Jatuhkan Sanksi ke Indonesia, Berikut 4 Poin Pernyataan Lengkap IOC

Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:35 WIB
loading...
Jatuhkan Sanksi ke Indonesia,...
Berikut 4 Poin Pernyataan Lengkap IOC Saat Jatuhkan Sanksi ke Indonesia. Foto: Vijesti
A A A
Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengeluarkan pernyataan resmi menyusul penolakan visa bagi atlet Israel oleh Pemerintah Indonesia dalam Kejuaraan Dunia Senam Artistik FIG ke-53 di Jakarta. Dalam dokumen resminya, Dewan Eksekutif IOC (Executive Board/EB) menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap pembatasan akses atlet ke negara tuan rumah, serta fenomena boikot dan pembatalan kompetisi yang disebabkan oleh ketegangan politik antarnegara.

“Tindakan-tindakan seperti ini merampas hak atlet untuk berkompetisi secara damai dan menghalangi Gerakan Olimpiade dalam menunjukkan kekuatan olahraga,” tulis IOC dalam pernyataannya.

Baca Juga: Indonesia Dilarang Gelar Turnamen Olahraga Internasional Buntut Penolakan Visa Atlet Israel

Rapat daring yang digelar IOC EB pekan ini secara khusus membahas insiden pembatalan visa atlet Israel sekaligus isu global yang kerap berulang terkait akses atlet ke ajang internasional. IOC menegaskan kembali prinsip utamanya: semua atlet, tim, dan ofisial olahraga yang memenuhi syarat harus diizinkan berpartisipasi tanpa bentuk diskriminasi apa pun oleh negara tuan rumah, sesuai dengan Piagam Olimpiade serta prinsip dasar non-diskriminasi, otonomi, dan netralitas politik yang menjadi fondasi Gerakan Olimpiade.

Sebagai tindak lanjut konkret, IOC EB memutuskan empat langkah utama:

1. Menghentikan seluruh dialog dengan Komite Olimpiade Nasional (NOC) Indonesia, termasuk rencana penyelenggaraan Olimpiade, Youth Olympic Games, dan acara atau konferensi Olimpiade lainnya, hingga pemerintah Indonesia memberikan jaminan resmi bahwa semua peserta akan diizinkan masuk tanpa memandang kewarganegaraan.

2. Merekomendasikan kepada seluruh federasi olahraga internasional untuk tidak menggelar kompetisi atau pertemuan resmi di Indonesia sampai jaminan serupa diberikan.

3. Menyesuaikan prinsip kualifikasi Olimpiade, dengan mewajibkan setiap federasi olahraga internasional memasukkan klausul jaminan akses bagi seluruh atlet dalam perjanjian tuan rumah untuk setiap ajang kualifikasi Olimpiade.

4. Memanggil NOC Indonesia dan Federasi Senam Internasional (FIG) ke markas IOC di Lausanne, Swiss, guna membahas langsung insiden yang terjadi menjelang kejuaraan dunia tersebut.

Dalam pernyataannya, IOC juga mengingatkan seluruh anggota Gerakan Olimpiade tentang pentingnya menjaga akses bebas dan tanpa hambatan bagi semua peserta agar dapat mengikuti kompetisi internasional tanpa batasan politik apa pun.

Langkah IOC ini secara tidak langsung menegaskan posisi Indonesia di bawah sorotan dunia olahraga internasional. Sebagai anggota Gerakan Olimpiade, Indonesia kini dituntut untuk menegakkan prinsip universal akses, netralitas, dan perdamaian melalui olahraga nilai yang menjadi inti dari semangat Olimpiade sejak awal berdirinya.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Indonesia menolak memberikan visa kepada atlet Israel yang hendak tampil di Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025.

Keputusan itu diambil sebagai bentuk protes atas kejahatan kemanusiaan oleh tentara Israel terhadap warga sipil Palestina terutama perempuan dan anak-anak di Gaza.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Kongres FIFA Berjalan...
Kongres FIFA Berjalan Panas, Presiden Federasi Palestina Tolak Jabat Tangan Wakil Israel
Taklimat Presiden, Semangat...
Taklimat Presiden, Semangat Sumpah Pemuda Energi Baru Prestasi Olahraga Indonesia di Tengah Konflik Global
Menpora Apresiasi Youth...
Menpora Apresiasi Youth Football Tournament Bali 7s 2026 Jadi Ajang Pembinaan Bakat dan Pengembangan Sport Tourism
Menpora Erick Thohir...
Menpora Erick Thohir Dorong Peran Perempuan dan Pemimpin Muda di Kemenpora
Menpora Lantik Gustri...
Menpora Lantik Gustri Oktaviandi Jadi Dirut LPUK, Tekankan Pengelolaan Aset Secara Profesional
Bertemu Erick Thohir,...
Bertemu Erick Thohir, Rektor UI Akan Buka Prodi Manajemen Olahraga dan Beasiswa Atlet
Prabowo Sebut Indonesia...
Prabowo Sebut Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Bermanfaat bagi Palestina
Baznas RI Distribusikan...
Baznas RI Distribusikan 2.400 Pakaian bagi Pengungsi Gaza Palestina
Special Bola
Pria Ini Jual Unta demi...
Bola Dunia
Pria Ini Jual Unta demi Saksikan Laga Timnas Argentina vs Yordania di Piala Dunia 2026
Antonio Conte Segera...
Bola Dunia
Antonio Conte Segera Diumumkan Jadi Pelatih Timnas Italia, Ditargetkan Bersinar di Piala Dunia 2030!
Kisah Unik Alexander...
Bola Dunia
Kisah Unik Alexander Isak, Bintang Timnas Swedia yang Pakai Bendera Negara Lain di Sepatu Piala Dunia 2026
Rekomendasi
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Berita Terkini
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Hasil MotoGP Belanda...
Hasil MotoGP Belanda 2026: Ai Ogura Cetak Sejarah, Marc Marquez Keenam
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Daftar Lengkap 32 Tim...
Daftar Lengkap 32 Tim Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia 2026
Timnas Iran Pulang Tanpa...
Timnas Iran Pulang Tanpa Kekalahan
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved