dunia.
Meski hanya aktif di WWE selama tiga tahun, pengaruhnya tetap dikenang para penggemar. Kepergiannya menambah panjang daftar legenda WWE era 1990-an yang telah tutup usia, meninggalkan nostalgia mendalam bagi komunitas gulat global.
Selamat jalan, Sir Mo. Dunia gulat kehilangan salah satu bintang yang paling hangat dan dicintai.
(sto)
Lihat Juga :