6 Atlet PBSI Degradasi dari Pelatnas, Reza Al Fajri Mengundurkan Diri
Rabu, 22 Oktober 2025 - 15:16 WIB
loading...
6 Atlet PBSI Degradasi dari Pelatnas, Reza Al Fajri Mengundurkan Diri
A
A
A
Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia ( PP PBSI ) telah merilis enam atlet yang terdegradasi dari pemusatan latihan (pelatnas). Reza Al Fajri memilih untuk mengundurkan diri.
Saat atlet PBSI didegradasi dari pelatnas, mereka dikembalikan ke klub asalnya dan harus melalui evaluasi mendalam berdasarkan performa, kemajuan latihan, dan pencapaian Key Performance Indicators (KPI) yang ditetapkan. Proses ini dapat terjadi kapan saja jika performa atlet tidak sesuai ekspektasi, sehingga memungkinkan adanya regenerasi atlet lebih cepat.
"Kami telah melakukan evaluasi rutin terhadap seluruh atlet pelatnas berdasarkan aspek performa, progres latihan dan pencapaian KPI (Key Performance Indicators Achievement) yang ditetapkan," kata Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian keterangannya.
"Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, per tanggal 17 Oktober 2025 kami memutuskan untuk melakukan penyesuaian komposisi atlet pelatnas dan melakukan degradasi terhadap beberapa nama atlet," tambahnya.
Adapun nama - nama atlet tersebut adalah:
1. Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum)
2. Zaidan Arrafi Awal Nabawi (PB. Exist)
3. Deswanti Hujansih Nurtertiati (PB. Exist)
4. Jonathan Farrell Gosal (PB. Jaya Raya)
5. Muhammad Al Farizi (PB. Djarum)
6. Patra Harapan Rindorindo (PB. Djarum)
Sementara itu, Muhammad Reza Al Fajri (PB.Exist) memutuskan untuk mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI. Keputusan ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan dan objektif, dengan tujuan menjaga kualitas dan efektivitas program pelatnas.
"Kami juga ingin menegaskan bahwa degradasi bukan merupakan akhir dari perjalanan seorang atlet. PBSI tetap memberikan ruang bagi setiap atlet untuk berkembang di luar pelatnas, berkompetisi di berbagai turnamen nasional maupun internasional, dan membuktikan diri untuk mendapatkan kesempatan kembali ke pelatnas di masa mendatang," kata Eng Hian
"Kami menyampaikan terima kasih kepada para atlet yang terdampak atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi mereka selama berada di pelatnas," tambahnya.
PBSI tengah berupaya menjalankan program pembinaan dengan prinsip transparansi, meritokrasi, dan orientasi prestasi. Langkah itu demi mengantarkan bulu tangkis Indonesia tetap berjaya di kancah dunia.
Saat atlet PBSI didegradasi dari pelatnas, mereka dikembalikan ke klub asalnya dan harus melalui evaluasi mendalam berdasarkan performa, kemajuan latihan, dan pencapaian Key Performance Indicators (KPI) yang ditetapkan. Proses ini dapat terjadi kapan saja jika performa atlet tidak sesuai ekspektasi, sehingga memungkinkan adanya regenerasi atlet lebih cepat.
"Kami telah melakukan evaluasi rutin terhadap seluruh atlet pelatnas berdasarkan aspek performa, progres latihan dan pencapaian KPI (Key Performance Indicators Achievement) yang ditetapkan," kata Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian keterangannya.
"Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, per tanggal 17 Oktober 2025 kami memutuskan untuk melakukan penyesuaian komposisi atlet pelatnas dan melakukan degradasi terhadap beberapa nama atlet," tambahnya.
Adapun nama - nama atlet tersebut adalah:
1. Jessica Maya Rismawardani (PB Djarum)
2. Zaidan Arrafi Awal Nabawi (PB. Exist)
3. Deswanti Hujansih Nurtertiati (PB. Exist)
4. Jonathan Farrell Gosal (PB. Jaya Raya)
5. Muhammad Al Farizi (PB. Djarum)
6. Patra Harapan Rindorindo (PB. Djarum)
Sementara itu, Muhammad Reza Al Fajri (PB.Exist) memutuskan untuk mengundurkan diri dari Pelatnas PBSI. Keputusan ini merupakan bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan dan objektif, dengan tujuan menjaga kualitas dan efektivitas program pelatnas.
"Kami juga ingin menegaskan bahwa degradasi bukan merupakan akhir dari perjalanan seorang atlet. PBSI tetap memberikan ruang bagi setiap atlet untuk berkembang di luar pelatnas, berkompetisi di berbagai turnamen nasional maupun internasional, dan membuktikan diri untuk mendapatkan kesempatan kembali ke pelatnas di masa mendatang," kata Eng Hian
"Kami menyampaikan terima kasih kepada para atlet yang terdampak atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi mereka selama berada di pelatnas," tambahnya.
PBSI tengah berupaya menjalankan program pembinaan dengan prinsip transparansi, meritokrasi, dan orientasi prestasi. Langkah itu demi mengantarkan bulu tangkis Indonesia tetap berjaya di kancah dunia.
(sto)
Lihat Juga :