Kisah Frank Van Kempen, Pergi Sebelum Sempat Latih Timnas Indonesia U-20
Jum'at, 14 November 2025 - 13:57 WIB
loading...
Kisah Frank Van Kempen, Pergi Sebelum Sempat Latih Timnas Indonesia U-20
A
A
A
Mantan pelatih Timnas Indonesia U-20 , Frank Van Kempen merasa sedih karena belum sempat melatih skuad Garuda Nusantara. Van Kempen ikut pergi saat PSSI dan pelatih Timnas Indonesia senior, Patrick Kluivert sepakat untuk berpisah.
Frank Van Kempen ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 pada Juli 2025 silam. Dia dipercaya memimpin usai federasi memecat Indra Sjafri karena gagal meloloskan Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia U-20 2025.
Van Kempen diharapkan bisa menjadi 'jembatan' antara Timnas Indonesia U-20 dengan kelompok umur lainnya. Pasalnya, PSSI juga menugaskan Gerald Vanenburg untuk U-23, dan Patrick Kluivert untuk senior.
Baca Juga: Timur Kapadze Tiba di Indonesia Pekan Depan, Resmi Jadi Pelatih Timnas?
Namun, belum sempat memoles skuad Timnas Indonesia U-20, Van Kempen justru pergi. Statusnya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 berakhir setelah PSSI dan Patrick Kluivert memutuskan berpisah pada pertengahan Oktober 2025 lalu.
Walau demikian, Van Kempen merasa terhormat bisa dipercaya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Pelatih berusia 53 tahun itu merasa sedih, tetapi senang bisa menikmati perjalanan bersama Garuda Nusantara.
"Sudah beberapa minggu sejak masa bakti saya bersama Federasi Sepak Bola Indonesia berakhir. Setelah menghabiskan beberapa waktu menjelajahi negeri yang indah ini, saya ingin berbagi beberapa patah kata," buka Van Kempen dikutip dari akun instagram pribadinya (@frank.van.kempen), Jumat (14/11/2025).
"Saya menikmati setiap bagian dari petualangan ini. Negeri yang luar biasa ini, orang-orang yang hangat dan ambisius yang pernah bekerja dengan saya, dan tentu saja semangat luar biasa dari para penggemar sepak bola Indonesia," sambungnya.
"Sayang sekali perjalanan ini berakhir lebih awal dari yang saya harapkan. Saya sangat menantikan lebih banyak pertandingan, dan bekerja sama dengan para pemain, pelatih, dan klub di seluruh Indonesia," tambah mantan Video Analist PSV Eindhoven itu.
Van Kempen pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberinya kesempatan untuk berkiprah di Indonesia. Van Kempen berjanji untuk terus mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.
"Terima kasih banyak kepada Erick Thohir, Patrick Kluivert, dan Gerald Vanenburg atas kepercayaan dan kesempatan mereka untuk menjadi bagian dari proyek ini. Terima kasih khusus kepada Gerald, saya sangat menghargai dukungan dan persahabatan Anda selama perjalanan ini," tutur Van Kempen.
"Dan terima kasih banyak kepada semua orang yang membuat pengalaman ini begitu istimewa. Saya akan terus mengikuti perkembangan sepak bola Anda dengan penuh minat, dan saya mendoakan yang terbaik untuk Anda semua di masa depan," tandasnya.
Adapun, PSSI hingga saat ini masih mengosongkan posisi pelatih Timnas Indonesia U-20. Federasi juga masih belum menunjuk siapa pelatih anyar Timnas Indonesia senior.
Frank Van Kempen ditunjuk PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 pada Juli 2025 silam. Dia dipercaya memimpin usai federasi memecat Indra Sjafri karena gagal meloloskan Timnas Indonesia U-20 ke Piala Dunia U-20 2025.
Van Kempen diharapkan bisa menjadi 'jembatan' antara Timnas Indonesia U-20 dengan kelompok umur lainnya. Pasalnya, PSSI juga menugaskan Gerald Vanenburg untuk U-23, dan Patrick Kluivert untuk senior.
Baca Juga: Timur Kapadze Tiba di Indonesia Pekan Depan, Resmi Jadi Pelatih Timnas?
Namun, belum sempat memoles skuad Timnas Indonesia U-20, Van Kempen justru pergi. Statusnya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 berakhir setelah PSSI dan Patrick Kluivert memutuskan berpisah pada pertengahan Oktober 2025 lalu.
Walau demikian, Van Kempen merasa terhormat bisa dipercaya sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20. Pelatih berusia 53 tahun itu merasa sedih, tetapi senang bisa menikmati perjalanan bersama Garuda Nusantara.
"Sudah beberapa minggu sejak masa bakti saya bersama Federasi Sepak Bola Indonesia berakhir. Setelah menghabiskan beberapa waktu menjelajahi negeri yang indah ini, saya ingin berbagi beberapa patah kata," buka Van Kempen dikutip dari akun instagram pribadinya (@frank.van.kempen), Jumat (14/11/2025).
"Saya menikmati setiap bagian dari petualangan ini. Negeri yang luar biasa ini, orang-orang yang hangat dan ambisius yang pernah bekerja dengan saya, dan tentu saja semangat luar biasa dari para penggemar sepak bola Indonesia," sambungnya.
"Sayang sekali perjalanan ini berakhir lebih awal dari yang saya harapkan. Saya sangat menantikan lebih banyak pertandingan, dan bekerja sama dengan para pemain, pelatih, dan klub di seluruh Indonesia," tambah mantan Video Analist PSV Eindhoven itu.
Van Kempen pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah memberinya kesempatan untuk berkiprah di Indonesia. Van Kempen berjanji untuk terus mengikuti perkembangan sepak bola Indonesia.
"Terima kasih banyak kepada Erick Thohir, Patrick Kluivert, dan Gerald Vanenburg atas kepercayaan dan kesempatan mereka untuk menjadi bagian dari proyek ini. Terima kasih khusus kepada Gerald, saya sangat menghargai dukungan dan persahabatan Anda selama perjalanan ini," tutur Van Kempen.
"Dan terima kasih banyak kepada semua orang yang membuat pengalaman ini begitu istimewa. Saya akan terus mengikuti perkembangan sepak bola Anda dengan penuh minat, dan saya mendoakan yang terbaik untuk Anda semua di masa depan," tandasnya.
Adapun, PSSI hingga saat ini masih mengosongkan posisi pelatih Timnas Indonesia U-20. Federasi juga masih belum menunjuk siapa pelatih anyar Timnas Indonesia senior.
(sto)
Lihat Juga :