NOC Indonesia Temui IOC Hari Ini, Bahas Sanksi Buntut Penolakan Atlet Israel

Rabu, 29 Oktober 2025 - 07:14 WIB
loading...
NOC Indonesia Temui...
NOC Indonesia Temui IOC Hari Ini, Bahas Sanksi Buntut Penolakan Atlet Israel
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, hari ini (Selasa, 28 Oktober 2025) dijadwalkan bertemu langsung dengan perwakilan Komite Olimpiade Internasional (IOC) di Lausanne, Swiss. Pertemuan ini menjadi langkah cepat NOC Indonesia untuk merespons sanksi yang dijatuhkan IOC buntut penolakan terhadap atlet Israel pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Jakarta.

Okto, sapaan akrab Raja Sapta ,mengonfirmasi bahwa lawatan ke markas IOC ini sudah dijadwalkan jauh sebelum keputusan sanksi diumumkan. “Sejak jauh-jauh hari, NOC Indonesia memang sudah meminta waktu untuk bertemu IOC. Mereka akhirnya memberikan jadwal pada 28 Oktober 2025,” ujar Okto dalam keterangannya di stasiun televisi nasional, Sabtu (25/10/2025).


Dalam pertemuan tersebut, delegasi NOC Indonesia yang dipimpin Okto akan didampingi Sekjen dan beberapa pengurus lain. Mereka berencana menyampaikan klarifikasi langsung mengenai sikap pemerintah Indonesia yang menolak visa atlet senam artistik Israel, Artem Dolgopyat. Penolakan tersebut sempat menimbulkan reaksi keras dari IOC, yang kemudian memutuskan untuk menjatuhkan empat sanksi terhadap Indonesia—termasuk menutup peluang menjadi tuan rumah Olimpiade maupun kejuaraan dunia dalam waktu dekat.

“Kami tidak ingin menyampaikan melalui surat atau media. Lebih baik langsung bertemu agar IOC bisa memahami konteks dan alasan sebenarnya dari langkah pemerintah,” kata Okto.

Menurutnya, salah satu poin penting yang akan dijelaskan adalah aspek keamanan. “Keamanan menjadi prioritas utama. Kami tidak hanya melihat satu negara, tetapi juga 77 negara lain yang ikut berkompetisi di Jakarta,” tegasnya.

Okto menambahkan, keputusan pembatalan visa bukan bentuk diskriminasi, melainkan upaya menjaga stabilitas nasional di tengah situasi sensitif. “Kami ingin menjelaskan secara utuh dari perspektif bangsa Indonesia. Pemerintah juga tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, dan itu menjadi faktor tambahan yang perlu dipahami IOC,” lanjutnya.

Meskipun terjadi polemik, pelaksanaan Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 tetap berjalan lancar dan mendapat pujian dari banyak pihak. Okto berharap pertemuan dengan IOC hari ini dapat menjadi titik balik untuk memperbaiki hubungan dan mencari solusi terbaik.

“Sampai saat ini, IOC memang belum pernah menghubungi kami secara langsung, jadi kami mengambil inisiatif datang sendiri. Ini untuk memastikan komunikasi terbuka dan hasilnya konstruktif,” tutup Okto.

Sebelumnya diberitakan, Komite Eksekutif IOC menjatuhkan sanksi kepada Indonesia usai pemerintah menolak kedatangan atlet Israel pada ajang Kejuaraan Dunia Senam Artistik ke-53 di Jakarta. IOC menilai tindakan tersebut melanggar prinsip netralitas dan semangat universal Olimpiade.
(sto)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Manuver NOC Indonesia,...
Manuver NOC Indonesia, Buka Akses Pendidikan untuk Atlet di Amerika Serikat
KOI Bantah Intimidasi...
KOI Bantah Intimidasi Atlet Kickboxing Andi Jerni: Justru Kami Perjuangkan Haknya
Kontingen Indonesia...
Kontingen Indonesia untuk SEA Games Thailand 2025 Resmi Dikukuhkan
Presiden World Aquatics...
Presiden World Aquatics Pantau IOAC 2025, Puji Fasilitas dan Regenerasi Atlet Indonesia
IOC Jajaki Kemungkinan...
IOC Jajaki Kemungkinan Atlet Transgender Dilarang Ikut Cabang Olahraga Putri
Hasil Pertemuan NOC...
Hasil Pertemuan NOC Indonesia di Markas IOC Buntut Penolakan Visa Atlet Israel, Okto: Mereka Memahami Kita
IOC Larang Indonesia...
IOC Larang Indonesia Tuan Rumah Olahraga, DPR Minta Pemerintah Tempuh Langkah Diplomasi
Mantan Wakapolri Komjen...
Mantan Wakapolri Komjen Pol (Purn) Oegroseno Laporkan Sekjen KOI ke Polda Metro
Lewat Semangat Olahraga...
Lewat Semangat Olahraga Erick Thohir Yakin Tantangan Ekonomi Global Bisa Diatasi
Special Bola
Ikuti Jejak Ronaldo...
Bola Dunia
Ikuti Jejak Ronaldo dan Messi, Ochoa Cetak Rekor Tampil di 6 Edisi Piala Dunia
Daftar 13 Negara Lolos...
Bola Dunia
Daftar 13 Negara Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Brasil Tantang Jepang?
Lolos 32 Besar Piala...
Bola Dunia
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Timnas Afrika Selatan Dipastikan Hadapi Kanada
Rekomendasi
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Berita Terkini
Daftar 10 Tim Lolos...
Daftar 10 Tim Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Afrika Selatan Cetak...
Afrika Selatan Cetak Sejarah Usai Lolos ke Babak 32 Besar
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup A Piala Dunia 2026: Meksiko dan Afsel ke Babak 32 Besar
Meksiko Tumbangkan Ceko...
Meksiko Tumbangkan Ceko 3-0 di Laga Penutup Grup A Piala Dunia 2026
Gilberto Mora Ukir Sejarah,...
Gilberto Mora Ukir Sejarah, Jadi Starter Termuda di Piala Dunia 2026
10 Fakta Menarik Grup...
10 Fakta Menarik Grup C Piala Dunia 2026: Maroko Ukir Sejarah, Vinicius Sentuh Rekor 3 Legenda Brasil
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved