Dihukum IOC, Kemenpora Pastikan Indonesia Tetap Aktif di Panggung Olahraga Internasional
Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:35 WIB
loading...
A
A
A
Menpora Erick mengatakan keputusan Indonesia menolak atlet Israel sudah berdasarkan pertimbangan yang matang. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu paham, penolakan ini akan membuat Indonesia terkena sanksi.
"Kami memahami bahwa keputusan ini membawa konsekuensi, di mana selama Indonesia tidak dapat menerima kehadiran Israel, IOC memutuskan bahwa Indonesia tidak dapat menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, event Olimpiade, Youth Olympic Games, dan kegiatan lain di bawah payung Olimpiade," kata Menpora Erick.
Kini, seperti kata Erick, IOC telah menelurkan empat poin keputusan terhadap sikap Indonesia. Salah satu yang paling merugikan adalah Indonesia tak dapat menjadi tuan rumah pelbagai ajang Olimpiade. Meski begitu, Menpora Erick menegaskan, Indonesia akan tetap aktif di berbagai ajang internasional.
"Kemenpora dan Pemerintah tetap berkomitmen mempersiapkan blueprint pembangunan olahraga nasional, termasuk penguatan 17 cabang olahraga unggulan serta pembangunan pusat latihan tim nasional," ujar Menpora Erick.
"Indonesia akan terus berperan aktif dalam berbagai ajang olahraga di tingkat Asia Tenggara, Asia, maupun dunia, sehingga olahraga Indonesia dapat menjadi duta dan cerminan kedigdayaan bangsa di mata dunia," tutupnya.
"Kami memahami bahwa keputusan ini membawa konsekuensi, di mana selama Indonesia tidak dapat menerima kehadiran Israel, IOC memutuskan bahwa Indonesia tidak dapat menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, event Olimpiade, Youth Olympic Games, dan kegiatan lain di bawah payung Olimpiade," kata Menpora Erick.
Kini, seperti kata Erick, IOC telah menelurkan empat poin keputusan terhadap sikap Indonesia. Salah satu yang paling merugikan adalah Indonesia tak dapat menjadi tuan rumah pelbagai ajang Olimpiade. Meski begitu, Menpora Erick menegaskan, Indonesia akan tetap aktif di berbagai ajang internasional.
"Kemenpora dan Pemerintah tetap berkomitmen mempersiapkan blueprint pembangunan olahraga nasional, termasuk penguatan 17 cabang olahraga unggulan serta pembangunan pusat latihan tim nasional," ujar Menpora Erick.
"Indonesia akan terus berperan aktif dalam berbagai ajang olahraga di tingkat Asia Tenggara, Asia, maupun dunia, sehingga olahraga Indonesia dapat menjadi duta dan cerminan kedigdayaan bangsa di mata dunia," tutupnya.
(sto)
Lihat Juga :