Derek Chisora Prediksi Fabio Wardley Tumbang di Ronde 6 Jika Lawan Oleksandr Usyk
Minggu, 09 November 2025 - 12:30 WIB
loading...
Derek Chisora Prediksi Fabio Wardley Tumbang di Ronde 6 Jika Lawan Oleksandr Usyk
A
A
A
JAKARTA - Petinju senior Derek Chisora memberikan peringatan keras kepada Fabio Wardley, yang kini tengah menanjak di kancah tinju kelas berat dunia. Menurut Chisora, jika Wardley benar-benar menantang juara dunia Oleksandr Usyk , pertarungan itu tidak akan berlangsung lama — bahkan bisa berakhir KO dalam enam ronde.
Wardley memang tengah menjadi sorotan berkat perjalanan kariernya yang luar biasa cepat. Meski minim pengalaman amatir, ia sukses menembus level elite profesional. Wardley sebelumnya menjuarai gelar British dan Commonwealth usai menumbangkan David Adeleye, kemudian tampil sengit melawan Frazer Clarke, dan menang KO dalam laga ulang.
Momentum positif itu berlanjut ketika ia menjatuhkan Justis Huni di akhir ronde meski sempat tertinggal di penilaian juri, lalu mencetak kemenangan besar atas Joseph Parker di ronde ke-11. Hasil itu membuat Wardley menjadi penantang wajib (mandatory challenger) WBO untuk menghadapi Usyk.
Namun, Chisora yang pernah menghadapi banyak petinju top dunia, menilai Usyk berada di level berbeda.
“Usyk akan menyelesaikannya dalam waktu kurang dari enam ronde,” ujar Chisora kepada The Sun Sport.
“Dia akan memaksa Wardley bekerja saat tidak ingin bekerja. Usyk itu monster — bukan soal skill saja, tapi soal ketahanan fisik dan stamina. Untuk menghadapinya, kamu harus sangat bugar. Dia membuatmu bergerak, berpikir, dan kehilangan energi. Satu menit dia di sini, detik berikutnya sudah di sana.”
Usyk saat ini tercatat sebagai satu-satunya juara dunia tinju kelas berat tak terbantahkan dua kali dalam sejarah. Jika Wardley benar-benar mendapat kesempatan menantangnya, duel tersebut berpotensi menjadi ujian terberat dalam kariernya.
Meski begitu, Usyk juga masih memiliki opsi lain, termasuk kemungkinan trilogi melawan Tyson Fury, tergantung bagaimana negosiasi gelar dunia kelas berat berjalan dalam beberapa bulan ke depan.
Wardley memang tengah menjadi sorotan berkat perjalanan kariernya yang luar biasa cepat. Meski minim pengalaman amatir, ia sukses menembus level elite profesional. Wardley sebelumnya menjuarai gelar British dan Commonwealth usai menumbangkan David Adeleye, kemudian tampil sengit melawan Frazer Clarke, dan menang KO dalam laga ulang.
Momentum positif itu berlanjut ketika ia menjatuhkan Justis Huni di akhir ronde meski sempat tertinggal di penilaian juri, lalu mencetak kemenangan besar atas Joseph Parker di ronde ke-11. Hasil itu membuat Wardley menjadi penantang wajib (mandatory challenger) WBO untuk menghadapi Usyk.
Namun, Chisora yang pernah menghadapi banyak petinju top dunia, menilai Usyk berada di level berbeda.
“Usyk akan menyelesaikannya dalam waktu kurang dari enam ronde,” ujar Chisora kepada The Sun Sport.
“Dia akan memaksa Wardley bekerja saat tidak ingin bekerja. Usyk itu monster — bukan soal skill saja, tapi soal ketahanan fisik dan stamina. Untuk menghadapinya, kamu harus sangat bugar. Dia membuatmu bergerak, berpikir, dan kehilangan energi. Satu menit dia di sini, detik berikutnya sudah di sana.”
Usyk saat ini tercatat sebagai satu-satunya juara dunia tinju kelas berat tak terbantahkan dua kali dalam sejarah. Jika Wardley benar-benar mendapat kesempatan menantangnya, duel tersebut berpotensi menjadi ujian terberat dalam kariernya.
Meski begitu, Usyk juga masih memiliki opsi lain, termasuk kemungkinan trilogi melawan Tyson Fury, tergantung bagaimana negosiasi gelar dunia kelas berat berjalan dalam beberapa bulan ke depan.
(sto)
Lihat Juga :