Mengenal ASEAN Cup, Turnamen Resmi FIFA Serupa Piala AFF
Senin, 27 Oktober 2025 - 16:00 WIB
loading...
Mengenal ASEAN Cup, Turnamen Resmi FIFA Serupa Piala AFF
A
A
A
Dunia sepak bola Asia Tenggara memasuki babak baru. FIFA secara resmi memperkenalkan turnamen anyar bernama FIFA ASEAN Cup, sebuah kompetisi yang akan menjadi bagian dari kalender resmi FIFA. Namun, kehadiran ajang ini juga menimbulkan kekhawatiran akan nasib Piala AFF, turnamen tradisional yang telah menjadi ikon kawasan sejak 1996.
Peluncuran FIFA ASEAN Cup diumumkan pada Minggu (26/10/2025) di Kuala Lumpur. Presiden FIFA Gianni Infantino menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama selama lima tahun dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang juga menjabat sebagai Ketua ASEAN.
Baca Juga: Indra Sjafri Sambut Baik Timnas Indonesia U-23 Dimaksimalkan untuk FIFA Matchday
Kerja sama ini menandai langkah konkret FIFA dalam memperluas pengaruh dan dukungan terhadap pengembangan sepak bola di Asia Tenggara. Salah satu hasilnya adalah penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup yang akan melibatkan seluruh negara anggota ASEAN.
“FIFA ASEAN Cup bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan sepak bola di kawasan Asia Tenggara,” tulis FIFA dalam rilis resminya.
Meski format turnamennya belum diumumkan, FIFA mengisyaratkan bahwa kompetisi ini akan mengadopsi sistem serupa FIFA Arab Cup.
“Ini akan menjadi turnamen regional dengan format yang meniru kesuksesan FIFA Arab Cup. Rincian lengkapnya akan ditentukan dalam waktu dekat,” demikian pernyataan resmi FIFA.
Langkah ini disambut antusias oleh sejumlah federasi sepak bola di Asia Tenggara yang melihatnya sebagai kesempatan emas untuk tampil di ajang berstatus resmi FIFA. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa keberadaan FIFA ASEAN Cup dapat menyingkirkan Piala AFF yang selama hampir tiga dekade menjadi simbol rivalitas dan kebanggaan antarnegara di kawasan ini.
Piala AFF, yang diadakan dua tahun sekali sejak 1996, telah melahirkan banyak kisah dan rivalitas legendaris di Asia Tenggara. Kini, dengan kehadiran FIFA ASEAN Cup di kalender internasional, turnamen tersebut berpotensi tersingkir atau kehilangan daya tariknya di mata publik dan sponsor.
Peluncuran FIFA ASEAN Cup diumumkan pada Minggu (26/10/2025) di Kuala Lumpur. Presiden FIFA Gianni Infantino menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama selama lima tahun dengan Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, disaksikan langsung oleh Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim yang juga menjabat sebagai Ketua ASEAN.
Baca Juga: Indra Sjafri Sambut Baik Timnas Indonesia U-23 Dimaksimalkan untuk FIFA Matchday
Kerja sama ini menandai langkah konkret FIFA dalam memperluas pengaruh dan dukungan terhadap pengembangan sepak bola di Asia Tenggara. Salah satu hasilnya adalah penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup yang akan melibatkan seluruh negara anggota ASEAN.
“FIFA ASEAN Cup bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan sepak bola di kawasan Asia Tenggara,” tulis FIFA dalam rilis resminya.
Meski format turnamennya belum diumumkan, FIFA mengisyaratkan bahwa kompetisi ini akan mengadopsi sistem serupa FIFA Arab Cup.
“Ini akan menjadi turnamen regional dengan format yang meniru kesuksesan FIFA Arab Cup. Rincian lengkapnya akan ditentukan dalam waktu dekat,” demikian pernyataan resmi FIFA.
Langkah ini disambut antusias oleh sejumlah federasi sepak bola di Asia Tenggara yang melihatnya sebagai kesempatan emas untuk tampil di ajang berstatus resmi FIFA. Namun, di sisi lain, muncul kekhawatiran bahwa keberadaan FIFA ASEAN Cup dapat menyingkirkan Piala AFF yang selama hampir tiga dekade menjadi simbol rivalitas dan kebanggaan antarnegara di kawasan ini.
Piala AFF, yang diadakan dua tahun sekali sejak 1996, telah melahirkan banyak kisah dan rivalitas legendaris di Asia Tenggara. Kini, dengan kehadiran FIFA ASEAN Cup di kalender internasional, turnamen tersebut berpotensi tersingkir atau kehilangan daya tariknya di mata publik dan sponsor.
(sto)
Lihat Juga :