Profil Mohammad Javad Vafaei Sani, Petinju Iran yang Dijatuhi Hukuman Mati karena Ikut Demo
Rabu, 12 November 2025 - 11:29 WIB
loading...
A
A
A
Menurut laporan Amnesty International, Iran tengah menghadapi “krisis eksekusi” dengan angka hukuman mati yang terus meningkat.
Pada 2023 saja, tercatat 853 orang dieksekusi, meningkat 48% dibanding tahun sebelumnya. Hingga pertengahan 2025, lebih dari 800 eksekusi dilaporkan telah dilakukan, sebagian besar terhadap tahanan politik dan pengunjuk rasa.
Organisasi HAM menilai praktik ini digunakan pemerintah Iran untuk menekan oposisi dan menakut-nakuti rakyat, terutama setelah gelombang protes “Women, Life, Freedom” pada 2022.
Nasib Mohammad Javad Vafaei Sani kini berada di tangan tekanan diplomatik internasional. Sejumlah organisasi HAM menyerukan agar PBB dan IOC segera bertindak untuk menyelamatkan hidupnya.
Bagi dunia olahraga, kisah Vafaei adalah pengingat bahwa keberanian seorang atlet bukan hanya di ring tinju, tetapi juga dalam mempertahankan kebenaran dan kemanusiaan bahkan ketika taruhannya adalah nyawa.
Pada 2023 saja, tercatat 853 orang dieksekusi, meningkat 48% dibanding tahun sebelumnya. Hingga pertengahan 2025, lebih dari 800 eksekusi dilaporkan telah dilakukan, sebagian besar terhadap tahanan politik dan pengunjuk rasa.
Organisasi HAM menilai praktik ini digunakan pemerintah Iran untuk menekan oposisi dan menakut-nakuti rakyat, terutama setelah gelombang protes “Women, Life, Freedom” pada 2022.
Nasib Mohammad Javad Vafaei Sani kini berada di tangan tekanan diplomatik internasional. Sejumlah organisasi HAM menyerukan agar PBB dan IOC segera bertindak untuk menyelamatkan hidupnya.
Bagi dunia olahraga, kisah Vafaei adalah pengingat bahwa keberanian seorang atlet bukan hanya di ring tinju, tetapi juga dalam mempertahankan kebenaran dan kemanusiaan bahkan ketika taruhannya adalah nyawa.
(sto)
Lihat Juga :