Komentar Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Dibungkam Zambia: Kalau Pemain Takut, Situasi Jadi Sulit
Rabu, 05 November 2025 - 06:42 WIB
loading...
Komentar Nova Arianto Usai Timnas Indonesia U-17 Dibungkam Zambia: Kalau Pemain Takut, Situasi Jadi Sulit
A
A
A
DOHA - Pelatih Timnas Indonesia U-17 , Nova Arianto, mengaku kecewa dengan hasil kekalahan dari Zambia U-17 di laga pertama Grup H Piala Dunia U-17 2025 . Meski begitu, dia tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.
Timnas Indonesia U-17 kalah 1-3 dari Zambia U-17 di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Selasa (4/11) malam WIB. Skuad Garuda Muda sejatinya berhasil unggul lebih dulu lewat gol Zahaby Gholy pada menit ke-12.
Sayangnya, tim besutan Nova Arianto itu kehilangan fokus. Sebab, Zambia U-17 berhasil membalas tiga gol beruntun hanya dalam kurun waktu tujuh menit saja. Gol-gol mereka dicetak lewat brace Abel Nyirongo (35’ dan 37’), dan Lukonde Mwale pada menit ke-41.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Takluk dari Zambia di Laga Perdana Piala Dunia U-17 2025
Bicara usai pertandingan, Nova kecewa karena Timnas Indonesia U-17 gagal memetik poin di laga pertamanya. Namun, dia mengapresiasi setinggi langit perjuangan dari Putu Panji dan kolega.
“Secara hasil kita pasti kecewa karena kami tidak dapat poin di pertandingan pertama. Tapi sekali lagi saya apresiasi kepada pemain yang sudah sangat bekerja keras,” kata Nova usai pertandingan, Rabu (5/11/2025).
Bagi Nova, kekalahan ini memberikan pelajaran penting kepada anak asuhnya. Menurutnya, dalam pertandingan dengan level seperti ini, pemain tidak boleh bermain takut. Dan hal itu terbukti pada permainan Timnas Indonesia U-17 di babak pertama.
“Tetapi pemain harus bisa merasakan ya, level dia tuh sekarang bermain di Piala Dunia dan di Piala Dunia kalau kita tidak berani bermain atau takut ya situasinya akan menjadi sulit buat kita,” ujar dia.
Kata Nova, permainan Timnas Indonesia U-17 berubah di babak kedua. Faktanya pun memang seperti itu. Skuad Garuda Muda tampil lebih berani dan mampu menciptakan beberapa peluang meski sayangnya tidak ada yang berbuah menjadi gol.
Hal tersebut menjadi bahan evaluasi Nova untuk Timnas Indonesia U-17. Juru taktik berusia 46 tahun itu berharap anak asuhnya bisa lebih siap saat menghadapi Brasil U-17 di laga kedua Grup H.
“Kita bisa lihat ada perbedaan secara permainan di babak pertama dan babak kedua. Saya bisa melihat di babak kedua pemain saya bisa lebih punya determinasi lebih baik dan akhirnya kita bisa banyak membuat peluang di babak kedua dan itu yang harus kita perbaiki, di saat lawan Brasil pemain harus lebih siap,” terang Nova.
Timnas Indonesia U-17 akan Brasil U-17 pada Jumat (7/11/2025) mendatang. Tentunya ini menjadi rintangan berat bagi skuad Garuda Muda. Apalagi, tim muda Canarinho -julukan Timnas Brasil- membuka kampanyenya sangat manis dengan melumat Honduras U-17 7-0.
Timnas Indonesia U-17 saat ini berada di posisi ke-3 klasemen sementara Grup H dengan nol poin, sama seperti Honduras U-17 di posisi terakhir. Sementara Zambia U-17 di urutan kedua dengan tiga poin, dan Brasil U-17 di puncak klasemen.
Timnas Indonesia U-17 kalah 1-3 dari Zambia U-17 di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Qatar, Selasa (4/11) malam WIB. Skuad Garuda Muda sejatinya berhasil unggul lebih dulu lewat gol Zahaby Gholy pada menit ke-12.
Sayangnya, tim besutan Nova Arianto itu kehilangan fokus. Sebab, Zambia U-17 berhasil membalas tiga gol beruntun hanya dalam kurun waktu tujuh menit saja. Gol-gol mereka dicetak lewat brace Abel Nyirongo (35’ dan 37’), dan Lukonde Mwale pada menit ke-41.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17 Takluk dari Zambia di Laga Perdana Piala Dunia U-17 2025
Bicara usai pertandingan, Nova kecewa karena Timnas Indonesia U-17 gagal memetik poin di laga pertamanya. Namun, dia mengapresiasi setinggi langit perjuangan dari Putu Panji dan kolega.
“Secara hasil kita pasti kecewa karena kami tidak dapat poin di pertandingan pertama. Tapi sekali lagi saya apresiasi kepada pemain yang sudah sangat bekerja keras,” kata Nova usai pertandingan, Rabu (5/11/2025).
Bagi Nova, kekalahan ini memberikan pelajaran penting kepada anak asuhnya. Menurutnya, dalam pertandingan dengan level seperti ini, pemain tidak boleh bermain takut. Dan hal itu terbukti pada permainan Timnas Indonesia U-17 di babak pertama.
“Tetapi pemain harus bisa merasakan ya, level dia tuh sekarang bermain di Piala Dunia dan di Piala Dunia kalau kita tidak berani bermain atau takut ya situasinya akan menjadi sulit buat kita,” ujar dia.
Kata Nova, permainan Timnas Indonesia U-17 berubah di babak kedua. Faktanya pun memang seperti itu. Skuad Garuda Muda tampil lebih berani dan mampu menciptakan beberapa peluang meski sayangnya tidak ada yang berbuah menjadi gol.
Hal tersebut menjadi bahan evaluasi Nova untuk Timnas Indonesia U-17. Juru taktik berusia 46 tahun itu berharap anak asuhnya bisa lebih siap saat menghadapi Brasil U-17 di laga kedua Grup H.
“Kita bisa lihat ada perbedaan secara permainan di babak pertama dan babak kedua. Saya bisa melihat di babak kedua pemain saya bisa lebih punya determinasi lebih baik dan akhirnya kita bisa banyak membuat peluang di babak kedua dan itu yang harus kita perbaiki, di saat lawan Brasil pemain harus lebih siap,” terang Nova.
Timnas Indonesia U-17 akan Brasil U-17 pada Jumat (7/11/2025) mendatang. Tentunya ini menjadi rintangan berat bagi skuad Garuda Muda. Apalagi, tim muda Canarinho -julukan Timnas Brasil- membuka kampanyenya sangat manis dengan melumat Honduras U-17 7-0.
Timnas Indonesia U-17 saat ini berada di posisi ke-3 klasemen sementara Grup H dengan nol poin, sama seperti Honduras U-17 di posisi terakhir. Sementara Zambia U-17 di urutan kedua dengan tiga poin, dan Brasil U-17 di puncak klasemen.
(sto)
Lihat Juga :